August 13, 2022

Taiwan Terapkan Teknologi Web3 IPFS untuk Tangkal Serangan DDoS

Penulis: Iwan RS
Taiwan Terapkan Teknologi Web3 IPFS untuk Tangkal Serangan DDoS  

Mobitekno – Kementerian Urusan Digital Taiwan (MODA), melalui Menteri Digitalnya, Audrey Tang Feng, menyatakan bahwa Taiwan saat ini sedang bersiap mengadopsi teknologi Web3 (Web 3.0), yaitu InterPlanetary File System (IPFS) untuk diterapkan dalam hosting file, file sharing dan konten lainnya yang decentralised atau terdesentralisasi. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk menjaga berbagai website pentingnya tetap aman dari serangan siber pihak asing, seperti China (Tiongkok).

Seperti diketahui, hubungan Taiwan dan China memanas setelah Nancy Pelosi, Ketua DPR Amerika Serikat, melakukan kunjungan singkat ke Taiwan, meskipun ditentang oleh China karena diangap melanggar kebijakan Satu China (One China Policy).

Menurut pemerintah Taiwan, berbagai website sektor publik mereka telah menjadi sasaran serangan siber yang dari China setidaknya 20 juta hingga 40 juta serangan per bulan. Ketegangan geopolitik beberapa tahun ini dianggap menjada salah satu faktor penyebabnya.

Web3 sebagai konsep Internet (World Wide Web) masa depan danggap menjadi salah satu solusi dalam menghadirkan konten online yang lebih andal (dalam aspek kemanan dan privasi) karena berbasis teknologi blockchain dan protokol terdesentralisasi IPFS, yang sederhanya mengandalkan infrastruktur “Public Key”.

Seperti halnya blockchain, IPFS menggunakan hash file untuk mengidentifikasi suatu konten. Ini berarti bahwa file, yang dapat disimpan oleh banyak pihak, dapat ditemukan di mana pun mereka disimpan. Namun, hash tersebut berubah ketika file diperbarui. Ini membuat web berbasis IPFS ini kurang cocok untuk konten web dinamis yang terus berubah.

Website berbasis IPFS juga efektif melawan aksi sensor dari suatu pihak (pemerintah dan lain-lain). File yang disimpan menggunakan protokol ini dapat diakses melalui protokol transfer hypertext (HTTP) yang lebih tradisional melalui server gateway. Siapapun bebas untuk mengatur sebuah gateway, beberapa di antaranya tidak diblokir di China, sehingga berbagao buku, pornografi,dan konten sejenisnya yang diblokir China dapat diakses di balik Great Firewall.

Audrey Tang, mengatakan dalam implementasi Web3 ini, situs MODA belum berhasil diserang sejak memulai debutnya yang bersamaan dengan hari yang sama militer China memulai latihannya di peraian yang menghubungkan kedua negara.

Ang Menteri optimis website MODA akan aman terhadap serangan siber seperti DDoS karena telah menggunakan struktur Web3, yang terkait dengan jaringan backbone komunitas blockchain dan Web2 global. Jadi, jika jaringan ini ‘lumpuh’, berarti semua jaringhan mulai dari Ethereum hingga NFT akan lumpuh, yang artinya susah terjadi.

Implementasi teknologi Web3 memang dianggap punya dampak positif seperti perlindungan terhadap serangan siber atau aksi peretasan lainnya. Namun, di sisi lain, implementasi teknologi ini juga masih menimbulakn pro dan kontra dalam penerapannya di dunia krypto terkait aktivitas pencucian uang dan lain sebagainya.

Tags: , , , , ,


COMMENTS