June 30, 2020

Epson x Sembilan Matahari: Pandemi Bukan Hambatan untuk Berkreasi

Penulis: Rizki Romdoni
Epson x Sembilan Matahari: Pandemi Bukan Hambatan untuk Berkreasi  

Mobitekno – Mapping From Home Festival 2020 besutan Epson Indonesia bersama Sembilan Matahari telah masuk masa penjurian. Mapping From Home Finale 2020 akan menjadi puncak acara yang sudah dilaksanakan sejak Mei 2020 lalu. Animo dan sambutan masyarakat terhadap aktivitas ini terbilang tinggi.

Hal ini terbukti dari ratusan peserta yang mendaftar dengan berbagai latar belakang, mulai dari ahli video mapping (video mappers), hingga pelajar SMK. Bahkan, peserta perlombaan ini ada yang berdomisili di Mexico. Dalam perlombaan kali ini Epson membagi dua kategori, yakni #darirumahaja dan #dirumahaja.

“Satu bulan berjalan kegiatan ini berangkat dari sebuah masalah, yakni bulan Maret harus melaksanakan PSBB. Masalah Covid 19 adalah cikal bakal sebuah ide diluncurkan Mapping From Home, apa yang bisa dilakukan dari masyarakat, untuk masyarakat,” Zanipar SA Siadari, Senior Product Marketing Epson Indonesia saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (27/6).

Pak Zan, sapaan akrab Zanipar, menambahkan bahwa Mapping From Home (MFH) Festival diadakan dengan tujuan untuk mengajak masyarakat umum, pelajar, mahasiswa peminat atau pekerja kreatif untuk memproyeksikan ekspresi, rasa, dan harapan mereka selama #dirumahaja.

“MFH Festival ingin mendorong peserta untuk berbagi cerita, semangat, apresiasi, dan motivasi dari rumah masing-masing, agar dapat menginspirasi dan menyemangati solidaritas antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan aparat negara dalam melakukan perlawanan terhadap Covid19,” urainya.

Mapping From Home Festival ini memiliki beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya Dialog Matahari: High Brightness for Bright Ideas, Videomappers Roundtable: Asia’s Emerging Artist, Technical Workshop, Coaching Clinic, dan ditutup oleh Mapping From Home Finale.

Pada kategori #darirumahaja, peserta membuat konten dan juga façade. Sedangkan kategori #dirumahaja peserta diharuskan membuat konten dengan bidang proyeksi benda-benda yang ada di rumah. Pada tahap pertama, peserta harus registrasi dan membuat proposal detail konsep video mapping. Peserta yang lolos diperbolehkan untuk mengikuti perlombaan ini.

Setelah itu, peserta diberi waktu untuk memproduksikan karya dimulai pada tanggal 4 hingga 17 Juni 2020. Kreatifitas, konsep dan originalitas merupakan poin penilaian utama dalam kompetisi ini. Untuk hadiah, Pak Zan menyatakan Epson menggabungkan produk Epson (proyektor dan printer) dengan cash money dengan total 50 juta IDR.

Sederetan juri yang merupakan profesional di bidang projection mapping dihadirkan demi mendapatkan juara terbaik diantaranya perwakilan dari Epson Indonesia, Sembilan Matahari dan juga video mappers profesional.

Daftar Juara Mapping From Home Festival 2020 

Dengan berbagai macam pertimbangan, kategori #darirumahaja dimenangkan oleh Ady, Rizal, Rama, Riris dengan judul “Cabin Fever” menggunakan proyektor Epson EB-W41 dengan teknologi 3LCD serta WXGA yang memiliki tingkat kecerahan 3600 lumens dan kategori #dirumahaja dimenangkan oleh The Fox, The Folks dengan judul “Masa Perayaan”.

Pemenang juara 1 kategori #dirumahaja oleh The Fox, The Folks Seluruh peserta yang mengikuti ini Mapping From Home Festival ini diwajibkan menggunakan proyektor Epson dengan teknologi 3LCD sebagai perangkat yang digunakan dalam projection mapping. Rentang lumens yang digunakan mulai dari 3000 lumens.

“Kami sangat terkejut melihat antusiasme para peserta. Dengan segala keterbatasan bidang proyeksi, para peserta dapat menghasilkan karya yang luar biasa. Selain itu, tak hanya memberi wadah untuk kreatifitas dibilang projection mapping, rangkaian acara ini melahirkan Asosiasi Video Mapping Indonesia yang segera diresmikan setelah Mapping From Home Festival 2020 ini berakhir” Ujar Adi Panuntun, CEO Sembilan Matahari.

Inilah deretan juara Mapping From Home Festival:

Kategori #dirumahaja:

  1. Cabin Fever oleh Ady, Rizal, Rama, Riris
  2. How To Be Productive While #StayHome oleh Origin Research
  3. The Musical Dining Table oleh Ratih Ulfa

Kategori #darirumahaja

  1. Masa Perayaan oleh The Fox, The Folks
  2. Golden Age oleh Jaka Permadi
  3. Seeking for Normality oleh Ditto Aimir

Pemenang People’s  Choice Awards:

  1. Kategori B #darirumahaja (Finalis Top Five)

Pemenangnya #B005 = 115 suara – The Fox The Folks

  1. Kategori A #dirumahaja (Finalis Best Nine)

Pemenangnya #A001 = 223 suara – Ady, Rizal, Rama, Riris.

Honorable mention:
Teater Elnama – Tangsel Banten, judul karya: Harmoni bersama Pandemi

Tags: , , , ,


COMMENTS