March 14, 2019

Dua Ponsel Oppo F11 Jagoan Low Light Hadir di Indonesia. Apa Bedanya?

Penulis: Iwan RS
Dua Ponsel Oppo F11 Jagoan Low Light Hadir di Indonesia. Apa Bedanya?  

Mobitekno – Setelah Vivo dengan V15, produsen Oppo akhirnya resmi meluncurkan F11 Pro dengan teknologi kamera pop-up yang disebutnya sebagai rising camera. Tentu saja ini bertujuan agar layarnya tampil secara penuh (Panoramic Screen) alias tanpa notch.

Selain F11 Pro, Oppo juga memperkenalkan seri F11 tanpa rising camera. Sebagai gantinya, F11 mengadopsi kamera selfie/depan yang diposisikan di tengah atas layar, tepat pada notch-nya yang berbentuk tetesan air (waterdrop notch).

Meski berbeda implementasi kamera depan, kedua smartphone Oppo diumumkan di dalam acara di Jakarta ini (13/3/2019) sama-sama menonjolkan keunggulan teknologi kamera mumpuni, layar dengan bezel tipis, dan VOOC Flash Charge 3.0.

Rising Camera pada F11 Pro yang berlayar Full-HD 6,53 inci (aspect ratio 19,5:9, screen-to-body ratio 90,9%) akan muncul (pop-up) saat pengguna melakukan swafoto (selfie). Mekanisme Rising Camera dijamin Oppo bisa digunakan sebanyak 100 kali dalam per hari selama enam tahun tanpa gagal.

Untuk F11, Oppo mengimplementasikan layar Full-HD 6,53 inci dengan waterdrop notch. Layarnya memiliki aspect ratio 19,5:9 dan dilengkapi juga dengan proteksi Gorilla Glass 5.

Kamera belakang F11 Pro dan F11 datang dengan konfigurasi ganda 48 MP (f/1.79, 1/2″, 0.8µm, PDAF) dan 5 MP (f/2.4, 1/5″, 1.12µm, depth sensor). Kamera ganda ini didukung lapisan lensa 6P untuk mendeteksi lebih banyak cahaya saat pengambilan foto di kondisi minim cahaya (low light) dan memastikan hasil foto lebih detail.

Ketika mengambil foto portrait di malam hari, teknologi Tetracell yang terdapat di kamera akan menganalisis dan menggabungkan data yang diperoleh dari empat piksel yang berdekatan untuk membuatnya setara dengan ukuran piksel tunggal 1,6 μm. Teknologi ini melipatgandakan ukuran piksel fotosensitif, sehingga mampu mengabadikan foto portrait yang lebih terang dan minim noise pada malam hari.

Selain itu, kamera F11 Pro dan F11 juga sudah menerapkan teknologi Ultra Night Mode dan Color Mapping. Teknologi tersebut memanfaatkan kecerdasan buatan dan pengurangan multi-frame noise, memperoleh stabilisasi genggam, mencapai penekanan sorotan, dan meningkatkan rentang dinamis.

Dengan menggunakan lensa 48 MP, Ultra Night Mode, dan Color Mapping, pengguna seri F11 dapat menangkap foto portrait malam hari yang tajam secara mudah.

kedua smartphone ini juga masih melanjutkan tradisi “Selfie Expert” pada kamera depannya (16 MP) yang dilengkapi AI Beauty. Fitur beautification-nya dapat disesuaikan dengan delapan opsi penyesuaian, termasuk fitur “face lift” dan “make-up touchup”.

Baik F11 Pro dan F11 dilengkapi dengan baterai 4.000mAh (500 mAh lebih tinggi dari generasi sebelumnya) yang mendukung teknologi pengisian baterai cepat terbaru VOOC Flash Charge 3.0. Dengan memanfaatkan algoritma FFC baru, proses charging baterai dapat dipersingkat hingga 20 menit.

Dapur pacu F11 Pro dan F11 mengandalkan chipset/prosesor octa-core 12 nm MediaTek terbaru, yaitu Helio P70 (CPU: 4×2.1 GHz Cortex-A73 dan 4×2.0 GHz Cortex-A53; GPU: Mali-G72 MP3). Seperti diketahui, Oppo F9 yang dirilis Agustus 2018 lalu masih mengandalkan Helio P60.

Perbedaan terdapat pada konfigurasi RAM dan internal storage. F11 Pro mengusung RAM 6 GB dan internal storage 64 GB, sedangkan F11 mengusung RAM 4 GB dengan internal storage 128 GB. Storage kedua ponsel dapat diekspansi hingga 256 GB melalui microSD card.

Fitur Hyper Boost akan menarik bagi penggemar game. Dengan fitur ini, kedua seri F11 dapat memainkan 11 mobile game kenamaan secara optimal, termasuk game mobile populer, seprti PUBG dan AOV.

Prinsipnya, fitur ini mengoptimalkan sumber daya sistem, sumber daya hardware agar dapat dimanfaatkan lebih efektif. Hasilnya, respons sistem pun meningkat saat bermain game (lag free gaming), termasuk meminimalisir koneksi jaringan yang terputus-putus dan adanya penurunan frame rate.

Selain Hyper Boost, Oppo juga memperkenalkan dua fitur penting untuk peningkatan game experience pengguna, yaitu Game Space, Game Speech Enhancement, dan Game Assistant.

 

Tampak depan Oppo F11 (kiri) dan Oppo F11 Pro (kanan)

 

Tampak belakang Oppo F11 Pro (kiri) dan Oppo F11 (kanan)

 

Baik Oppo F11 Pro dan F11 masih menggunakan port microUSB 2.0. Meskipun demikian, keduanya sudah mendukung teknolog pengisian baterai cepat VOOC Flash Charge 3.0.

 

Kedua ponsel ini sudah menjalankan sistem ColorOS 6 terbaru (berbasis Android 9.0 Pie) dengan beberapa fungsi, seperti Riding Mode, Oppo Cloud Service, Smart Assistant, dan Gesture Navigation.

OPPO F11 Pro akan dijual seharga Rp 4.999.000, sedangkan OPPO F11, yang hadir dengan desain layar waterdrop screen, dijual seharga Rp 3.999.000.

Hadir dalam dua pilihan warna, Thunder Black dan Aurora Green, pemesanan awal OPPO F11 Pro bisa dilakukan mulai 14 Maret sampai 22 Maret 2019 di seluruh gerai resmi OPPO Indonesia dan berbagai situs e-commerce Indonesia.

Sementara untuk penjualan perdananya dimulai pada 23 Maret 2019. Khusus bagi pemesanan awal, pelanggan akan mendapatkan powerbank Oase 10.000 mAh dan earphone bluetooth Oase MD-K10, serta gratis perdana IM3 Ooredoo Unlimited Youtube dan Apps selama 1 tahun tanpa potongan pulsa.

Adapun Oppo F11 yang tersedia dalam satu warna (Thunder Black) baru dapat dipesan pada 1 April 2019 dengan penjualan perdana pada 19 April 2019.

Bingung memilih antara Oppo F11 Pro atau F11? Bagi Anda yang tertarik dengan keunikan rising camera, layar full display tanpa distraction notch, dan rela merogoh kantong lebh dalam (lebih mahal Rp 1 juta), disarankan membeli F11 Pro.

Namun, jika harga menjadi faktor penting dan Anda dapat ‘bertoleransi’ dengan layar notch yang dianggap sebagian pengguna cukup mengganggu saat menonton video atau bermain game, pilihlah Oppo F11.

Perlu diingat, kedua ponsel ini juga tidak menyertakan fitur NFC. Jadi, bagi pengguna yang membutuhkan fungsi NFC pada ponsel perlu mempertimbangkannya.

“F11 Pro dan F11 pada dasarnya sama. Yang membedakan hanya di RAM/storage dan mekanisme kamera, sisanya semuanya sama,” ujar Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia saat tanya jawan dengan media di Jakarta.

Tags: , , , , , , , , , ,


COMMENTS