May 25, 2022

Rayakan Eksistensi Street View Selama 15 Tahun, Google Perkenalkan Modul Kamera Baru yang Lebih Portabel

Penulis: Iwan RS
Rayakan Eksistensi Street View Selama 15 Tahun, Google Perkenalkan Modul Kamera Baru yang Lebih Portabel  

Mobitekno – Layanan Google Street View sudah eksis untuk melayani jutaan pengguna di seluruh dunia sejak 15 tahun lalu. Untuk menandai layanan yang menyediakan foto panorama jalan-jalan di berbagai pelosok dunia secara detail ini, Google menghadirkan beberapa fitur gres.

Fitur baru tersebut diantaranya fungsi “time travel” atau mesin waktu yang memungkinkan pengguna dapat melihat foto sebelumnya yang diambil oleh kamera Google.

Google juga melakukan peningkatan penting dalam proses pengambilan/dokumentasi data/gambar Street View untuk Google Maps dengan memperkenalkan kamera terbaru. Sistem kamera baru modular ini berbobot relatif ringan, hanya sekitar 7kg sehingga mudah dipasang di mobil apa pun dengan rak atap dan dikendalikan dari perangkat seluler.

Modul kamera baru untuk Google Street View

 

Modul kamera lama untuk Google Street View

 

Sebelumnya, kamera Google Street View membutuhkan dudukan kendaraan khusus dan peralatan pemrosesan yang canggih untuk beroperasi.

Google juga memperkenalkan daftar lokasi/tujuan paling populer bagi pengguna, dimana Burj Khalifa di Dubai menjadi lokasi posisi puncak untuk bangunan diikuti oleh Menara Eiffel di Paris dan Taj Mahal di Agra, India.

Menariknya, Google mengatakan Indonesia adalah negara paling populer untuk Street View, melampaui Amerika Serikat, Jepang, Meksiko, dan Brasil.

Jakarta, sebagai Ibu kota Indonesia, juga menjadi kota yang paling banyak ditelusuri, mengalahkan Tokyo (Jepang), Mexico City (Meksika), serta Sao Paolo dan Buenos Aires di Brasil.

Melalui blog-nya, Google dengan bangga menyatakan bahwa mereka telah mengumpulkan 220 miliar gambar dan melakukan perjalanan lebih dari 10 juta mil (sekitar 16 juta km) sejak gambar pertama dirilis dari kota-kota termasuk San Francisco, New York, dan Miami.

Hingga kini, Google Street View telah menyediakan cara mudah bagi pengguna Internet untuk dapat melakukan “wisata virtual” dengan mudah melalui pemandangan panoramanya di tempat menarik di seluruh dunia, mulai dari puncak gunung Everest di antara Nepal dan Tibet hingga ke kumpulan terumbu karang terbesar dunia Great Barrier Reef di Australia.

Selain dimintai penggguna karena semakin luas jangkauannya, layanan Google Street View juga menuai kritik dari beberapa negara Eropa, seperti Jerman karena berkaitan dengan masalah privasi. Termasuk beberapa momen gambar kurang etis ataui bersifat personal yang tidak sengaja didokumentasikan Google.

Tags: , , , ,


COMMENTS