March 11, 2022

Rancang Metaverse Indonesia, WIR Group Ingin Gandeng Banyak Pihak

Penulis: Iwan RS
Rancang Metaverse Indonesia, WIR Group Ingin Gandeng Banyak Pihak  

Mobitekno – Nama WIR Group, perusahaan lokal yang masuk dalam daftar “Metaverse Companies to Watch in 2022” versi majalah Forbes GE, belakang ini menarik perhatian karena digandeng oleh Bank BNI dan BRI untuk mengembangkan platform metaverse mereka.

Kolabarasi lanjutan dengan berbagai pihak lainnya akan dilakukan WIR Group sejalan dengan rencananya memperkenalkan prototipe Metaverse Indonesia di etalase global saat berlangsungnya ajang G-20 Indonesia 2022 di Bali nanti.

Daniel Surya, Executive Chairmand & Co-Founder WIR Group mengatakan bahwa Metaverse Indonesia akan dibangun dengan dukungan teknologi artificial intelligence (AI), virtual reality (VR), dan augmented reality (AR).

“Platform Metaverse Indonesia nantinya juga akan menghadirkan kota-kota besar di Indonesia dengan tata kelola yang digunakan bersifat kredibel dan berdasarkan nilai-nilai dan kearifan budaya bangsa,” ujarnya kemarin (Kamis, 10/3).

Selain dukungan pemerintah, terkait VR dan AR dalam pengembangkan Metaverse Indonesia, WIR Group juga mencoba mengajak Meta (Facebook) dan Microsoft yang sudah merilis VR/AR headset (Oculus) dan smartglasses (HoloLens).

Selain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), mitra lokal lainnya yang diajak WIR Group adalah Trisakti School of Multimedia (sektor pendidikan), Museum Boga Indonesia (budaya dan kuliner) dan Triniti Land (sektor properti).

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong kolaborasi multipihak dalam mewujudkan metaverse versi Indonesia agar bermanfaat bagi masyarakat Indonesia di era digital.

“Tentunya perkembangan ini menggunakan sumber daya, konektivitas, dan semua elemen informatika di Indonesia, serta melibatkan berbagai perusahaan yang telah berfokus untuk mengembangkannya” ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate beberapa waktu lalu.

“Metaverse yang awalnya merupakan konsep fiksi ilmiah dapat menjadi kenyataan yang terus bertambah dan semakin riil seiring berkembangnya teknologi dan konektivitas,” ujar Gupta Sitorus, Chief Marketing Officer WIR Global.

Menurut Gupta Sitorus, pembangunan Metaverse Indonesia membutuhkan waktu cukup lama dan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2024 mengingat pembangunan metaverse memiliki kompleksitas yang tinggi.

Saat ini WIR Group tengah mempersiapkan fase pengembangan platform Metaverse di Jakarta, Bali dan Ibu Kota Negara (IKN). Dengan bimbingan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Investasi/BKPM, WIR Group dapat menciptakan inovasi baru yang relevan dan selaras dengan visi dan tujuan negara.

“Dunia metaverse ini tidak terbatas, namun untuk menavigasi serta berinteraksi di dunia ini diperlukan cara-cara khusus. Kami turut serta membangun metaverse dengan keahlian kami dalam pengembangan augmented reality terkini yang bisa menjawab kebutuhan metaverse masa depan”, jelas Gupta.

Gupta Sitorus optimistis, sumber daya manusia dalam negeri mampu mengembangkan teknologi metaverse. Sebab, adanya dukungan dari pemerintah yang dilakukan secara masif akan sangat berpengaruh terhadap pengembang berbagai sektor kehidupan. Dalam waktu yang relatif cepat, visi pengembangan sektor teknologi metaverse secara pesat di Indonesia dapat terwujud.

Tags: , , , , , , , ,


COMMENTS