July 21, 2021

Kolaborasi Cloudera dan Alibaba Cloud, Dorong Perusahaan-Perusahaan di China Percepat Inisiatif Cloud Berbasis Data

Penulis: Desmal Andi
Kolaborasi Cloudera dan Alibaba Cloud, Dorong Perusahaan-Perusahaan di China Percepat Inisiatif Cloud Berbasis Data  

Mobitekno

Kolaborasi kedua perusahaan ini, Cloudera dan Alibaba Cloud ditandatangani dan diumumkan pada hari ini. Kemitraan ini bertujuan untuk membantu lebih banyak perusahaan di China untuk memanfaatkan data secara efektif. Terutama saat mereka beralih ke cloud untuk meraih agilities bisnis.

Menurut laporan Worldwide Quarterly Cloud IT Infrastructure Tracker dari IDC belum lama ini, menunjukkan adanya peningkatan pengeluaran untuk infrastruktur IT cloud di sebagian besar kawasan di seluruh dunia. Ini terjadi pada kuartal ketiga tahun 2020 dimana China mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 29,4%. Laporan juga menunjukkan bahwa lockdown global akibat pandemi dan pembukaan kembali perekonomian secara bertahap telah mendorong permintaan atas layanan bisnis dan konsumen berbasis cloud.

 “Dengan komitmen untuk kesuksesan para pelanggan, kemitraan kami dengan Cloudera bertujuan untuk memberdayakan perusahaan-perusahaan agar bisa lebih bersaing dalam data saat mereka berupaya mengatasi ketidakpastian dalam lingkungan bisnis,” kata Jia Yangqing, vice president Alibaba Group dan Senior Fellow Business Unit, Alibaba Cloud Intelligence. “CDP di Alibaba Cloud akan membantu berbagai organisasi/perusahaan mempercepat inisiatif cloud mereka sehingga bisa menjadi agile dan berbasis data. Solusi ini akan memungkinkan demokratisasi data di seluruh bisnis sehingga organisasi/perusahaan dapat lebih responsif terhadap pelanggan dan peluang pasar secara tepat waktu.”

Cloudera Data Platform bantu dorong perusahaan kelola data mereka

Cloudera yang memiliki solusi CDP berusaha membantu perusahaan untuk mengelola dan mengamankan datanya saat mereka berpindah ke platform cloud. Bersama Alibaba cloud, CDP akan memberikan analitik andal secara mandiri di seluruh lingkungan hybrid dan multi-cloud. Tentunya dengan kebijakan keamanan dan tata kelola granular yang dibutuhkan oleh para pemimpin TI dan bisnis.

Tags: , ,


COMMENTS