May 1, 2017

Review D-Link DIR-842 Wireless AC1200: Performa Mumpuni untuk Konektivitas Rumahan

Penulis: Maulana
Review D-Link DIR-842 Wireless AC1200: Performa Mumpuni untuk Konektivitas Rumahan  

MOBITEKNO – Perangkat router dengan standar konektivitas Wi-Fi 802.11n mungkin sudah cukup kencang bagi sebagian orang, terlebih untuk kebutuhan internet rumahan yang tak begitu kompleks.

Namun semakin tingginya kualitas video dan audio serta banyaknya perangkat konsol yang kini juga terhubung dengan internet membuat standar 802.11n sudah mulai ditinggalkan. Oleh karenanya, salah satu produsen perangkat jaringan, D-Link memiliki produk bernama D-Link DIR-842 Wireless AC1200.

Sesuai namanya, ia sudah mengantongi sertifikasi standar 802.11ac yang mampu beroperasi pada dua frekuensi secara simultan, yakni 2,4 GHz dan 5 GHz. Oleh karenanya, performa transmisi datanya pun jauh lebih baik dari standar sebelumnya 802.11n.

Kira-kira fitur apa lagi yang menarik dari router rumahan yang satu ini Berikut review D-Link DIR-842 Wireless AC1200 selengkapnya.

Kelengkapan

D-Link DIR-842 Wireless AC1200 datang dimensi kardus yang kecil namun cukup panjang. Seperti router konsumer kebanyakan, tak banyak paket penjualan yang disertakan olehnya.

Berikut paket penjualan D-Link DIR-842 Wireless AC1200 selengkapnya.

  1. Unit D-Link DIR-842 Wireless AC1200
  2. Kabel Ethernet
  3. Power Adapter
  4. D-Link Configuration Card
  5. Warranty & Safety Information

Desain

Layaknya router rumahan lainnya, D-Link DIR-842 Wireless AC1200 datang dengan bodi berwarna hitam polos. Agar terlihat lebih menarik, permukaan bagian atasnya sengaja dirancang dengan aksen yang bergaris-garis dan terpampang logo D-Link. Dengan total bobot 288 gram dan dimensi 190 x 133 x 38 mm, Anda tidak memerlukan ruang yang cukup besar untuk meletakkannya.

Sebagian besar, bodi yang membalut router ini memiliki lubang udara. Baik pada sisi atas, depan, samping, terlebih pada sisi bawah. Dengan ventilasi udara yang terbilang cukup banyak, panas yang dihasilkan ketika router bekerja bisa dikeluarkan dengan baik.

Agar bisa memancarkan sinyal Wi-Fi dengan optimal, router ini dibekali dengan empat buah antena eksternal. Dua di antaranya berada di sisi samping, sementara sisanya ada di sisi belakang. Masing-masing posisi dari antena tersebut bisa diputar sesuai dengan keinginan. Sayangnya, semuanya tidak dirancang secara modular sehingga Anda tidak bisa memodifikasi atau mengganti dengan antena eksternal lainnya.

Beralih ke sisi belakang, D-Link DIR-842 Wireless AC1200 dilengkapi dengan lima buah port RJ-45. Empat di antaranya difungsikan sebagai port LAN, sedangkan sisanya adalah port WAN yang khusus digunakan untuk mendapatkan koneksi internet.

Tepat di samping seluruh port RJ-45 tersebut, ada sebuah port power, tombol power, dan tombol WPS. Port power berfungsi untuk menghubungkan power adaptor dengan router. Jika sudah terhubung, Anda bisa menyalakan router ini dengan menekan tombol power. Sementara tombol WPS bermanfaat untuk mengoneksikan berbagai perangkat lain ke satu router yang sama tanpa harus mengetikkan password.

Selain dilengkapi dengan berbagai tombol tersebut, ada satu tombol lagi yang letaknya cukup tersembunyi. Ia adalah tombol reset. Jika tombol lainnya ada di bagian belakang router, tombol reset justu berada di bawah. Fungsinya sendiri adalah untuk mengembalikan kondisi router ke konfigurasi awal seperti saat pertama kali baru dibeli.

Fitur

Sebagai salah satu jajaran router high-end, D-Link DIR-842 Wireless AC1200 memiliki fitur yang terbilang cukup lengkap. Tak cuma itu, control panelnya pun memiliki tampilan yang terbilang sangat user friendly sehingga bisa dipahami dengan mudah oleh orang awam sekalipun.

Pada saat pertama kali digunakan, pengguna hanya perlu mengoneksikan router dengan perangkat end device seperti laptop, PC, atau smartphone. Setelah itu, akan muncul setup wizard yang memandu pengguna untuk bisa terhubung dengan koneksi internet. Dengan adanya DNS router lokal beralamat httpdlinkrouter.local, pengguna tidak perlu pusing untuk menghafal IP address dari router, cukup dengan mengetikkan alamat tersebut pada browser agar bisa mengakses control panel.

Pada dashboard halaman Home juga terlihat apakah konfigurasi koneksi internet yang dilakukan sudah berhasil atau belum. Selain itu, di halaman yang sama juga terpampang informasi mengenai status dan alamat IP dari router. Begitu pun informasi konektivitas Wi-Fi yang sedang aktif.

Jika ingin melakukan lebih banyak lagi konfigurasi, terdapat menu Settings yang memiliki beberapa sub menu, seperti Wizard, Internet, Wireless dan Network. Melalui sub menu Internet, pengguna bisa memilih jalur internet apa yang digunakan oleh ISP.

Sementara pada sub menu Wireless, Anda bisa mengubah nama akses Wi-Fi (SSID) dan password baik untuk frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz. Tak cuma itu, akses Guest juga bisa dibuat pada sub menu Wireless. Ini cukup bermanfaat jika ada tamu yang sedang bermain ke rumah agar bisa terkoneksi dengan internet namun tidak mengganggu pengguna lainnya.

Beralih ke menu Advanced, ada beberapa konfigurasi lainnya seperti QoS Engine, Firewall, Port Forwarding, Website Filter, Static Route, dan Dynamic DNS. Walaupun konfigurasi ini lebih rumit dari sebelumnya, D-Link berhasil mengemasnya dengan tampilan yang mudah dimengerti.

Contohnya saja pada QoS Engine, sub menu ini berfungsi untuk mengatur prioritas akses internet dari masing-masing client yang terkoneksi. Caranya, pengguna tinggal melakukan drag and drop ke masing-masing kotak yang ada, apakah paling cepat (highest), cepat (high), atau menengah (medium).

Bagi yang ingin melakukan pembatasan akses terhadap beberapa website, pengguna hanya perlu mendaftarkannya pada sub menu Website Filter. Sementara untuk pembatasan akses berbagai aplikasi dan lain-lain, bisa dilakukan pada sub menu Firewall.

Seperti router lainnya, D-Link DIR-842 juga dilengkapi dengan menu Management sehingga pengguna bisa mengatur konfigurasi manajemen router. Sub menunya terdiri dari Time & Schedule, System Log, System Admin, Upgrade, dan Statistics.

Menariknya, pada menu Statistics, pengguna disajikan dengan informasi berbentuk grafis sehingga Anda tak perlu pusing memahaminya. Grafiknya sendiri berisi data tentang penggunaan trafik send dan received dari internet, LAN, Wi-Fi 2,4 GHz, dan Wi-Fi 5 GHz.


Spesifikasi

Dengan kemampuan yang sudah disebut sebelumnya, berikut ini spesifikasi dari D-Link DIR-842 Wireless AC1200

 

Interface 4 x Gigabit Ethernet LAN, 1 x Gigabit Ethernet WAN, 2 x WLAN
Proteksi Wi-Fi Protected Access (WPA dan WPA2)
Standar Wi-Fi 802.11 ac/n/g/b/a
Jumlah Antena 4 Eksternal
Kekuatan Antena 5 dBi
Frekuensi Operasi 2,4 GHz dan 5 GHz
Lampu Indikator LED  Power, Internet, WLAN, LAN (4x), WPS
Dimensi  190 x 133 x 38 mm
Bobot  288 gram

Kesimpulan

Dengan bodi berdimensi 190 x 133 x 38 mm dan bobot 288 gram, router ini bisa diletakkan dengan mudah tanpa harus memakan banyak tempat. Adanya ventilasi udara yang cukup banyak juga membuatnya dapat mengeluarkan panas dengan baik sehingga pengguna tak harus menaruhnya di ruangan ber-AC.

Dibalik desainnya yang sederhana, D-Link DIR-842 memiliki banyak fitur yang menarik. Berbekal standar Wi-Fi 802.11ac, ia bisa mentransmisikan sinyal Wi-Fi pada frekuensi 2,4 GHz maupun 5 GHz secara bersamaan. Namun salah satu hal yang terpenting adalah kehadiran empat antena berkekuatan 5 dBi yang bisa membuat sinyalnya bisa menjangkau seluruh area rumah. Di samping itu, antena tersebut juga dapat menjaga stabilitas performa transmisi data.

Sebagai router yang ditujukan untuk pengguna rumahan, D-Link berhasil merancang antarmuka control panel yang user friendly sehingga mudah digunakan oleh orang awam sekalipun. Di sisi lain, dukungan penuh akan IPv4 dan IPv6 juga menjadi kelebihan tersendiri sehingga pengguna nantinya bisa berpindah ke IPv6 tanpa harus mengganti router.

Tags: , , ,


COMMENTS