May 23, 2017

Review Xiaomi Redmi 4X: Kelas Menengah yang Memikat Hati

Penulis: Maulana
Review Xiaomi Redmi 4X: Kelas Menengah yang Memikat Hati  

MOBITEKNO – Ketika pertama kali hadir, lini smartphone Redmi buatan Xiaomi awalnya biasa-biasa saja. Namun seiring perubahan dari generasi ke generasi, kini anggota keluarga Redmi tampil jauh lebih premium walaupun diposisikan sebagai smartphone kelas menengah ke bawah.

Salah satu generasi Redmi terbaru yang dihadirkan adalah 4X. Berbeda dengan Redmi 1S yang pertama kali diluncurkan secara resmi di Indonesia, desain Redmi 4X sudah begitu menawan dengan bodi berbalut aluminium. Di sisi lain, spesifikasi hardwarenya pun ditingkatkan, baik dari sisi kapasitas RAM maupun jenis chipset yang digunakannya.

Berbekal chipset Snapdragon 435 racikan Qualcomm dan RAM sebesar 3 GB, sehebat apakah Xiaomi Redmi 4X bekerja? Berikut review Xiaomi Redmi 4X selengkapnya.

Kelengkapan

Redmi 4X sudah secara resmi dipasarkan di Indonesia. Seperti yang sudah-sudah, Xiaomi membalut Redmi 4X dengan kemasan penjualan yang terkesan biasa-biasa saja. Boks atau kotak penjualannya didominasi warna putih dan terlihat pada boks tersebut tulisan 4X.

Di dalam boks penjualannya masih sama seperti smartphone-smartphone pada umumnya yang dipasarkan di Indonesia. Namun, Xiaomi tak menyertakan headset dalam paket penjualannya.

Berikut paket penjualan Xiaomi Redmi 4X:

Unit Xiaomi Redmi 4X
Kabel data MicroUSB
Charger
Manual

Desain

Secara keseluruhan, desain bodi dari Xiaomi Redmi 4X tak jauh berbeda dengan generasi sebelumnya, Redmi 3. Keduanya sama-sama menggunakan aluminium sebagai material utamanya. Meski begitu, smartphone ini tetap nyaman dan tidak licin saat digenggam. Begitu juga saat dimasukkan ke dalam saku celana karena ukurannya yang minimalis.

Seperti smartphone Android kebanyakan, Redmi 4X juga dibekali tiga tombol kapasitif di sisi depan, tepatnya di bawah layar. Ketiga tombol kapasitif tersebut adalah Menu, Home dan Back. Tak ketinggalan, Xiaomi juga menyematkan kamera depan 5 MP serta sensor Light Ambience.

Tombol pengoperasian lainnya yang turut disematkan oleh Xiaomi adalah tombol Power dan Volume (+/-) yang diletakkan di sisi kanan perangkat. Sementara, pada sisi atas perangkat pengguna bisa menemukan Jack Audio 3.5 mm dan sensor Infrared.

 

Sedangkan untuk slot microSD serta SIM Card di letakkan di sisi kiri. Redmi 4X mengadopsi dukungan Dual SIM Card. Namun, untuk penempatan SIM Card kedua (Nano SIM), perlu berbagi wadah dengan microSD Card. Mungkin, hal inilah yang patut disayangkan.

Sementara untuk melakukan pengisian baterai dan memindahkan data dari smartphone, pengguna bisa memanfaatkan port microUSB yang diletakkan di sisi bawah. Port microUSB tersebut diapit oleh dua buah speaker yang berfungsi untuk mendengarkan lagu atau musik.

 

Beralih ke sisi belakang perangkat, Redmi 4X telah dibekali dengan kamera utama 13 MP yang juga dilengkapi dengan dua buah LED flashlight. Walaupun masuk dalam jajaran smartphone kelas menengah ke bawah, Redmi 4X telah dibekali sensor Fingerprint. Inilah salah satu “selling point” Redmi 4X di mata penggila gadget.

Disokong dengan ukuran layar 5 inci yang memiliki resolusi HD serta desain bodi yang sedikit membulat di keempat sisinya, justru menjadikan smartphone ini sangat nyaman dioperasikan dengan satu tangan. Tak kalah menarik, dukungan baterai yang disematkan, yakni 4.100 mAh.

 

Fitur & Performa

Soal aplikasi bawaan, Xiaomi tak begitu banyak menyematkan aplikasi yang bisa meningkatkan produktivitas Redmi 4X. Layaknya smartphone Android yang beredar di pasaran, smartphone ini juga dibekali aplikasi racikan Google dan beberapa aplikasi pendukung lainnya, seperti Calculator, Clock, Recorder, Scanner dan Compass.

Meski begitu, bukan berarti Redmi 4X tak memiliki aplikasi bawaan yang menarik untuk digunakan. Untuk mengoptimalisasi perangkat, pengguna bisa memanfaatkan  aplikasi Security.

Aplikasi Security yang dibenamkan juga tak hanya berhubungan dengan keamanan, seperti Antivirus dan Blocklist, namun juga ditopang beberapa fitur menarik lainnya yang bertujuan untuk mengoptimalkan sistem operasi Android yang terpasang, seperti Junk Cleaner, Battery Saver, Deep Clean, dan Data Usage.

Menariknya, di dalam aplikasi Security ini juga terdapat beberapa tool yang cukup bermanfaat bagi Anda yang senang mengoprek smartphone Android, seperti Automated Tasks, Connection Speed, dan Test Network. Tentu saja, dukungan tersebut sangat menarik bagi para “geek”.

Beralih ke aplikasi Camera bawannya, Xiaomi Redmi 4X mempunyai sembilan mode pemotretan yang bisa digunakan. Di antara kesembilan mode pemotretan tersebut adalah Panorama, Timer, Audio, Manual, Straighten, Beautify, HHT, Scene, dan Tilt-shift.

Bagaimana dengan dukungan untuk menunjang performanya? Ditujukan untuk kelas menengah ke bawah, spesifikasi hardware yang dibenamkan oleh Xiaomi ke dalam Redmi 4X juga tak kalah menarik.

Untuk dapur pacunya, smartphone ini telah dibekali dengan chipset Snapdragon 435 (MSM8940) besutan Qualcomm yang dipadukan dengan RAM sebesar 3 GB, ROM berkapasitas 32 GB serta GPU Adreno untuk menunjang grafisnya. Chipsetnya sendiri memiliki prosesor Octa-core Cortex-A53 dengan clock speed 1.4 GHz.

Dengan spesifikasi hardware yang cukup mumpuni untuk kelas menengah serta dukungan MIUI 8 berbasis Android 6.0.1 alias MArshmallow, transisi antar menu di dalam aplikasi juga bisa berjalan lancar. Oleh karena itu, pengguna tak perlu khawatir lag atau gagal beroperasi.

Soal kemampuan multitasking, smartphone ini juga mampu menjalankan berbagai aplikasi secara bersamaan tanpa tersendat-sendat. Pasalnya, Redmi 4X masih sanggup membuka beberapa aplikasi yang cukup berat secara bersamaan dengan lancar. Contohnya saja, WhatsApp, Google Chrome, dan beberapa aplikasi media sosial, seperti Facebook atau Twitter.

Untuk melakukan pengujian saat bermain game, Mobitekno.com menjajal Redmi 4X dengan memainkan salah satu game yang cukup berat dan populer, yakni Asphalt 8 Airborne. Ketika diuji dengan menggunakan konfigurasi High, game ini masih bisa berjalan sangat lancar dengan angka rata-rata fps yang cukup tinggi.

Tak berhenti sampai di situ, untuk mengetahui kinerja Redmi 4X yang diuji, Mobitekno.com juga menggunakan beberapa aplikasi pengujian atau benchmarking, seperti AnTuTu 6, GeekBench 4 dan PCMark. Hasilnya adalah sebagai berikut.

Berikut ini hasil pemotretan menggunakan Xiaomi Redmi 4X:

 

 

 

Spesifikasi

Sebagai smartphone kelas menengah ke bawah, Xiaomi Redmi 4X telah dibekali dengan chipset yang cukup bertenaga dan kapasitas RAM yang leluasa. Tak hanya itu, kapasitas internal storagenya juga terbilang luas.

Berikut spesifikasi Xiaomi Redmi 4X:

Layar 5 inci (1.280 x 720 piksel)
Sistem Operasi Android 6.0.1 Marshmallow
Chipset Qualcomm MSM8940 Snapdragon 435
Prosesor Octa-core 1.4 GHz Cortex-A53
GPU Adreno 505
Kamera 13 MP autofocus, LED Flash (belakang); 5 MP (depan)
RAM 2 / 3 GB
Media Penyimpanan 16 / 32 GB internal, MicroSD hingga 256 GB
Jaringan GSM/HSPA/4G LTE
Kartu SIM Dual SIM Card
Komunikasi dan fitur WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth® v 4.2, Wi-Fi Direct, radio FM
Audio MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, MIDI, WAV, AC3, FLAC
Video DivX, H.264, MPEG4, H.263, Xvid, 3gp
Sensor Fingerprint, Accelerometer, Gyro, Proximity, Compass, Ambient Light Sensor
Baterai 4.100 mAh Lihitum-ion

Kesimpulan

Seperti yang sudah-sudah, lini produk Redmi kali berhasil menciptakan impresi yang cukup tinggi sebagai smartphone kelas menengah yang juga menyasar konsumen pemula. Tak hanya itu, Xiaomi juga berhasil merancang Redmi 4X dengan tampilan yang ciamik, terutama dengan dukungan layar 2.5D.

Berbicara soal performa, smartphone ini juga mampu menjalankan beragam aplikasi, mulai dari olah dokumen, cek e-mail, memutar musik atau film dan juga sebagai perangkat hiburan untuk bermain game di waktu senggang.

Redmi 4X telah ditenagai dengan chipset Snapdragon 435 (MSM8940) besutan Qualcomm yang dipadukan dengan RAM sebesar 3 GB serta internal storage berkapasitas 32 GB. Tentu saja, spesifikasi tersebut sudah lebih dari cukup sebagai sebuah smartphone kelas menengah.

Kapasitas baterai sebesar 4.100 mAh ditambah dengan dukungan sensor Fingerprint untuk keamanannya, menjadi “selling point” smartphone yang sudah secara resmi dipasarkan di Indonesia ini. Jika Anda tertarik untuk membelinya, smartphone ini dibanderol dengan harga Rp 2 jutaan.

Tags: , , , , ,


COMMENTS