January 12, 2022

Berpartisipasi di Event Expo 2020 Dubai, Telkom Tawarkan 8 Startup Unggulan ke Investor Global

Penulis: Iwan RS
Berpartisipasi di Event Expo 2020 Dubai, Telkom Tawarkan 8 Startup Unggulan ke Investor Global  

Mobitekno – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali ambil hadir dalam pameran internasional Expo 2020 Dubai sebagai ajang untuk menampilkan profil dan pencapaian berbagai negaradi dunia. Indonesia kali ini memamerkan kemajuan produk digital startup anak bangsa di tiga sektor utama, yakni perdagangan, investasi, dan pariwisata. Salah satu targetnya adalah untuk menarik pihak luar, baik dari pemerintahan, mitra, dan investor asing.

Sebagai BUMN di sektor telekomunikasi, hadir di Indonesia Pavilion Expo 2020 Dubai. Tepatnya pada rangkaian kegiatan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Acara ini berlangsung secara hybrid, artinya secara offline dari Expo 2020 Dubai dan online melalui YouTube dan Instagram Telkom.

Tema yang dibahas di acara tersebut antara lain big data dan penerapan untuk vaksinasi di Indonesia, internet of things, strategi memenangkan persaingan bisnis dengan big data, peran Telin untuk mengakselerasi ekspansi digital hingga masa depan industri gaming di Indonesia.

Telkom membawa delapan startup yang diangap dapat menggaet investor asing. Kedelapan starup tersebut antara lain Izy, Opsigo, TaniHub, Manpro, Alodokter, Ctscope, SiCepat, dan Dagangan.

Masing-masing startup menawarkan inovasi digital di sektor berbeda. IZY berfokus pada industri hospitality, Opsigo bergerak di bidang tour and travel, TaniHub mencoba inovasi digital yang menghubungkan para petani dengan pembeli, sedangkan Manpro merupakan platform yang menawarkan solusi manajemen proyek di bidang konstruksi.

Deputy Executive Vice President CX & Digitization Telkom Sri Safitri (kedua dari kiri), Direktur Utama Melon Indonesia Dedi Suherman (kedua dari kanan), dan Deputy Executive Vice President Digital Business Builder Telkom Komang Budi Aryasa (paling kanan) dalam sesi Business Talk dari Pavilion Indonesia di Expo 2020 Dubai yang diselenggarakan secara hybrid beberapa waktu yang lalu.

 

Selain itu ada pula startup yang sudah populer saat ini, Alodokter sebagai platform kesehatan/telemedis. Tidak ketinggalan startup ctscope yang merupakan platform manajemen data medis. Tidak kalah menark adalah startup SiCepat yang bergerak di industri ekspedisi dan kargo yang tumbuh pesat ditengah maraknya industri e-commerce. Terakhir adalah startup Dagangan yang menawarkan platform jual beli sembako. Kedelapan startup ini sebelumnya juga telah masuk dalam portofolio investasi dari MDI Ventures milik Telkom.

Dalam Indonesia Pavilion Expo 2020 Dubai, Telkom menghadirkan beberapa narasumber secara daring, seperti Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Ismail, Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba, Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Setiaji ST. M.Si, Partner Bain & Company’s Singapore Kiran Karunakaran, Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Komunikasi dan Informatika Bambang Dwi Anggono, Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aptika Kominfo I Nyoman Adhiarna, Partner Boston Consulting Group Povilas Joniškis dan para narasumber lainnya yang ahli di bidang teknologi dan transformasi.

Mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba mengatakan, Indonesia telah secara intensif menangani pandemi melalui vaksinasi dan implemetasi aplikasi PeduliLindungi yang merupakan kolaborasi dari Kementerian Kominfo, Kemenkes, dan Telkom.

“Indonesia telah menyiapkan infrastruktur yang mendukung akselerasi digital. Maka pada kesempatan ini kami mengundang para investor ICT dan teknologi baik sektor upstream maupun downstream untuk mengambil bagian dalam mewujudkan rencana transformasi digital kami”, ucap Mira.

Muhamad Fajrin Rasyid, selaku Direktur Digital Business Telkom menekankan pentingnya transformasi digital. “Transformasi digital membawa dampak yang besar baik bagi pekerja maupun konsumen. Dampak untuk pekerja adalah bisa membuka lapangan kerja, serta meningkatkan aktivitas dan produktivitas. Sedangkan dampak untuk konsumen adalah meningkatkan pelayanan untuk pelanggan dan mempermudah aksebilitas pelanggan terhadap bisnis”, ujar Fajrin.

Selain itu, Fajrin Rasyid juga menekankan bahwa Telkom juga turut serta berperan dalam transformasi digital, salah satunya adalah pengembangan big data. Beliau menyatakan bahwa saat ini Telkom telah memiliki 20 data center yang tersebar di Indonesia, tidak hanya di ibu kota tapi juga daerah lainnya.

Rangkaian acara Telkom di Indonesia Pavilion Expo Dubai 2020 telah berjalan lancar minggu lalu. Diharapkan ini dapat mengundang investor asing untuk tertarik berinvestasi di Indonesia dan mengakui langkah digitalisasi Indonesia yang semakin kuat dari waktu ke waktu.

Tags: , , , , , , , , , , ,


COMMENTS