
Mobitekno – Hingga saat ini, Astra tetap menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui program Desa Sejahtera Astra. Pada 25 Februari, salah satu desa binaannya, yakni Desa Sejahtera Astra Purworejo di Jawa Tengah, berhasil mengekspor mainan hewan berbahan kayu kopi dan sabut kelapa ke pasar Eropa serta Amerika Serikat. Produk ekspor ini memiliki nilai mencapai Rp35 miliar dan akan dikirim secara bertahap dalam kurun waktu satu tahun. Seremoni pelepasan truk pertama yang membawa kontainer produk menjadi simbol awal pengiriman.
Acara pelepasan ekspor ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso dan Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah. Turut serta dalam peresmian ini adalah Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Fajarini Puntodewi, serta beberapa perwakilan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso menyampaikan apresiasinya terhadap Astra karena telah membantu produk-produk desa menembus pasar internasional. Menurutnya, ekspor mainan hewan ini merupakan awal yang baik bagi UMKM di Purworejo untuk berkembang lebih jauh di pasar global. Ia berharap ke depannya, kerja sama antara Astra dan para pelopor ekspor dapat semakin memperkuat potensi ekspor bagi UMKM di seluruh Indonesia.
Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah menegaskan bahwa selama 68 tahun Astra telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia dan terus berupaya memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan bangsa. Ia menyoroti empat pilar utama dalam kontribusi sosial perusahaan ini, yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan, yang semuanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.

Astra Terus Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa melalui Kolaborasi dan Inovasi
Ekspor ini merupakan hasil kolaborasi antara Astra, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Melalui kerja sama ini, Astra berupaya mendorong daya saing produk lokal, memperluas akses pasar internasional, serta menciptakan ekosistem ekonomi desa yang lebih kokoh dan mandiri.
Sebagai bentuk penguatan industri berbasis desa, dalam acara ini juga dilakukan peresmian sentra produksi Desa Sejahtera Astra Purworejo. Sentra produksi ini akan berfungsi sebagai pusat pengolahan dan pengemasan produk berbasis limbah kayu kopi dan sabut kelapa agar memenuhi standar ekspor global.
Sejak bergabung dalam binaan Astra pada tahun 2021, Desa Sejahtera Purworejo ini telah mengalami perkembangan signifikan. Sebelumnya, desa ini dikenal sebagai pusat produksi bulu mata palsu yang telah berhasil menembus pasar lebih dari 23 negara di Eropa dan Amerika Serikat. Dengan kapasitas produksi tahunan berkisar antara 150.000 hingga 1.800.000 unit, desa ini terus berinovasi dengan mengembangkan produk-produk baru, seperti mainan hewan berbahan kayu kopi dan sabut kelapa. Produksi mainan hewan kini telah diperluas ke beberapa desa lain, seperti Popongan, Boro Wetan, Winong Lor, Winong Kidul, dan sejumlah desa lainnya.
Produk ini lahir dari inovasi masyarakat dalam mengolah sumber daya alam lokal, dengan menggunakan kayu kopi hasil peremajaan dan sabut kelapa yang diubah menjadi tali berkualitas tinggi untuk dijadikan mainan hewan ramah lingkungan. Berkat pendampingan dalam peningkatan standar produksi, pengemasan, dan strategi pemasaran, produk ini berhasil merambah pasar ekspor dan terus mengalami peningkatan permintaan dari berbagai negara.

Sejak 2021 hingga 2024, program Desa Sejahtera Astra Purworejo telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Pendapatan masyarakat meningkat hingga 70%, tercipta 80 lapangan pekerjaan baru, serta lebih dari 1.100 orang telah diberdayakan dalam rantai produksi dan ekspor. Produk-produk dari desa ini telah diekspor ke berbagai negara, termasuk Meksiko, Kolombia, Amerika Serikat, Serbia, Nigeria, Brasil, Rusia, Turki, Arab Saudi, dan India. Total nilai ekspor yang berhasil dicapai selama periode 2021–2024 mencapai Rp43,52 miliar.
Keberhasilan ekspor produk berbasis kayu kopi dan sabut kelapa semakin mengukuhkan peran Desa Sejahtera Astra dalam membawa produk lokal ke panggung internasional. Hingga saat ini, sebanyak 401 Desa Sejahtera Astra telah berhasil melakukan ekspor dengan nilai total mencapai Rp349 miliar sejak 2020 hingga 2024.
Dukungan perusahaan ini dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis desa sejalan dengan visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Dengan langkah-langkah strategis yang terus dilakukan, Astra berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat desa dan memperluas potensi ekspor produk lokal ke lebih banyak negara di masa mendatang.
Tags: Astra, Desa Sejahtera Astra