October 11, 2018

Luncurkan Layanan “Full Truck Load”, Deliveree Ingin Kuasai Pulau Jawa

Penulis: Rizki Romdoni
Luncurkan Layanan “Full Truck Load”, Deliveree Ingin Kuasai Pulau Jawa  

Mobitekno – Tumbuh pesatnya bisnis e-commerce di Indonesia yang diimbangi dengan berkembangnya industri jasa pengiriman setidaknya menyisakan tiga isu penting terkait industri jasa logistik yang kini juga sedang berkembang di Indonesia, yaitu harga, transparansi dan keamanan. Ketiga isu ini yang dimanfaatkan oleh Deliveree sebuah layanan one stop solution di bidang logistik yang belum lama ini meluncurkan layanan FTL (full truck load/satu truk penuh) antar kota ke 23 kota di seluruh pulau Jawa.

Berbeda dengan jenis layanan sebelumnya, FTL mengenakan harga tetap untuk rute pengiriman seluruh kota yang sudah termasuk semua biaya dasar. Kemudahan ini juga didukung dengan kenyamanan  memesan langsung dari aplikasi mobile dan webapp Deliveree. Yang dimaksud dengan biaya dasar mencakup biaya sewa kendaraan, pengemudi, bahan bakar, tol, dan parkir.

“Kami memberikan harga fix (tidak ada tambahan-tambahan) seperti sewa truk, ongkos supir, BBM, tol, dan parkir. Semua full service. Satu hal yang menarik ialah, bila jasa logistik lainnya satu mobil/truk bisa memuat banyak barang (dari banyak customer), deliveree tidak melakukannya,” kata Rico Soselisa, Commercial Head Deliveree saat menjelaskan seluk beluk aplikasi Deliveree kepada wartawan, Rabu (10/10).

Lebih lanjut, ia mengklaim bahwa Deliveree menjadi perusahaan pertama yang sanggup memberikan layanan penuh dan biaya tetap yang transparan untuk pengiriman antar kota. “Kami mencakup semua rute besar di seluruh pulau Jawa dengan banyak pilihan armada truk yang bisa dipesan dengan pemberitahuan setidaknya 24 jam dan hingga dua minggu ke depan,” tambah Rico.

Untuk keamanan, tim Deliveree sudah mengantisipasi dengan fitur live chat  sehingga driver dan customer bisa terus berkomunikasi selama pengiriman/penjemputan barang. Selain itu, ada satu kebijakan unik untuk ‘tarikan jauh’, yakni setiap 4 jam sang driver harus melaporkan status mereka ke customer, contohnya seperti sedang istirahat, terjebak macet, dan sebagainya.

Tom Kim, CEO dan Co-Founder Deliveree

Bagi yang belum familiar, Deliveree telah lebih dulu dikenal sebagai penyedia jasa logistik dengan pilihan armada yang sangat beragam. Kini,  layanan kirim kargo antar kota dengan sistem FTL ini pun telah tersedia. Pilihan armada Deliveree tersedia mulai dari Fuso, Double Engkel Long (CDD Long), Double Engkel, Engkel Box, dan armada lainnya yang lebih kecil seperti Box Kecil dan Van. Untuk tahun depan, Deliveree berharap bisa menawarkan Tronton dan Wingbox.

Selain Indonesia, Deliveree juga sudah hadir di Thailand dan Filipina. Bila dibandingkan dengan 2 negara lain yang Deliveree hadir didalamnya, karakteristik konsumen Indonesia bisa dibilang ‘pemilih’ (picky). Itu disebabkan karena perkembangan startup yang pesat dan membludaknya layanan aplikasi logistik serupa. Maka dari itu, celah yang kami bisa manfaatkan adalah melalui layanan eksklusif dengan harga yang sangat kompetitif.

“Upaya lain yang kami lakukan dengan edukasi market mengenai layanan ini,” jelas Rico.

Sementara itu, Tom Kim, CEO dan Co-Founder Deliveree, menegaskan “Kami sangat senang dapat menghadirkan layanan FTL antar kota kami ke 23 kota di seluruh pulau Jawa dengan harga tetap termasuk semua biaya dasar yang terbaik di Indonesia. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan layanan populer bintang 5 kami dengan biaya bintang 2 untuk seluruh pelanggan di Indonesia,”.

Bicara mengenai harga, Deliveree sangat kompetitif khususnya bagi pemilik bisnis. Harga kirim antar kota Deliveree rata-rata 20-30% di bawah harga pasar. Berikut contoh harga beberapa rute dengan truk Double Engkel Long:

  • Jakarta – Surabaya Rp 5.700.000,-
  • Bandung – Semarang Rp 3.500.000,-
  • Surabaya – Bandung Rp 5.400.000,-
Tags: , , , , ,

  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

COMMENTS