October 25, 2019

Pecah Kebuntuan Siswa Saat Proses Belajar, Kelas Pintar Menghadirkan Fitur “Tanya”

Penulis: Rizki Romdoni
Pecah Kebuntuan Siswa Saat Proses Belajar, Kelas Pintar Menghadirkan Fitur “Tanya”  

Mobitekno – Setelah sukses memperkenalkan program Money Back Guarantee (MBG) atau ‘Garansi Nilai Naik Atau Uang Kembali’ pada bulan Mei lalu, PT. Extramarks Education Indonesia melalui aplikasi buatan mereka, Kelas Pintar kini menambahkan satu fitur terbaru untuk pelanggan siswa di Indonesia, yakni “Tanya”. Seperti namanya, “Tanya” memungkinkan siswa bertanya secara langsung lewat smartphone mereka terkait tugas atau pelajaran kepada guru-guru ahli yang selalu siap.

“Guru memegang peranan penting dalam proses pembelajaran ini. Kami telah merekrut ratusan guru-guru ahli yang telah tersertifkasi untuk menjadi guru ahli di Kelas Pintar, dimana 70% berpengalaman di dunia mengajar,” jelas Fernando Uffie, Country Manager PT. Extramarks Education Indonesia saat memaparkan fitur terbaru ini di hadapan awak media di Jakarta, Kamis (24/10).

Tak jarang siswa mengalami kesulitan untuk mencari tempat bertanya, karena orang tua yang sibuk, guru les tidak ada setiap saat, dan semakin bingung ketika mencoba mencari jawaban di internet. Berangkat dari masalah-masalah tersebut pada akhirnya Kelas Pintar menanggulangi kebuntuan yang dialami para siswa dengan meluncurkan “Tanya” sebagai tempat bertanya yang bisa diandalkan para siswa.

Fitur ini bukan berbasis kecerdasan buatan (AI), melainkan langsung difasilitasi oleh para guru ahli di masing-masing bidang pendidikan yang dialokasikan secara khusus untuk menjawab pertanyaan siswa dan memastikan setiap jawaban sudah tepat serta sesuai dengan standar pendidikan yang berlaku (saat ini masih menggunakan Kurtilas).

“Tenaga pengajar atau Guru Ahli di Kelas Pintar merupakan bagian dari tim akademik Kelas Pintar, yang selalu siap untuk menjawab pertanyaan siswa, mulai dari kelas 1 hingga kelas 12. Dimana masing-masing tingkat dan bidang pendidikan, dikelola oleh guru-guru yang berbeda, sesuai dengan kompetensinya masing-masing, ” Uffie menguraikan.

Kelas Pintar

Fernando Uffie dan Dedy Ariansyah diapit guru-guru ahli di Kelas Pintar

Tidak hanya sekadar jawaban, fitur “Tanya” juga akan mengakomodir berbagai penjelasan atau cara yang dibutuhkan siswa agar semakin memahami soal yang mereka hadapi.

Mekanismenya, siswa hanya perlu membuka aplikasi Kelas Pintar lalu memilih menu “Tanya”. Setelah itu akan tampil pilihan subjek sesuai dengan kelas atau tingkat pendidikan. Selanjutnya siswa bisa mengirimkan pertanyaan berupa gambar atau foto, dan akan menerima jawaban dalam kurun waktu maksimal 15 menit.

Pre-launch sudah dilakukan sejak sepekan yang lalu, namun untuk kehadiran di Google Play Store akan dimulai pada 1 November 2019, kemudian menyusul di Apple Store. Fitur ini bisa dimanfaatkan secara gratis atau tanpa pungutan biaya. Untuk tahap awal, Tanya dari Kelas Pintar akan melayani pertanyaan yang dikirimkan pada rentang waktu jam 18.00 sampai 21.00 jam, di hari Senin sampai Jumat.” papar Uffie.

Menyinggung soal target pengguna, Uffie menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil bagian yang cukup besar dari 46 juta K12 (peserta didik dari tingkat SD hingga SMA), namun sayangnya mereka belum bisa mengumumkan berapa persentasenya. Untuk saat ini, pengguna Kelas Pintar dominan berada di area Jabodetabek.

Tags: , , , ,


COMMENTS