August 25, 2021

Mampu Petakan Sedimentasi Bawah Air, Teknologi CHCNAV APACHE 3 Ini Dapat Cegah Bencana Banjir

Penulis: Desmal Andi
Mampu Petakan Sedimentasi Bawah Air, Teknologi CHCNAV APACHE 3 Ini Dapat Cegah Bencana Banjir  

Mobitekno – Bencana banjir memang menjadi masalah besar, terutama saat musim hujan datang. Salah satu penyebab banjir adalah adanya pendangkalan di beberapa aliran sungai. Hal ini tentunya mengurang debit air yang masuk ke dalam sungai sehingga air tidak maksimal mengalir ke sungai. Melihat hal ini, PT Datascrip sebagai authorized distributor CHCNAV di Indonesia, menyodorkan solusi perangkat survei APACHE 3.

Teknologi ini mampu memetakan kondisi kedalaman bawah air dan juga dapat menghitung adanya sedimentasi di airan sungai secara otomatis. Melalui teknologi ini, tidak diperlukan lagi pemantauan secara manual yang cukup melelahkan, mengingat daerah aliran sungai atau danau memiliki jarak geografis yang sangat luas, sehingga tidak efektif.

CHCNAV APACHE 3 sendiri berbentuk perangkat Unmanned Surface Vessel (USV) atau kapal tanpa awak yang ringkas dan mudah dioperasikan. Pengguna dapat melakukan survei jarak jauh dengan perangkat ini hanya melalui kendali remote control. Perangkat ini dapat bekerja secara otomatis dalam jangkauan 2 km untuk mengirim data kedalaman di bawah permukaan air.

“Bencana banjir di Indonesia salah satu faktor penyebabnya adalah permasalahan sedimentasi bawah air di sungai atau danau yang fungsinya sebagai tempat penampung air hujan. CHCNAV APACHE 3 menjadi solusi yang tepat untuk melakukan perencanaan dan pemetaan daerah aliran sungai dan danau dalam proses pengerjaan normalisasi guna mencegah bencana banjir. Proses pengambilan data dapat dilakukan secara efektif, efisien dan akurat. Dengan begitu bisa digunakan untuk pencegahan bencana banjir, bahkan dapat digunakan juga untuk kebutuhan pendataan kondisi bawah air dalam pekerjaan konstruksi di area perairan, maupun informasi peta batimetri untuk navigasi laut dan juga kebutuhan penlitian yang terkait bencana hidrologi,” ujar Danang Kurniawan – Marketing Manager PT Datascrip.

CHCNAV APACHE 3 bisa dioperasikan jarak jauh

Perangkat ini dilengkapi dengan teknologi sensor Single Echo Sounder untuk melakukan pengukuran kedalaman dari 0,15m – 200m. Data yang ditangkap oleh sensor bisa langsung dikirim dan dilihat secara real time kinematic melalui software HydroSurvey dari CHC. Sensor yang ada pada USV APACHE 3 ini telah terkoneksi dengan Global Navigation Satelite Systems (GNSS) dan sensor arah sehingga dapat beroperasi secara otomatis dengan lancar. Selain itu, perangkat ini juga dibekali sensor IMU memungkinkan survei tanpa gangguan sinyal seperti saat USV melintas di bawah jembatan, bahkan jika digunakan pada kondisi perairan yang arus atau aliran airnya deras dan tidak beraturan sekalipun.

Pengguna dapat menghemat waktu karena USV APACHE 3 dibekali dengan motor penggerak berkecepatan 7.000 rpm yang dapat melaju hingga kecepatan 5 meter per detik. Data diproses dan diekstrasi dengan menggunakan software HydroSurvey untuk menyiapkan model 3D yang akan digunakan sebagai referensi dasar dalam menilai kandungan lumpur atau tingginya sedimentasi yang akan dihilangkan.

USV APACHE 3 juga dilengkapi kamera CCTV 360 derajat sehingga pengguna bisa tetap melihat dan merekam area sekitar pada saat pengukuran. USV ini didesain khusus dengan lapisan titanium anti korosi, serta baling-baling motor yang tertutup untuk melindungi dari lilitan benda. Teknologi sensor anti-collision juga memberikan perlindungan sehingga terhindar dari benturan objek yang ada di depannya. Selain itu, USV APACHE 3 juga sudah memiliki fitur Auto Return sehingga saat pekerjaan sudah selesai akan kembali ke jalur awal secara otomatis.

Tags: , , , ,


COMMENTS