October 23, 2020

Hadirkan Lima Produk Non-Smartphone di Indonesia, Huawei Ingin Perkuat Ekosistem Produk IoT

Penulis: Iwan RS
Hadirkan Lima Produk Non-Smartphone di Indonesia, Huawei Ingin Perkuat Ekosistem Produk IoT  

Mobitekno – Awal kuartal keempat tahun ini disambut Huawei dengan meluncurkan sekaligus lima produk non-smartphone di Indonesia yang terdiri dari smartwatch atau jam tangan pintar Watch GT 2 Pro, kaca mata pintar Gentle Monster-Huawei Eyewear II, dan tiga produk earphone/headphone dengan fitur ANC (Active Noise Cancelling).

Di ajang Mobile World Congress Shanghai 2019, Huawei sudah menjabarkan strategi besarnya di era 5G yang dinamakan ‘1+8+N’. Strategi ini bermakna satu (1) smartphone akan dibarengi dengan delapan (8) produk, seperti PC, tablet, TV, audio/speaker, kacamata, smartwatch, otomotif, earphone/headphone, sedangkan ‘N’ berkaitan dengan produk terkait mobile office, smarthome, olahraga, kesehatan, audio-visual, dan lain sebagainya.

Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia mengatakan bahwa hadirnya lima produk ‘wearable’ ini seiring dengan visi Huawei dalam lima tahun ke depan termasuk strategi ‘1+8+N’.

Khusus bagi pengguna gadget yang membutuhkan kualitas audio dan kenyaman yang berkualitas tinggi baik saat mobile atau di mana saja, Huawei menghadirkan sekaligus tiga produk earphone/headphone, yaitu TWS FreeBuds Pro, FreeLace Pro, dan headphone FreeBuds Studio.

“Produk terbaru kami ini menghadirkan perangkat audio berkualitas tinggi. Dilengkapi dengan teknologi ANC,” ujar Lo Khing Seng.

Selain ketiga produk earphone/headphone, Huawei juga memperkokoh kehadirannya di produk IoT (Internet of things) dengan merilis dua produk terbaru, yaitu smartwatch Watch GT 2 Pro dan kacamata pintar Eyewear II. Berikut penjelasan singkat masing-masing produk.

FreeBuds Studio

Headphone perdana dari Huawei ini langsung diposisikan di kelas premium dan bersaing langsung dengan headphone, seperti Sony WH-1000XM4 dan Bose 700. Desainnya disebut terinspirasi dari gramophone (pemutar piringan hitam). Headband-nya terlihat menonjol dengan material baja bulat antikarat (berdiameter 7 mm).

FreeBuds Studio mengusung fitur peredam bising aktif (ANC) hingga 40 dB. Dengan kualitas suara high-definition 48 kHZ, perangkat ini diklaim dapat menghadirkan pengalaman mendengarkan musik kelas HiFi.

Headphone yang mendukung koneksi Bluetooth 5.2 ini juga memilki driver dinamis 40 mm yang mendukung audio 24-bit. Kualitas transmisi audio pun dijamin tidak turun karena dukungan codec L2HC yang bitrate-nya diklaim mencapai 960 Kbps.

“HUAWEI FreeBuds Studio memiliki fitur SuperCharge, pengisian daya 10 menit dan dapat menyediakan 5 jam pemutaran musik dengan peredam bising aktif. Jika tidak diaktifkan mampu memutar musik hingga selama 20 jam,” ujar Khing Seng.

Headphone FreeBuds Studio dibanderol di harga Rp 4,3 juta. Huawei juga memberi bonus VIP Service dan voucher Member Center senilai Rp 300 ribu. Produk ini bisa didapatkan di Shopee, Lazada, BliBli, JD.ID, Tokopedia dan Eraspace.com. Semua produk ini juga tersedia secara offline mulai 30 Oktober 2020.

FreeBuds Pro

Earbuds berdesain elegan dan premium ini sudah mengsung teknologi TWS (True Wireless Stereo) yang menjanjikan suara stereo jernih dan cukup berkualitas. FreeBuds Pro berbobot ringan ini (60 gram) dibuat dengan bahan ramah lingkungan dan aman.

Earphone TWS ini juga dilengkapi dengan anti kebisingan yang disebut Hybrid Active Noise Cancellation (ANC) dalam tiga mode (Cozy Mode, General Mode dan Ultra Mode) yang bergantung pada tingkat kebisingan suara di sekitar. Misalnya, Ultra Mode di lingkungan dengan tingkat kebisingan tinggi.

FreeBuds Pro yang dilengkapi tiga mikrofon ini ditenagai baterai 55 mAh dan charging case 580 mAh. Durasi pemakaian tanpa fitur ANC aktif dapat mencapai 7 jam, sedangkan jika fitur ANC diaktifkan, FreeBuds Pro bisa bertahan selama 4,5 jam. Adapun pengisian baterai melalui port USB Type-C hingga penuh membutuhkan waktu selama 40 menit.

Huawei FreeBuds Pro dijual seharga Rp 2,299 juta dan tersedia dalam dua warna, yakni abu-abu (Silver Frost) dan hitam (Carbon Black).

FreeLace Pro

Berbeda dengan FreeBuds Pro, FreeLace Pro sesuai namanya masih menggunakan kabel untuk menghubungkan kedua driver-nya. Meskipun untuk diuhubungkan dengan smartphone atau sumber audio lainnya, earphone ini tetap menggunakan koneksi nirkabel Bluetooth 5.0.

Menurut Edy Supartono, Training Director Huawei CBG Indonesia, earphone yang berwarna cerah ini cocok bagi pengguna aktif atau yang sering berolahraga. FreeLace Pro berbobot hanya 34g ini hadir dengan 3 pilihan earbud dan berbahan premium kabel silikon yang fleksibel dan ramah kulit. Produk ini memiliki sepasang driver dinamis 14,2 mm dan mode game berlatensi rendah.

FreeLace Pro hadir dengan berbagai fitur untuk meningkatkan kenyamanan pengguna sehari-hari, mulai dari masa pakai baterai hingga HUAWEI HiPair. Huawei melengkapinya dengan remote in-line yang memiliki tombol fisik dan earbud yang mendukung input sentuh.

Pengguna dapat menggunakan remote untuk menghidupkan atau mematikan earphone, memasangkannya melalui Bluetooth, mengangkat atau mengakhiri panggilan, mengontrol musik dan banyak lagi.

Baterai FreeLace Pro berkapasitas 150 mAh yang dapat bertahan selama 24 jam untuk mendengarkan musik, 16 jam dengan ANC aktif, dan 11 jam waktu bicara dengan ANC tidak aktif. Untuk pengisian daya selama 5 menit, earphone ini dapat digunakan selama lima jam.

Huawei FreeLace Pro dijual seharga Rp 1,3 juta dengan bonus VIP Service dan voucher Member Center senilai Rp 100 ribu. Tersedia dalam warna Graphite Black dan Spruce Green, earphone ini akan dijual secara eksklusif di BliBli.

Watch GT 2 Pro

Sebagai model teratas dari Watch GT 2 series, smartwatch ini menawarkan nuansa elegan dan mewah, baik dari segi desain, fitur, dan spesifikasinya. Smartwatch yang bisa menjadi alternatif Samsung Galaxy Watch 3 atau Apple Watch 6 ini disebut Huawei dibuat dengan material berkualitas.

Untuk lapisan kacanya digunakan bahan saphire dengan bodi berbalut titanium dan case berbahan keramik. Panel layar OLED-nya sendiri berukuran 1,39 inci dengan resolusi 454×454 piksel dan didukung ditur auto brightness.

Seperti juga smartwatch premium pada umumnya, Huawei Watch GT 2 Pro juga memiliki ketahanan air hingga kedalaman 50 meter dalam waktu 10 menit.

Huawei Watch GT 2 Pro sudah menyediakan aplikasi tracking lengkap untuk menunjang aktivitas olahraga pengguna, mulai dari lari, jalan santai, bersepeda, hingga berenang. Terhitung lebih dari 100 jenis latihan/workout sudah siap digunakan oleh pengguna.

Tidak ketinggalan fitur TruSeen 4.0 untuk mendeteksi detak jantung, fitur pelacak gerakan, pengukuran kadar oksigen dalam darah (SpO2), hingga pelacakan kualitas tidur melalui TruSleep 2.0.

Dibanding pendahulunya, Watch GT 2 Pro punya masa daya tahan baterai (455 mAh) yang lebih lama/awet, yakni hingga dua minggu (pemakaian standar) dan dukungan pengisian daya cepat dan wireless charge. Pengguna dapat mengisi daya selama 5 menit untuk pemakaian selama 10 jam.

Smartwatch denagn internal storage 4 GB, prosesor Kirin A1 akan dijual seharga Rp 4,3 juta. Pembelian mulai tanggal 23 Oktober hingga 30 November 2020 akan mendapatkan bonus Huawei Band 3e, Watch GT 2 Pro black strip, VIP service, dan voucher Rp 300 ribu.

Gentle Monster-Huawei Eyewear II

Produk terakhir ini jarang hadir resmi di Indonesia. Huawei mencoba minat pasar denganb menghadirkan kacamata pintar sebagai hasil kolaborasinya dengan brand terkemuka asal Korea Selatan, Gentle Monster. Huawei menamakan produk ini Gentle Monster-Huawei Eyewear II yang bukan hanya digunakan sebagai produk fashion atau lifestyle, tapi juga fungsional untuk berkomunikasi.

Mengkombinasikan fashion dan teknologi, Gentle Monster-Huawei Eyewear II dapat digunakan sebagai perangkat audio untuk menerima telepon dan juga mendengarkan musik.

Gentle Monster-Huawei Eyewear II ini juga didukung material yang nyaman di kulit dan memiliki engsel yang tahan lama. Kontroler audio ditempatkan pada bagian gagang kacamata yang memungkinkan pengguna untuk memutar musik, mengatur volume, atau mengganti lagu.

Kacamata dapat dipakai selama 20 jam dan sudah mendukung teknologi pengisian nirkabel. Pengsian baterainya (2.200 mAh) membutuhkan waktu satu jam (60 menit). Perangkat yang telah bersertifikat IP67 (tahan air dan debu) ini akan dijual seharga Rp 6,3 juta (mulai tanggal 30 Oktober 2020). Pengguna yang membeli pada 30 Oktober hingga 30 November 2020 akan mendapatkan VIP service dan voucher member center Rp 100 ribu.

Tags: , , , , , , , , , , , , ,


COMMENTS