March 3, 2016

Review: WD My Cloud Personal Cloud Storage 2TB

Penulis: Desmal Andi
Review: WD My Cloud Personal Cloud Storage 2TB  

MOBITEKNO – Saat ini, kebutuhan akan data bagi setiap orang semakin besar. Tidak hanya data dari pekerjaan, Anda yang gemar melakukan aktivitas media sosial, bisa dihitung berapa kali melakukan posting atau menerima gambar. Banyak yang masih mengandalkan smartphone, hard disk di notebook, atau hard disk eksternal untuk menyimpan data tersebut. Akan tetapi biasanya ukuran storage di smartphone sangat terbatas dan sifat dari hard disk eksternal kurang praktis karena hard disk harus dibawa-bawa kemanapun Anda pergi.

Layanan cloude bisa menjadi alternatif untuk menyimpan data ini. Kapasitas yang disediakannya pun cukup besar. Namun, jika memanfaatkan layanan cloud yang gratis, ada banyak keterbatasan yang membuat proses backup tidak fleksibel. Inilah yang dimanfaatkan oleh Western Digital melalui produk WD My Cloud, sebuah Personal Cloud Storage yang bisa diandalkan untuk melakukan backup data apapun dengan cara yang fleksibel.

Dengan memanfaatkan koneksi Internet 24 jam di rumah, perangkat ini dapat menemani Anda setiap saat, dimanapun Anda berada. Bukan berarti menemani secara fisik, tetapi semua kebutuhan file yang disimpan dalam WD My Cloud bisa diambil kapanpun dan dimanapun, asalkan ada koneksi Internet. Mobitekno mencoba memanfaatkan fitur yang disediakan di WD My Cloud ini untuk mengakses data penting di dalamnya. Cukup tempatkan WD My Cloud di rumah atau kantor lalu sambungkan ke koneksi Internet dan lakukan sedikit pengaturan, Anda sudah bisa melakukan pross backup dan download data di dalamnya dengan lebih mudah dan cepat.

Di pengujian yang dilakukan Mobitekno ini, kami mendapatkan peangkat dengan kapasitas penyimpanan2 TB. Ukuran sebesar ini sudah mencukupi untuk penyimpanan data personal dari aktivitas yang Anda lakukan setiap harinya.

Kelengkapan

Dengan warna dus biru, WD My Cloud ditempatkan secara rapi di dalamnya. Terdapat juga berbagai kelengkapan lain di dalamnya untuk menunjang perangkat Persona; Network Attached Storage (NAS) ini. Apa saja yang didapat di dalam paketnya?

Saat dibuka, Anda bisa menemukan paket berisi:

  1. Unit perangkat Personal Cloud Storage WD My Cloud
  2. Kabel Power untuk ke sambungan listrik di rumah
  3. Kabel jaringan RJ-45 untuk menghubungkan ke perangkat komputer
  4. Buku petunjuk singkat

Desain

Dengan ukuran tinggi 170,6 mm, lebar 49 mm, dan panjang 139,3 mm, WD My Cloud terlihat begitu kompak. Bahkan, Anda dapat memegangnya dengan satu tangan. Dengan ukuran tersebut, penempatan WD My Cloud juga menjadi lebih fleksibel karena tidak membutuhkan ruang yang besar.

Sisi depan, kiri, dan kanan dibalut pelindung berwarna putih dengan sedikit area abu-abu di bagian depan untukmenempatkan lampu indikator untuk aktivitas WD My Cloud. Sementara itu, di bagian atas, belakang, dan bawah, semuanya ditutup dengan pelindung berkisi-kisi, guna membuang hawa panas yang dihasilkan saat perangkat ini bekerja. Lubang-lubang hawa ini di desain cukup rapi sehingga tetap membuat perangkat ini terlihat kokoh.

Untuk proses koneksi dengan Internet, aksesnya bisa dilakukan dari bagian belakang. Di sini, Anda bisa melihat adanya port USB 3.0, port jaringan untuk kabel jenis RJ-45, dan satu port lagi untuk adaptor listrik. Di bagian bawahnya dilengkapi dengan empat dudukan berbahan karet yang cukup keras. Fungsinya, untuk menjaga WD My Cloud tetap berdiri kokoh sekaligus menjaga perangkat ini dalam keadaan mulus dan cantik karena bagian bawahnya tidak bergesekan langsung dengan meja.

Untuk koneksi listrik, WD My Cloud menyediakannya dalam berbagai opsi colokan (konektor) listrik. Anda tinggal menyesuaikan dengan tipe konektor listrik yang ada di rumah.

Fitur & Performa

Untuk menggunakan perangkat ini, Anda bisa memanfaatkan jaringan Wi-Fi yang ada di rumah atau kantor. Dengan koneksi wireless ini, WD My Cloud bisa beroperasi penuh tanpa harus membutuhkan PC atau PC desktop. Untuk pengaturannya, Anda bisa menggunakan aplikasi WD My Cloud yang tersedia di Google Playstore untuk Android dan Apple Store untuk iOS.

Ada tiga tahapan penting yang harus dilakukan oleh Anda agar perangkat ini bisa bekerja penuh. Ketiga tahapan tersebut adalah menghubungkan perangkat ke listrik dan router agar perangkat bisa tersambung ke dunia Internet. Selanjutnya, tunggu sampai lampu indikator berubah dari warna hijau berkedip sampai berwarna biru tetapi tidak berkedip lagi. Terakhir, lakukan proses setup dengan mengunjungi www.Mycloud.com/setup. Ikuti saja langkah-langkah yang diberikan dari link tersebut sampai WD My Cloud siap digunakan untuk menyimpan berbagai file Anda. Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi WD Cloud di smartphone untuk mengakses perangkat ini. Namun, buat sebuah profil dahulu di dalam aplikasi tersebut dengan meregistrasikan alamat email.

Fungsi utamanya memang sabagai tempat penyimpanan file-file penting Anda sehingga dapat diambil kapanpun dan dimanapun Anda menginginkannya. Melalui aplikasi WD My Cloud di smartphone, Anda bisa membuat, folder, memindahkan, dan menghapus file-file yang ada di WD My Cloud Storage.

Setelah Anda memasukkan perangkat WD My Cloud storage ke dalam aplikasi WD My Cloud di smartphone, isi dari WD My Cloud akan terlihat di smartphone. Ada empat kategori file yang disediakans ebagai default-nya, yaitu Photos untuk menampilkan seluruh gambar, Music untuk koleksi lagu-lagu, dan Videos untuk file video. Satu lagi adalah All yang menampilkan seluruh file di dalam hard disk WD My Cloud.

Dengan satu account ini juga, selain secara mobile, Anda bisa mengaksesnya melalui perangkat PC atau notebook dengan mengunjungi MyCloud.com. Proses backup bisa dilakukan secara manual atau otomatis. Bahkan, Anda bisa menambah satu aplikasi lagi yaitu WDSync untuk proses sinkronisasi secara otomatis. Namun sebelumnya, Anda harus menetapkan sebuah folder di PC untuk penempatan file yang ingin di-backup.

Proses sinkronisasi bisa dilakukan melalui jaringan Wi-Fi atau provider. Namun, untuk menghemat bandwidth, sebaiknya gunakan opsi “W-Fi Only”. Dari aplikasi ini juga, Anda bisa menambahkan user lain agar dapat mengakses WD My Coud secara bersama-sama. Masukkan email user lain dan berikan password sebagai kunci untuk akses masuk. Dengan adanya banyak user, Anda pun bisa mengerjakan proyek secara bersama-sama. Masih di dalam aplikasi WD My Cloud, Anda pun dapat menambahkan berbagai perangkat WD lainnya sehingga seluruh perangkat WD bisa Anda akses hanya dalam satu aplikasi.

 

Performa

Semua proses transfer file bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan nyaman. Untuk kecepatan transfer sendiri tentunya bergantung pada kecepatan upload dan download Internet yang Anda miliki.

Namun, berkat adanya port USB 3.0 di perangkat WD My Cloud, Anda bisa melakukan bypass transfer melalui port USB ini. Colokkan kabel USB dari perangkat notebook untuk mengakses file secara cepat. Cara ini juga menjadi alternatif saat Anda dekat dengan WD My Cloud tetapi koneksi Internet mengalami gangguan.

WD My Cloud ini juga kompatibel digunakan untuk berbagai browser di Desktop, seperti Internet Explorer, Firefox 12 ke atas, Google Chrome 14 ke atas, dan Safari di produk Mac. Perangkat ini juga mendukung sistem operasi Windows 7, Windows 8, Vista, XP, dan Mac OS X. Saat dicoba di Windows 10 pun ternyata dapat bekerja dengan baik.

Dengan koneksi Internet yang baik, file-file multimedia dalam WD My Cloud bisa dinikmati bersama-sama dengan teman atau keluarga. Saat di uji Mobitekno dengan kecepatan download 12 Mbps, tiga smartphone yang terkoneksi dengan perangkat WD My Cloud ini bisa menyaksikan video yang berbeda secaraa bersamaan.

Spesifikasi

WD My Cloud ini hadir dengan spesifikasi yang cukup tangguh untuk sebuah perangkat personal cloud storage. Dibalik bodinya yang cukup kokoh ini terdapat berbagai hardware yang mendukung kinerja WD My Cloud. Berikut ini spesifikasi WD My Cloud:

Dimensi  170,6 mm x 49 mm x 139,3 mm
Kapasitas  2 TB
Jenis Hard Disk  3,5 inci
Koneksi  USB 3.0
Ethernet  10/100/1000 gigabit
Memori  256 MB
Prosesor  Dual Core
Aplikasi Pendukung  

My Cloud Mobile, My Cloud Desktop, WD Photos Mobile

 

Kesimpulan

Untuk sebuah perangkat personal cloud storage, WD My Cloud sudah dapat menunjang berbagai aktivitas yang membutuhkan backup sehari-hari. Storage ini cukup fleksibel penggunaannya dan tidak perlu dibawa-bawa kemanapun Anda pergi. Yang diperlukan cukup satu, yaitu koneksi Internet yang lancar.

Bagi yang terbiasa dengan perangkat NAS, pengoperasiannya cukup mudah, bahkan untuk proses setting di awal penggunaan. Di dalam paketnya sudah terdapat petunjuk singkat untuk mengoneksikan WD My Cloud dengan Notebook atau PC Desktop, serta smartphone. Namun, hanya penjelasan singkat yang ada di sana. Untuk lengkapnya, Anda harus mencarinya di website WD.

Untuk koneksi dengan aplikasi WD My Cloud OS di smartphone juga menjadi faktor yang turut mempermudah pengoperasian perangkat ini. Dengan satu kali login, Anda bisa melakukan banyak hal dengan file-file yang di-backup, termasuk menghapus untuk selamanya. Tampilan aplikasinya juga cukup sederhana dan minimalis. Proses setting dibuat user friendly sehingga tidak terlalu merepotkan pengguna awam.

Untuk keseluruhan, WD My Cloud bisa menjadi teman setia untuk menyimpan data penting Anda walau di jarak yang jauh sekalipun. Untuk ukuran 2 TB, tampaknya sudah cukup bagi yang gemar bermedia sosial. Namun, jika merasa kurang, Anda bisa menggunakan kapasitas yang lebih besar lagi.

Tags: , ,


COMMENTS