February 24, 2022

StraitsX Luncurkan Stablecoin Berbasis Rupiah XIDR untuk Blockchain Ethereum dan Zilliqa

Penulis: Iwan RS
StraitsX Luncurkan Stablecoin Berbasis Rupiah XIDR untuk Blockchain Ethereum dan Zilliqa  

Mobitekno – StraitsX, platform transaksi aset digital di bawah perusahaan fintech asal Singapura, Xfers, telah resmi meluncurkan stablecoin XIDR. Sebagaimana stablecoin pada umumnya, XIDR memiliki nilai atau acuan pada mata uang rupiah.

Salah satu contoh stablecoin yang paling populer digunakan di crypto trading adalah USDT (Tether) yang memiliki nilai sama dengan mata uang dolar AS. Harganya stabil karena pembuat stablecoin tersebut menjamin pengguna dapat mengkonversi stablecoin 1:1 dengan mata uang yang jadi acuannya.

Bagi Xfers sendiri, XIDR menjadi stablecoin keduanya di kawasan Asia Tenggara setelah sebelumnya merilis XSGD sebagai stablecoin berdenominasi dolar Singapura pertama yang diklaim telah menjadi stablecoin non-USD terbesar yang didukung uang fiat.

Pada Oktober, transaksi aset digital XSGD telah mencapai lebih dari 2 milliar dolar Singapura di platform pembayaran StraitsX sepanjang 2021. Seperti juga XSGD di Singapura, Xfers berharap XIDR akan menjadi stablecoin berdenominasi Rupiah terbesar di Indonesia.

“Sejalan dengan visi pemerintah Indonesia untuk memperkenalkan agenda digital yang lebih inklusif dan adil, tujuan kami adalah untuk membangun ekosistem aset digital yang kuat dan dapat dioperasikan oleh mitra lokal dan internasional secara tepercaya,” kata Aymeric Salley, Head of StraitsX.

XIDR akan diunggulkan sebagai stablecoin rupiah Indonesia yang paling hemat biaya sekaligus menawarkan utilitas maksimum kepada pemiliknya. Proses pencetakan dan penukaran XIDR ke Rupiah dapat dilakukan secara gratis melalui platform StraitsX, dengan biaya transaksi on-chain yang dibatasi.

Sebagai bagian dari aset kripto, XIDR hanya dapat digunakan untuk dikirim atau ditarik antar wallet dengan menggunakan jaringan blockchain Ethereum (sebagai ERC-20 token) dan Ziliqa (sebagai ZRC-2 token). Hadirnya XIDR melengkapi daftar stablecoin berbasis Rupiah di Indonesia, seperti IDRT dan BIDR.

Menurut laporan datareportal.com, 51,1% dari 270 juta penduduk Indonesia masuk dalam kategori underbanked atau unbanked, sedangkan tingkat penetrasi Internet hanya mencapai 73,3%. Dengan pertumbuhan fintech, blockchain, dan aset digital Indonesia yang luar biasa pesat, permintaan untuk stablecoin berdenominasi rupiah Indonesia yang andal dan kompatibel semakin tinggi.

Dengtan hadirnya XIDR, para pelaku bisnis yang underbanked atau unbanked memiliki pilihan akses ke layanan keuangan yang mudah dan aman. Langkah ini merepresentasikan upaya XIDR untuk memberdayakan, mendemokratisasi, dan mempercepat akses ke aset digital bagi individu dan bisnis di Indonesia dan wilayah Asia pada umumnya.

Warga atau pelaku bisnsi di Indonesia dapat membeli token XIDR dengan cara mendaftarkan diri di website StraitsX dan mentransfer Rupiah ke rekening bank mereka.

StraitsX juga menyediakan akun bisnis untuk pegiat ekonomi di Indonesia dengan batas transaksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan akun pribadi, serta ditambah dengan fitur advanced account management.

“Mengenalkan akun bisnis StraitsX adalah cara unik menciptakan lebih banyak peluang bagi lembaga keuangan, bisnis, dan konsumen untuk melakukan transaksi dan pengelolaan keuangan. Oleh karena itu StraitsX berharap stablecoin XIDR semakin berfungsi sebagai media yang cepat, nyaman, dan aman di Indonesia,” ujar Kinansyah.

Sejauh ini, XIDR juga sudah dapat ditransaksikan di exchange, seperti Liquid.com dan Uniswap untuk pairing USDC/XIDR dan ZilSwap untuk paring ZIL/USDC.

Tags: , , , , , , , , , ,


COMMENTS