June 27, 2020

Sederhanakan Kompleksitas Jaringan Operasional, Alfamart Adopsi IoT Managed Service SD-WAN dari Telkomsel

Penulis: Rizki Romdoni
Sederhanakan Kompleksitas Jaringan Operasional, Alfamart Adopsi IoT Managed Service SD-WAN dari Telkomsel  

Mobitekno – Operator IT di perusahaan yang memiliki banyak kantor cabang seringkali mengalami peningkatan kompleksitas dan inefisiensi saat harus mengelola berbagai alat bantu yang berbeda dalam pengelolaan jaringan dan keamanan sistem dari vendor yang berbeda-beda. Hal tersebut butuh pendekatan baru yang didesain untuk membantu pelanggan memodernisasi jaringan cabang-cabangnya demi memenuhi tuntutan perkembangan cloudIoT, dan mobilitas.

Merespons hal tersebut, baru-baru ini Alfamart (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.), menunjuk Telkomsel sebagai mitra strategis untuk mengakselerasikan transformasi ekosistem digital yang menyeluruh dan berkelanjutan di sektor bisnis retaill Indonesia. Telkomsel akan menyediakan solusi berbasis Internet of Things (IoT) untuk mentransformasi jaringan operasional wide area network (WAN) milik Alfamart melalui solusi IoT Managed Service Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN).

“Perusahaan yang memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia (hingga belasan ribu) gerai, saat beban itu pindah ke digital, tentu teknologi yang dibutuhkan harus lebih canggih lagi,” kata Direktur International Business & Technology Alfamart, Bambang Setyawan Djojo kepada awak media dalam kerja sama Telkomsel IoT Managed SD-WAN, Jumat (26/6).

Direktur International Business & Technology Alfamart, Bambang Setyawan Djojo

Pengaplikasian Managed Service SD-WAN dari Telkomsel IoT akan membantu Alfamart meningkatkan performa bisnis dan produktivitas kinerja dengan tetap menjaga efisiensi biaya operasional selama masa pandemi hingga kondisi new normal yang akan segera dihadapi. Hal ini menjadi salah satu bukti pemanfaatan teknologi IoT untuk membantu dunia usaha dalam beradaptasi sekaligus menjaga produktivitasnya dengan aman dan efisien dalam segala situasi dan kondisi.

Alfamart sendiri kini memiliki lebih dari empat belas ribu gerai di seluruh wilayah Indonesia, sehingga pemanfaatan Managed Service SD-WAN dari Telkomsel IoT akan membantu manajemen trafik jaringan di setiap gerai Alfamart dengan lebih efisien. Pemanfaatan SD-WAN di wilayah pelosok dipadukan jaringan leased line akan membantu Alfamart lebih efektif. Sedangkan di kota-kota besar, implementasi SD-WAN akan membantu Alfamart mengatur trafik jaringan dengan menggunakan teknologi broadband 4G LTE maupun kombinasi broadband dengan leased line.

4G LTE di jaringan SD-WAN memainkan peran penting dalam meningkatkan operasi bisnis dan komunikasi melalui jalur yang beragam dan penyediaan yang cepat. Hal tersebut memainkan peran penting dalam percepatan implementasi dan penghematan biaya hingga 50% dibandingkan dengan koneksi tradisional. Selain itu, teknologi 4G LTE adalah satu-satunya alternatif yang bisa digunakan dimanapun lokasi sistem operasional berada.

“Kolaborasi bersama Telkomsel kali ini memperkuat semangat kami untuk terus memperluas digitalisasi di dalam operasional perusahaan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari,” kata Bambang.

Sementara itu, Senior Vice President Enterprise Telkomsel, Dharma Simorangkir, mengungkapkan bahwa Telkomsel ingin menjadi bagian dalam upaya transformasi digital Alfamart untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui implementasi teknologi berbasis digital terdepan dan andal untuk optimasi operasional perusahaan.

“Telkomsel juga optimis kolaborasi bersama Alfamart ini juga dapat menginspirasi para pelaku industri lainnya untuk bersama bertranformasi mengimplementasikan teknologi digital terdepan,” kata Dharma.

Fitur Managed Service SD-WAN

Solusi Managed Service SD-WAN dari Telkomsel IoT mampu mentransformasi infrastruktur WAN yang dikelola Alfamart dengan menghubungkannya ke sistem cloud, sehingga sistem operasional jaringannya dapat terotomatisasi dan terintegrasi secara end-to-end.

Selain itu, solusi SD-WAN ini juga dilengkapi dengan fitur Zero Touch Provisioning (ZTP) yang memungkinkan perangkat keras di dalam lingkup WAN yang telah dimiliki oleh Alfamart dapat terkonfigurasi secara otomatis ke dalam ekosistem baru berbasis cloud sehingga meminimalkan terjadinya kendala teknis oleh para pekerja.

General Manager IoT Smart Connectivity Telkomsel, Alfian Manullang, menjelaskan bahwa kemampuan yang ditawarkan oleh solusi Managed Service SD-WAN memberikan setidaknya empat manfaat utama bagi Alfamart. Pertama, solusi tersebut membuat perangkat keras yang digunakan di gerai atau kantor cabang Alfamart dapat tersambung langsung ke data center pusat perusahaan melalui cloud.

General Manager IoT Smart Connectivity Telkomsel, Alfian Manullang

“Jadi Alfamart tidak membutuhkan data center penghubung lagi seperti pada WAN konvensional,” kata Alfian.

Kedua, lanjutnya, Alfamart tidak perlu lagi menggunakan leased line dalam menghubungkan data center pusat, hub data center, dan gerai atau kantor cabang. Ketiga, koneksi langsung antara data center pusat dengan perangkat keras di gerai atau kantor cabang juga dapat membuat Alfamart menghindari gangguan teknis pada hub data center yang mampu mengganggu operasional secara luas.

“Sedangkan manfaat keempat adalah seluruh pengelolaan manajemen solusi SD-WAN yang akan dilakukan oleh Telkomsel, sehingga Alfamart tidak perlu lagi menjalankan pengendalian perangkat hingga pengamanan jaringan secara mandiri yang tentunya membutuhkan biaya operasional yang tinggi. Keseluruhan manfaat ini akan menghadirkan sistem operasional terpadu yang lebih efisien dan efektif, yang akan meningkatkan produktivitas Alfamart secara keseluruhan,” ungkapnya.

Tags: , , , ,


COMMENTS