March 23, 2021

Kenza Luthfiani Diajak Samsung Bikin Film Epic Sesungguhnya Bersama Sutradara Profesional

Penulis: Desmal Andi
Kenza Luthfiani Diajak Samsung Bikin Film Epic Sesungguhnya Bersama Sutradara Profesional  

Mobitekno – Seperti kita ketahui bersama, Samsung Galaxy Movie Studio telah memasuki tahun ketiga dan pada tahun 2020 kemarin muncul tiga pemenang, yaitu Rezy Junio Bernessa sebagao pemanang kategori best Picture, Hasna Rafida Sari sebagai pemenang kategori Best Sinematografi, dan Kenza Luthfiani sebagai pemenang kategori People’s Choice. Memasuki tahun 2021 ini, Samsung Galaxy Movie pun menantang ketiganya untuk kembali berkompetisi membuat film pendek. Dan, pada pertengahan Maret 2021, Kenza Luthfiani berhasil memenangkan kompetisi film pendek ini melalui karyanya, Doyou Want to Get Out.

Menghargai kreativitas dan semangat para kreator konten ini, Samsung galaxy Movie Studio pun mengajak Kenza untuk terlibat dalam pembuatan film pendek secara profesional bersama sutradara Angga Dwimas Sasongko. Film pendek “The Epic Movie” akan digarap secara profesional. Di sini Kenza akan diajak terlibat dan merasakan langsung proses produksi film sesungguhnya. Bahkan, dalam sebuah acara online Samsung Galaxy Movie Studio 2021 yang berlangsung Senin, 22 Maret 2021, Angga Dwimas sempat meminta Kenza sebagai asisten sutradaranya.

“Sebagai pemimpin teknologi dan inovasi, Samsung sadar perkembangan tenologi berlangsung sangat cepat. Dan salah satu yang mengalami peningkatan di era new normal adalah konsumsi video. Dari data Samsung, lebih dari 90 persen orang menonton video pada platform online setiap bulannya. Melihat situasi ini, Samsung melalui Galxy Movie Studio mendukung para kreator dan sineas muda ini untuk terus berkarya dan mengasah kreativitas mereka. Dan kami melanjutkan inspirasi di tahun ini dengan membuat film pendek yang epic dengan Samsung Galaxy S21 Ultra 5G. Suatu kebanggaan pula bagi Samsung event ini mendapat dukungan dari Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan Indonesia,” ujar Miranda Warokka, IT & Mobile Marketing Director, Samsung Electronics Indonesia.

Di pembuatan film epic ini, memang akan mengandalkan smartphone flagship terbaru Samsung, yaitu Galaxy S21 ultra 5G. Smartphone ini memang memiliki fitur kamera yang mumpuni. Dengan empat kamera belakang dan satu kamera depan, fiturnya sangat mendukung pembuatan film, termasuk film profesional.

“Saat diajak Samsung Galaxy Movie Studio untuk menghasilkan suatu karya film pendek berbekal inovasi Smartphone Galaxy S21 Ultra 5G, di sini saya tertantang untuk mengetahui lebih jauh bagaimana fitur kamera dengan teknologi 108 Megapixel serta fitur Director’s View yang bisa menjadi jendela baru dalam melihat angle yang ada. Kecanggihan yang dimiliki membantu saya dalam mengeksplorasi lebih jauh film epic seperti apa yang dapat dinikmati oleh kita semua,” ujar Angga Dwimas Sasonggko.

Angga juga menambahkan, ditambah teknologi Neo QLED pada Samsung Smart TV, seluruh proses pembuatan film, mulai dari preview hingga post production, bisa mendapatkan gambar yang tajam dan real. Ini tentunya memudahkan sang sutradara untuk mendapatkan feel yang diinginkan.

Kenza yang masih berusia 19 tahun pun merasa dimudahkan dengan adanya fitur di Galaxy S21 Ultra 5G. Director’s View dan Night mode menjadi fitur-fitur yang menarik bagi Kenza dalam memproduksi sebuah karya video. Apalagi menurut Kenza, ini adalah yang pertama kali bagi dirinya dalam membuat film, bukan sekedar video biasa. Jadi ada banyak hal yang harus dipelajari.

“Saya tentunya sangat senang dengan adanya event ini karena bisa mendapatkan kesempatan belajar dari sutradara profesional. Awalnya saya dan peserta lain bahkan tidak tahu siapa sutradara yang akan menjadi mengaajari banyak hal tentang dunia film ini. Tapi saya yakin Galaxy Movie Studio ini bisa memberikan kesempatan yang lebih baik lagi bagi saya dari tahun lalu,” kata Kenza.

Samsung secara resmi mengumumkan kolaborasi Samsung dengan Visinema, serta Kenza Luthfiani sebagai sineas terpilih Galaxy Movie Studio 2021

Usaha Samsung dalam mendorong para sineas muda Indonesia ini pun sangat didukung oleh Kemendikbud RI. Melalui Direktorat Perfilman Musik dan Media Baru, pemerintah menyambut baik inisiatif Samsung ini. Karena bisa menjadi wadah bagi sineas muda Indonesia yang ingin terjun secara nyata ke dalam industri perfilman.

“Siapa saja memiliki kesempatan untuk memajukan industri perfilman Indonesia yang telah menjadi warisan budaya Indonesia yang mampu menginspirasi siapa saja yang menontonnya. Inisiatif yang dimiliki oleh Samsung melalui Galaxy Movie Studio menjadi salah satu contoh bagaimana kita bisa berkontribusi mengembangkan dunia perfilman dan membuktikan siapa saja bisa menjadi pembuat film profesional. Dengan memanfaatkan teknologi yang dihadirkan oleh smartphone flagship Samsung, kita dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada di era Better Normal dan melanjutkan karya kreatif pada perfilman Indonesia,” ujar Ahmad Mahendra, Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru, Direktorat Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Miranda menambahkan bahwa film pendek Galaxy Movie Studio 2021 “The Epic Movie” menjadi salah satu wujud apresiasi Samsung terhadap industri perfilman Indonesia dan juga sineas muda berbakat Indonesia. “Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Perfilman Musik dan Media Baru. Semoga dukungan terhadap film pendek kami dapat menjadi sarana untuk terus menginspirasi dan menumbuhkan semangat tinggi untuk para sineas muda dan para pelaku industri film Indonesia. Jadi terus stay tuned untuk tahu perkembangan film pendek “The Epic Movie” and feel the epic moment together with Samsung,” tutup Miranda.

 

Tags: , , , , ,


COMMENTS