October 2, 2020

Solusi Hybrid Cloud Topang Operasional yang Konsisten di Lingkungan Multi-Cloud

Penulis: Rizki Romdoni
Solusi Hybrid Cloud Topang Operasional yang Konsisten di Lingkungan Multi-Cloud  

Mobitekno – Di saat perusahaan-perusahaan di manapun berjuang untuk menghadapi realitas baru, ada satu hal yang menjadi lebih jelas, yakni fleksibilitas. Nutanix sebagai pemimpin komputasi cloud untuk enterprise, kembali mengumumkan temuan terbarunya dalam sebuah laporan yang menganalisis tantangan dan peluang utama terkait penerapan hybrid cloud.

Ketika sebagian besar perusahaan menilai hybrid cloud adalah model TI yang ideal, laporan ini menunjukkan banyak perusahaan masih kesulitan untuk menggunakannya – sebanyak 70% perusahaan meyakini transformasi mereka membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. Namun, tujuannya jelas: hampir semua responden (95%) merasa perusahaan mereka akan memperoleh keuntungan dari implementasi hybrid cloud yang menyediakan konstruksi dan operasional TI yang konsisten di lingkungan multicloud.

“Ketika ASEAN menghadapi munculnya realitas bisnis baru, organisasi modern mencari fleksibilitas tinggi dan desentralisasi berbagai sumber daya agar seluruh sumber daya tersebut tersedia ketika diperlukan,” kata Neville Vincent, Wakil Presiden, South Asia Pacific, Nutanix.

Penggunaan multi-cloud – baik public, private, maupun di edge, kata Vincent, memungkinkan perusahaan-perusahaan menempatkan infrastruktur TI mereka di tempat yang paling membutuhkan. Riset ini menunjukkan bahwa fleksibilitas akan terus menjadi pertimbangan penting, dan hanya bisa tercapai melalui konstruksi, operasional, dan tool yang konsisten.

“Hybrid cloud adalah pilihan yang tepat untuk perjalanan ini. Tak hanya memenuhi kebutuhan bisnis dengan cepat, hybrid cloud juga memungkinkan dan mendorong perusahaan dalam mempersiapkan masa depan multi-cloud.” ujar Vincent.

Fleksibilitas tak lagi berarti menggunakan public dan private cloud, tapi hal tersebut kini berarti memiliki pengalaman yang konsisten, melalui praktik tooling dan operasional di berbagai cloud, hingga menyederhanakan kemampuan memindahkan aplikasi dan data ke lingkungan cloud yang paling sesuai.

Laporan yang inisiatifnya dari Nutanix dan dibuat oleh firma riset pasar independen Vansoun Bourne ini menganalisa berbagai tantangan bisnis utama yang saat ini dihadapi dalam mengelola infrastruktur di public dan private cloud. Firma tersebut melakukan survei terhadap 650 pengambil keputusan di bidang TI yang berasal dari sejumlah industri, dengan berbagai skala perusahaan dan lokasinya yang tersebar di kawasan Amerika; Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA); serta Asia Pasifik dan Jepang (APJ).

Perusahaan-perusahaan mencari fleksibilitas. Ini bukan lagi pilihan antara private atau public atau antara beberapa penyedia public cloud. Organisasi/perusahaan harus mencari solusi yang menyediakan pengalaman yang konsisten, melalui praktik tooling dan operasional yang merata di multicloud untuk mengatasi tantangan dan inefisiensi operasional yang dihadapi saat ini. Lingkungan hybrid cloud yang optimal memungkinkan konsistensi yang dibutuhkan untuk memperoleh keuntungan sepenuhnya dari fleksibilitas penggunaan multicloud, baik private maupun public

Tags: , , , , ,


COMMENTS