December 12, 2022

Pindah Ke Serbia, Pendiri Terraform Labs Do Kwon Coba Hindari Jeratan Hukum?

Penulis: Iwan RS
Pindah Ke Serbia, Pendiri Terraform Labs Do Kwon Coba Hindari Jeratan Hukum?  

Mobitekno – Pihak berwenang Korea Selatan diketahui telah meminta pemerintah Serbia untuk bekerja sama menangkap Do Kwon melalui koordinasi dengan pihak Interpol yang juga telah mengeluarkan red notice terhadap pendiri platform blockchain Terraform Labs tersebut.

Menurut perkembangan terakhir, Do Kwon yang mengembangkan mata uang kripto Terra Luna dan TerraUSD telah pindah ke negara Serbia. Demikian menurut penyelidikan terbaru dari otoritas Korea Selatan.

Do Kwon mulai berurusan dengan pihak hukum sejak nilai dua token tersebut ambruk pada Mei tahun ini. Nilanya yang ambruk berdampak industri kripto karena membuat raibnya aset digital senilai US$60 miliar yang dibuat oleh Kwon.

Do Kwon awalnya diduga tinggal di Singapura. Namun saat otoritas Korea Selatan mulai meningkatkan proses penyelidikan mereka, penampakan Kwon juga belum terlihat di negara yang menjadi basis Terraform Labs tersebut.

Dalam perkembangan terakhir, otoritas Korea Selatan justru telah meminta kerja sama dengan pemerintah Serbia karena dugaan Do Kwon saat ini telah tinggal di negara Balkan tersebut. Menurut kantor berita Yonhap, berdasarkan sumber dari pihak di kantor kejaksaan Seoul yang tidak mau disebutkan namanya, Kwon telah pindah ke Serbia sejak bulan lalu tapi belum diketahui apakah masih berada di negara yang terkurung dengan daratan tersebut.

Runtuhnya ekosistem Terra awal tahun ini pada Mei 2022 mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh ruang crypto. Stablecoin asli Terra, TerraUSD (UST), kehilangan pasaknya terhadap Dolar AS yang selanjutnya melikuidasi LUNA, cryptocurrency asalnya.

Seperti bos bursa kripo FTX, Sam Bankman-Fried (SBF) yang membantah telah melakukan kejahatan di industri kripto belum lama ini, Do Kwon juga membantah melakukan kesalahan dengan Terraform Labs dengan alasan bahwa undang-undang pasar modal tidak berlaku untuk token crypto.

Meskipun lokasi fisiknya belum diketahui pasti, Kwon telah muncul di media sosial Twitter. Dalam serangkaian tuduhan baru-baru ini, Kwon justru menyalahkan SBF dan cypto lender Genesis yang menjadi penyebab keruntuhan nilai kripto Terra-LUNA.

Kwon meyakini bahwa pinjaman Genesis Global senilai US$1 miliar (dalam bentuk stablecoin UST) ke SBF dimanfaatkan sebagai modal amunisi untuk melakukan serangan (peg attack) di stablecopin TerraUSD.  Benar tidaknay informasi Kwon tersebut tentu perlu dilihat lebih lanjut. Sejauh ini belum diketahui siapa yang bersalah atau bertanggung jawab atas gonjang-ganjing di dunia kripto tersebut. Masing-masing pihak tampaknya masih saling menyalahkan meski belum memilki bukti nyata di mata hukum.

Tags: , , , , , , , , , ,


COMMENTS