June 18, 2018

Microsoft Mungkin akan Beralih dari Prosesor Intel ke Qualcomm untuk Headset HoloLens 2

Penulis: Iwan RS
Microsoft Mungkin akan Beralih dari Prosesor Intel ke Qualcomm untuk Headset HoloLens 2  

Mobitekno –┬áSejak HoloLens diumumkan tiga tahun lalu (2016), Microsoft akhirnya diketahui akan merilis headset AR (Augmented Reality) penerusnya, HoloLens 2, pada awal tahun depan nanti.

Setelah diketahui akan lebih ringan, memiliki area pandang lebih luas, dan lebih murah dari versi pertamanya, kabar terbaru menyebutkan jenis prosesor yang akan digunakannya.

Menurut bocoran yang didapatkan Engadget, HoloLens 2 akan diperkuat dengan prosesor Snapdragon XR1 yang dirancang khusus oleh Qualcomm untuk komputasi yang melibatkan AR dan VR. Seperti diketahui, HoloLens generasi pertama menggunakan prosesor buatan Intel (32-bit 1 GHz)

XR1 akan mengintegrasikan teknologi berbasis arsitektur heterogeneous computing Qualcomm, yang meliputi ARM multicore Central Processing Unit (CPU), vector processor, Graphics Processing Unit (GPU), dan Qualcomm AI Engine.

Fitur lainnya yang mendukung prosesor ini antara lain advanced XR software service layer, machine learning, SDK khusus (Snapdragon XR Software Development Kit), dan teknologi Qualcomm untuk konektivitas dan sekuriti.

HoloLens 2

Platform XR1 juga menyediakan dukungan AI engine untuk komputasi langsung pada perangkat (on-device processing) sehingga bekerja lebih efisien dan cepat. Sanpdragon XR1 juga menyediakan dukungan directional audio, 3D overlays, dan video 4K (pada at 60 fps).

HoloLens 2 bersandi ‘Sydney’ ini disebut akan membawa peningkatan pada Holographic Processing Unit, kemampuan AI dan performa Kinect-like depth camera-nya. Salah satu tantangan Microsof pada headset ini nantinya adalah bagaimana meningkatkan area pandangnya (field of view) yang masih terbilang kurang luas/lebar. Cukup susah mengingat di satu sisi Microsoft juga harus dapat membuat headset ini masih relatif terjangkau.

Apakah headset yang akan menjalankan Windows 10 berbasis ARM (dengan Microsoft Mixed Reality UI) akan mendapat respon yang lebih luas daripada versi pertamanya? Kita tunggu saja.

Tags: , , , , , , ,


COMMENTS