September 4, 2021

Tinggalkan Formula E di 2022, Kegiatan Motorsport Mercedes-Benz Akan Fokus di Formula 1

Penulis: Desmal Andi
Tinggalkan Formula E di 2022, Kegiatan Motorsport Mercedes-Benz Akan Fokus di Formula 1  

Mobitekno – Mercedes-Benz melalui tim Formula E Mercedes-EQ menginformasikan akan mengakhiri kiprahnya di balapan Formula E pada akhir musim ke-8, Agustus 2022 nanti. Berikutnya, Mercedes-Benz akan memfokuskan dirinya ke masalah sumber daya untuk pengembangan kendaraan listrik. Sementara untuk aktivitas motorsport, Mercedes-benz akan fokus di Formula 1 saja. Sehingga dapat memperkuat status olahraganya sebagai laboratorium tercepat untuk mengembangkan dan membuktikan teknologi kinerja di masa depan.

“Selama dua tahun terakhir, Formula E telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menampilkan brand Mercedes-EQ dalam format sangat mutakhir dan benar-benar inovatif. Namun pada tingkat strategis, Mercedes AMG akan diposisikan dan diperkuat sebagai kinerja brand kami melalui penyelarasan yang erat dengan tim Formula 1 kamu yang memecahkan rekor. Dan F1 akan menjadi fokus motorsport utama perusahaan kami untuk tahun-tahun mendatang. Kami berharap kejuaraan Formula E ini, para emangku kepentingan, dan format inovatifnya dapat memberikan yang terbaik untuk masa depan karena dapat terus berkembang, dan kami berharap ini memiliki masa depan yang cerah,” ujar Bettina Fetzer, Vice President Marketing, Mercedes-Benz AG.

Sejak HWA Racelab pertama kali berpartisipasi di musim 5 Formula E, ini menjadi fondasi untuk partisipasi Mercedes-Benz di balapan kendaraan listrik ini. Tujuan utamanya adalah menciptakan sebuah standar untuk setiap tim yang berpartisipasi di Formula E. Hasilnya, kemenangan pertama bagi Mercedes diberikan oleh pembalap Stoffel Vandoorne di babak final musim 6. Dilanjutkan kembali pada awal musim ke 7 dengan kesuksesan yang sama. Dan puncaknya terjadi pada akhir Agustus 2021 kemarin di Berlin ketika Nyck de Vriew dan tim Formula E Mercedes EQ mampu menjadi juara dunia motorpsort listrik pertama, dengan memenangkan gelar ABB FIA Formula E World Championship Drivers and Teams.

Mercedes akan tinggalkan Formula E dan akan fokus di Formula 1

Secara paralel, Mercedes-Benz membuat pengumuman strategis pada akhir Juli bahwa brand tersebut akan siap untuk menjadi all-electric di akhir dekade, ketika kondisi pasar memungkinkan.

Mempertimbangkan usaha untuk mempercepat proses elektrifikasi, maka Mercedes-benz akhirnya memilih merelokasi sumber daya dari ABB Program Kejuaraan Dunia Formula E FIA ke balapan Formula 1.

Pembelajaran ini akan diwujudkan melalui arsitektur produk masa depan seperti platform AMG.EA, platform listrik kendaraan kinerja khusus yang akan diluncurkan pada tahun 2025, dan proyek-proyek seperti Vision EQXX.

“F1 menawarkan potensi yang besar untuk transfer teknologi, seperti yang dapat kita lihat dalam proyek yang sedang berlangsung seperti Vision EQXX, dan tim kami serta seluruh seri akan mencapai status net-zero pada akhir dekade ini,” ujar Markus Schäfer, Member of the Board of Management of Daimler AG and Mercedes-Benz AG.

Namun, sebelum meninggakan Formula E pada akhir musim 8, pimpinan grup tim tetap menyatakan akan terus bersaing dan juga memikirkan potensi penjualan tim ke pemilik baru.

 

Tags: , , ,


COMMENTS