December 12, 2022

Selain Samsung, Huawei Juga Lisensikan Paten Teknologi 5G ke Produsen Oppo

Penulis: Iwan RS
Selain Samsung, Huawei Juga Lisensikan Paten Teknologi 5G ke Produsen Oppo  

Mobitekno – Setelah bersepakat dengan Samsung, raksasa teknologi asal Tiongkok, Huawei Technologies kembali menandatangani perjanjian lisensi paten standar teknologi seluler, termasuk 5G dengan salah satu rivalnya di industri ponsel yaitu OPPO. Demikian menurut informasi resmi dari Huawei di tautan ini. Keduanya akan berbagi paten dari beberapa teknologi utama satu sama lain, meskipun detail perjanjian tersebut masih belum diumkan lebih lanjut. Menurut Huawei, paten yang disepakat mencakup teknologi 5G dan Wi-Fi, dan teknologi audio video.

Menurut Departemen Kekayaan Intelektual Huawei, Alan Fan, kesepakatan lisensi terkait kekayaan intelektual antara perusahaan merupakan langkah besar dalam menciptakan siklus positif dalam inovasi dan riset berstandar bernilai tinggi, berinvestasi, menerima hasil dari investasi (ROI), dan kemudian menginvestasikannya kembali. Dengan demikian, industri pun akan terus berinovasi dan menghadirkan produk dan layanan yang lebih kompetitif bagi konsumen.

Sementara itu, Chief Intellectual Property Officer OPPO Adler Feng menganggap perjanjian ini akan saling menguntungkan kedua belah pihak.

“Kami sangat senang dapat menandatangani perjanjian lisensi silang paten dengan Huawei. Ini jelas menunjukkan bahwa kedua perusahaan mengakui dan sangat menghormati nilai kekayaan intelektual masing-masing,” ujarnya.

Kepada Nikkei Asia, OPPO mengungkapkan bahwa kesepakatan lisensi akan memberikannya akses ke teknologi terkait 5G Huawei yang paling canggih. Pada saat yang sama, perusahaan juga akan memberikan beberapa patennya sendiri kepada sesama raksasa teknologi China, seperti teknologi audio dan video yang sudah digeluti OPPO cukup lama.

Seperti diketahui, sanksi yang dijatuhkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) membawa konsekuensi bagi Huawei dalam pengembangan chipset terintegrasi 5G dan produk lainnya. Sepak terjang AS juga menghambat Huawei mengakses teknologi yang dikembangkan atau berbasis di AS.

Namun, Huawei masih memiliki portofolio paten teknologi 5G yang cukup masif yang dibutuhkan oleh produsen ponsel global. disalurkan ke perusahaan lain, termasuk saingannya seperti OPPO dan Samsung.

Huawei tidak mengungkapkan nilai kesepakatan tetapi mengatakan bahwa pendapatannya dari lisensi paten terus mengalami peingkatan dari tahun 2019 hingga 2021. Nilainya berkisar US$1,2 miliar hingga US$1,3 miliar.

Terkait jumlah paten yang diberikan pada tahun 2021, Huawei menduduki peringkat No.1 di lembaga Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional Cina (China National Intellectual Property Administration) dan Kantor Paten Eropa, serta urutan kelima di lembaga paten dan merek dagang AS.

Huawei mengatakan akan terus melakukan investasi jangka panjang dalam sektor riset dan pengembangan serta memperkaya portofolio kekayaan intelektualnya. Menurut Huawei, kingga akhir 2021, pihaknya telah memiliki 107 ribu karyawan R&D atau hampir 55 persen dari total karyawannya.

Tags: , , , , , ,


COMMENTS