April 28, 2019

Samsung Tanamkan US$ 115 Miliar di Bisnis Chipset dan Foundry pada Tahun 2030

Penulis: Rizki Romdoni
Samsung Tanamkan US$ 115 Miliar di Bisnis Chipset dan Foundry pada Tahun 2030  

Mobitekno – Bersama ponsel pintar, Samsung merupakan salah satu produsen semikonduktor terbesar di dunia. Untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat dan berkembang lebih lanjut, raksasa teknologi Korea ini dikabarkan akan menginvestasikan $ 115 miliar (133 triliun won) dalam bisnis Samsung LSI dan Samsung Foundry pada tahun 2030. Ambisi Samsung ingin menjadi pemimpin dunia dalam semikonduktor ditunjukkan dengan mengambil Intel dan Qualcomm.

Laman berita Gizmochina melansir dari situs Anandtech, rencananya Samsung akan menginvestasikan $ 63,7 milyar (KWR 73 triliun) dalam R&D di Korea Selatan. Sedangkan sisanya $ 52,1 miliar (KWR 60 triliun) akakn didedikasikan untuk peningkatan fasilitas dan infrastruktur produksi. Ini akan menghasilkan 15.000 lapangan pekerjaan tambahan. Investasi ini akan menghasilkan $ 9,5 miliar setahun hingga 2030.

Samsung akan berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan hebat yang mendesain chip tetapi tidak memiliki fasilitas produksi di Korea Selatan. Ini akan membantu raksasa Korea untuk memproduksi lebih banyak produk olahan dalam waktu yang lebih singkat.

Hwaseong EUV Campus

Rencana baru untuk menjadi pemain semikonduktor terbesar akan membantu perusahaan untuk mendiversifikasi portofolionya. Samsung mengincar bisnis dari peluang yang meningkat seperti 5G, VR, AR, cloud gaming, IoT, dll.

Samsung’s LSI & Foundry Investment Plan
Investments Per Year Investments Through 2030
R&D ~$5.28 billion ~$63.4 billion
Production Infrastructure ~$4.34 billion ~$52.1 billion
Total ~$9.51 billion ~$115 billion
Note: Samsung reports its investment plans in KRW, we convert numbers to USD.

Saat ini, beberapa unit bisnis Samsung saling membantu untuk menahan perlambatan ekonomi yang sedang berlangsung. Tidak seperti perusahaan lain, Samsung masih mengelola bisnis mereka untuk mengejar tujuan jangka panjang tanpa ada pemotongan pengeluaran.

Sedangkan Samsung LSI berurusan dengan produksi prosesor dan modem, sedangkan bisnis Foundry memproduksi chip untuk klien. Dahulu, kedua perusahaan berada di bawah satu atap, tetapi Samsung membagi keduanya pada tahun 2017 untuk memperluas produksi

Tags: , , ,


COMMENTS