March 9, 2018

Genjot Percepatan Industri Fintech, Kolaborasi EV HIVE dan BTPN Lahirkan “Jenius x EV HIVE Coworking Space”

Penulis: Rizki Romdoni | Editor: Desmal Andi
Genjot Percepatan Industri Fintech, Kolaborasi EV HIVE dan BTPN Lahirkan “Jenius x EV HIVE Coworking Space”  

Mobitekno – Genap satu bulan setelah pengumuman pembukaan coworking space (ruang kerja bersama) di kantor Pos Indonesia kawasan Pasar Baru (31/1), kini EV HIVE kembali meresmikan kemitraan strategis dengan Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) melalui Jenius–layanan life finance bagi digital savvy– dan PT Bahanasemesta Citranusantara dengan meluncurkan Jenius x EV HIVE Coworking Space yang berlokasi di menara BTPN lantai 47, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Ini menjadi coworking space ke-17 yang akan dikelola oleh EV HIVE.

Kebutuhan ruang kerja bersama diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir tahun, seiring kemajuan digital economy di Indonesia yang ditandai dengan menjamurnya startup lokal.

Tentunya, tidak semua startup mapan lantas bisa menyewa ruang gedung perkantoran. Kehadiran EV HIVE di menara BTPN ini setidaknya membantu mereka, melalui kolaborasi dan ber-kokreasi sekaligus berbagi pengalaman, gagasan, serta mengembangkan ide-ide baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Secara khusus, kehadiran EV HIVE di menara BTPN untuk pengembangan industri teknologi finansial (Fintech), karena kami berpartner dengan Jenius,” kata Carlson Lau, CEO dan Co-Founder EV HIVE, Rabu (7/3).

Dirinya mengungkapkan soal pertimbangan apa saja yang mesti dilakukan ketika membuka coworking space baru. Ia menyatakan yang paling penting ialah harus ada kontribusi dari dua sisi.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menciptakan ekosistem yang baik antara Jenius, EV HIVE dan komunitas pegiat bisnis rintisan yang berada didalamnya,” jelas Lau.

Selain itu, lanjut Lau, dengan kolaborasi ini BTPN dapat memperoleh manfaat positif dari komunitas bisnis rintisan yang berada di bawah payung EV HIVE.

Kolaborasi ini bisa menjadi kekuatan baru di industri digital. Ke depan, Carlson berharap akan muncul start up yang menjadi unicorn Indonesia.

Di lain pihak, Direktur BTPN Arief Harris Tandjung, menyatakan bahwa industri Fintech sangat cerah ke depannya. Meski di tahun politik penuh dengan ketidak pastian, namun menurut Arief, industri Fintech tak akan terpengaruh. Justru dengan adanya pengembangan dari tempat kerja tradisional menjadi coworking space ini bisa mengakselarasi bisnis yang sedang dijalankan.

Sebagai informasi, Jenius x EV HIVE coworking space @Menara BTPN menyediakan ruang seluas 1.800m² dengan 40 ruang kantor khusus. Coworking space ini sudah menampung enam startup, diantaranya East Venture dan Warung Pintar.

Adapun harga sewa disesuaikan dengan jumlah kapasitas, di mana minimum startup bisa mengeluarkan biaya Rp6-7 juta (dihitung berdasarkan per kepala 2 juta) namun bisa merasakan beragam fasilitas yang disediakan EV HIVE. Hingga akhir bulan, EV HIVE menyediakan harga promo yakni 1,8 juta/orang.

 

Tags: , , ,


COMMENTS