November 24, 2021

Sinergi DANA dan Bukalapak Dorong Peningkatan Transaksi Digital Sepanjang 2021

Penulis: Iwan RS
Sinergi DANA dan Bukalapak Dorong Peningkatan Transaksi Digital Sepanjang 2021  

Mobitekno – Penetrasi Internet, maraknya penggunaan mobil device, pandemi, dan regulasi yang semakin lengkap untuk mendukung ekosistem digital telah mendorong perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia. Tidak heran, transaksi digital terus meningkat baik dari segi jumlah maupun nilai transaksi.

Berdasarkan riset dari e-Conomy SEA 2021 (Google, Temasek, Bain & Company), tercatat ada sekitar 21 juta konsumen digital baru selama pandemi thun lalu (2020) dan paruh pertama 2021. Sebanyak 72 persen dari konsumen baru ini berasal dari area non-metropolitan, yang secara positif menunjukkan peningkatan penetrasi digital di pasar terbesar Indonesia.

Hasil riset itu berbanding lurus juga dengan riset yang dilakukan penyedia dompet digital DANA yang menyakan adanya tren transaksi digital masyarakat yang semakin meningkat di 2021. Utamanya mereka yang menggunakan dompet digital.

Vincent Iswara, CEO & Co-founder DANA, melalui temu media online (19/11/2021) menyatakan bahwa transaksi e-wallet meningkat selama pandemi Covid-19. Menurutnya, pandemi telah membuat masyarakat menjadi lebih akrab dengan aplikasi dompet digital. Optimisme ini terlihat dari pencapaian mereka selama ini dengan 90 juta pengguna aktif (MAU) dan 4.500 mitra merchant DANA.

Menurut DANA, ada lima fitur teratas yang mengalami pertumbuhan signifikan (YoY) pada Oktober 2021 jika dibandingkan dengan Oktober 2020. Peningkatannay anatara lain transaksi QRIS yang meningkat 267%, pengiriman uang meningkat 328%, pembelian pulsa ponsel meningkat hingga 141%, pembayaran tagihan 159%, dan online commerce yang mencapai 39,9%.

DANA juga mengakui transaksi online merchant dengan menggunakan dompet digital mereka semakin digemari pengguna. Tercatat, 49% di antaranya adalah kalangan muda (usia 21 – 30 tahun). Pengguna online merchant dengan dompet digital DANA juga tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa Barat hingga Maluku dan Papua.

Monita Moerdani, Chief Marketing Officer DANA menyatakan bahwa bertumbuhnya tren transaksi digital mengindikasikan meningkatnya penetrasi ekonomi digital yang kian terintegrasi dan semakin terbukanya masyarakat untuk menggunakan layanan-layanan digital termasuk dompet digital dan online commerce.

“DANA menyambut positif peningkatan tren ini dan selalu berupaya menyempurnakan kapabilitas layanan dan memperluas kemitraan maupun sinergi dan kolaborasi agar pengguna dapat terus mengandalkan DANA dalam berbagai aktivitasnya,” tambah Monita.

Sementara itu, Victor Lesmana, President, Commerce & Fintech at Bukalapak mengatakan,Bukalapak memaknai peningkatan tren transaksi digital ini sebagai imbas positif untuk kembali membangkitkan ekonomi nasional yang sempat menurun di masa pandemi.

“Lewat produk-produk inovatif kami, Bukalapak telah melayani lebih dari 6,6 juta online seller, 8,7 juta mitra Bukalapak, dan 100 juta pengguna. Tentunya, sinergi DANA dan Bukalapak ikut menandakan pentingnya kolaborasi guna menguatkan industri di berbagai skala termasuk UMKM serta mengakselerasi inklusi keuangan digital,” ungkapnya.

Sepanjang tiga kuartal di tahun 2021, Bukalapak merangkum adanya pertumbuhan yang signifikan hingga delapan kali lipat pada transaksi menggunakan QRIS serta peningkatan tiga kali lipat untuk penambahan saldo e-money DANA di mitra Bukalapak.

Sinergi keduanya juga tercermin pada beberapa jenis transaksi di Bukalapak. Pada umumnya, DANA banyak digunakan sebagai opsi pembayaran digital utama pada kategori marketplace khususnya barang-barang elektronik dan busana serta kategori virtual product seperti pulsa prabayar, token listrik, hingga multifinance. Penggunaannya pun tersebar di seluruh Indonesia dengan empat provinsi teratas penjual yang berada di daerah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Banten.

Manfaat DANA bagai kehidupan sehari-hari juga diakui oleh penyanyi Rizky Febian. Sebelum dompet digital jadi hal yang lazim dalam kehidupan sehari-hari, Rizky merasakan repotnya berada dalam situasi, misalnya saat ingin mengisi pulsa atau membeli paket data.

“Dulu mau top up data harus ke warung, belum lagi waktu yang habis di jalan, apalagi kalau malam hari, dulu repot sekali,” ujar Rizky.

Sejalan dengan peningkatan tren transaksi digital, keterlibatan DANA dalam semarak 11.11 tahun ini juga ikut mendorong tingkat adopsi digital dan belanja pengguna. Di tahun 2021, DANA menghadirkan Pesta Poin 11.11 yang dikemas dalam konsep lelang berhadiah dan dimunculkan lewat video live streaming di aplikasi DANA. Hasilnya, DANA mencatat pertumbuhan signifikan pada beberapa fitur.

Berdasarkan popularitasnya, fitur yang paling banyak digunakan pengguna selama periode Pesta Poin 11.11 diantaranya adalah fitur Kirim Uang, pembayaran Pulsa, pembelanjaan melalui Bukalapak, pembayaran tagihan atau Biller, serta pembelian melalui Google Play.

Lonjakan transaksi juga dirasakan dalam beberapa aspek jika membandingkan performa Harbolnas tahun 2021 dengan tahun lalu. DANA mencatat jumlah transaksi yang meningkat hingga 269% dengan rata-rata pengguna transaksi harian yang bertambah hingga 233%. Di samping itu, pertumbuhan positif juga dirasakan pada rerata pengguna aplikasi harian yang jumlahnya meroket hingga 220%.

Tags: , , ,


COMMENTS