November 1, 2019

GrabFood Luncurkan GrabFood Signature di Indonesia

Penulis: Karyo | Editor: Rizki Romdoni
GrabFood Luncurkan GrabFood Signature di Indonesia  

Mobitekno – GrabFood menandai pencapaian bisnis terbarunya sebagai platform pesan-antar makanan terbesar berdasarkan total nilai penjualan atau GMV (gross merchandise value) dan platform pesan-antar makanan #1 yang paling sering digunakan di Indonesia. Dalam sebuah survei konsumen yang dilakukan oleh Kantar, sebuah perusahaan riset global, 58% konsumen di Indonesia mengatakan GrabFood adalah platform pesan-antar makanan yang paling sering mereka gunakan.

Untuk merayakan pencapaian tersebut, belum lama ini GrabFood mengumumkan peluncuran GrabFood Signature di Indonesia – serangkaian pilihan menu unik dari para mitra usaha favorit pelanggan, yang tersedia secara eksklusif di GrabFood.

GrabFood berkolaborasi dengan lebih dari 60 mitra usaha di seluruh Indonesia untuk bersama-sama mengembangkan menu signature eksklusif yang hanya tersedia melalui pemesanan di GrabFood berdasarkan data mengenai pilihan makanan dan minuman populer di GrabFood dan wawasan tentang tren konsumen.

Grab Sign

Beberapa menu GrabFood Signature, diantaranya Jalapeno Cheese Mozzarella Burger dari Burger King, Toffee Nut Latte dan Caramel Macchiato dari Kopi Kenangan, Sambel Kecombrang dan Sambel Andaliman dari Se’i Sapi Lamalera (cabai yang tumbuh di wilayah Jawa Barat dan Sumatera Utara), di antara sederatan menu baru GrabFood Signature lainnya.

Selain itu, ada juga menu GrabFood Signature yang berasal dari restoran lokal seperti Kopi Kenangan, KopiSoe, serta UMKM seperti Pesenkopi, Se’i Sapi Lamalera, Bebek Kepahiang Babase, Zeribowl, dan Big Bananas.

Pada fase awal ini, lebih dari 100 menu GrabFood Signature akan tersedia melalui lebih dari 600 outlet F&B di Bali, Bandung, Cirebon, Jakarta, Makassar, Malang, Mataram, Medan, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta – dimana semuanya dapat dengan mudah diakses melalui aplikasi GrabFood.

Menurut Demi Yu, Head of GrabFood Indonesia, pesan-antar makanan merupakan layanan krusial dalam keseharian para pelanggan yang telah menjadi bagian inti dari komitmen Grab sebagai everyday everything app.

Grab Sign2

“GrabFood telah tumbuh dengan pesat dan saat ini merupakan platform pesan-antar makanan terbesar berdasarkan GMV di Indonesia, didorong oleh strategi hyperlocal kami yang kuat. Kemitraan kami dengan para mitra usaha yang solid, pemanfaatan teknologi terbaik dalam menciptakan pengalaman pengguna yang bersifat hyperpersonal dan perluasan jaringan GrabKitchen yang pesat merupakan faktor-faktor pendorong pertumbuhan dan peningkatan popularitas GrabFood di Indonesia,” kata Demi saat peluncuran GrabFood Signature  di Jakarta, Rabu (30/10).

“GrabFood Signature adalah inovasi terkini yang akan membantu para mitra usaha kami dalam meningkatkan pendapatan mereka. Mengikuti selera konsumen dan tren makanan yang kian berkembang, GrabFood Signature memungkinkan mitra usaha untuk bereksperimen dengan rasa serta menguji resep baru untuk menarik lebih banyak pelanggan dengan cara-cara yang kreatif. Kami yakin GrabFood Signature dapat membantu mendorong peningkatan penjualan yang signifikan,” tambah Demi

Sementara itu Ichmeralda Rachman, Kepala Pemasaran GrabFood dan Bisnis Baru, Grab Indonesia mengatakan, “Kami selalu mencari cara baru untuk memanjakan dan memberikan pengalaman terbaik kepada para pelanggan dan mitra usaha kami.”

“Melalui GrabFood Signature, kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan para mitra usaha untuk menghadirkan pilihan menu baru yang inovatif kepada para pelanggan, yang semuanya diolah berdasarkan tren makanan terbaru. Kami tidak sabar untuk mengembangkan lebih banyak menu makanan dan minuman eksklusif kami untuk memberikan konsumen beragam pilihan sajian unik dari para merchant favorit mereka,” ujar Ichmeralda Rachman yang akrab disapa Melda ini pada kesempatan yang sama.

Lebih jauh Melda menjelaskan bahwa adanya trend makanan terbaru dan terfavorit tersebut berkat data yang diolah dengan teknologi AI. “Dengan teknologi AI tersebut akan dapat diperoleh berbagai masukan tentang menu makanan yang paling banyak dipesan atau yang paling banyak disukai atau juga menu-menu yang lagi trend saat ini di wilayah tertentu. Informasi tersebut nantinya menurut Melda bisa diberikan atau direkomendasikan kepada para  merchant untuk menjadi bahan rujukan dalam menciptakan atau mengembangkan menu-menu baru,” jelas Melda.

Tags: , , ,


COMMENTS