December 10, 2020

Kolaborasi dengan Asosiasi Guru dan Tenaga Pendidik Indonesia, Epson Indonesia Sukses Gelar Webinar Pendidikan Nasional

Penulis: Muhammad R
Kolaborasi dengan Asosiasi Guru dan Tenaga Pendidik Indonesia, Epson Indonesia Sukses Gelar Webinar Pendidikan Nasional  

Mobitekno – Mengusung tema “Peranan Teknologi dalam Menyelenggarakan Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh dan Hybrid yang Dua Arah serta Interaktif”, Epson Indonesia pada Kamis (26/11), sukses menggelar webinar Pendidikan Nasional. Webinar ini didukung 11 Asosiasi Guru dan Tenaga Pendidik Indonesia bersama 13 Partner Edukasi

Melihat tantangan dunia pendidikan saat ini, topik yang dibahas sangat relevan dengan proses belajar-mengajar bagi guru dan siswa di kondisi pandemi saat ini.

Webinar Pendidikan Nasional kali ini menghadirkan beberapa pembicara dengan topik-topik yang memotivasi dan mengapresiasi bagi para guru dan tenaga pendidik di Indonesia selama ini dan juga dalam kondisi pandemi. Selain itu juga hadir pula pembicara dari Epson Indonesia yang ikut berbagi topik mengenai solusi teknologi untuk perkembangan pendidikan di Indonesia. Beberapa pembicara yang hadir yaitu:

  • Dr. Praptono – Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (P3GTK), Kementrian Pendidikan dan Budaya
  • Muhammad Hasan Chabibie – Plt. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Indra Charismiadji – Pengamat dan Praktisi Pendidikan
  • Zanipar S.A Siadari – Head of Visual Instrument dan Printer Department Epson Indonesia

Dihadiri juga dengan jajaran direksi PT Epson Indonesia yaitu:

  • Ishii Hidemasa – Managing Director of Epson Indonesia
  • Riswin Li – Head of Marketing Division Epson Indonesia

Dr. Praptono selaku Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (P3GTK), Kementerian Pendidikan dan Budaya, mengungkapkan, “Kemendikbud melihat pemanfaatan teknologi di kondisi sekarang ini sangat penting. Oleh karena itu, Kemendikbud memberikan bentuk layanan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui program “Guru Berbagi” dan “Guru Belajar”.

“Saya fokus berbagi mengenai hal “Guru Belajar” yang dimana program ini hadir untuk memberikan alternatif belajar bagi guru-guru dengan karakter beragam yang ada di Indonesia, program ini telah berjalan dan hasilnya sangat memuaskan.” katanya.

Secara khusus, Epson Indonesia juga memberikan persembahan spesial bagi Guru dan Tenaga Pendidik melalui dukungan produk- produk yang dirancang khusus memenuhi kebutuhan Guru dan Tenaga Pendidik dalam memberikan Pembelajaran Jarak Jauh dan Hybrid yang Interaktif dan Dua Arah, diantaranya dengan model proyektor EB-E500, EB-X500, EB-735Fi, dan EB-725Wi.

Ishii Hidemasa, Managing Director of Epson Indonesia, menyatakan kegembiraannya karena bisa berpartisipasi dalam webinar dan mengapresiasi kinerja dan jasa para guru dan tenaga pendidik di Indonesia, apalagi di kondisi pandemic saat ini.

“Kami di Epson Indonesia, ingin memastikan produk-produk Epson dapat menjadi menjadi solusi bagi pendidikan serta mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia. Salah satu diantaranya yaitu dengan produk proyektor Epson yang bisa menjadi solusi proses pembelajaran jarak jauh saat ini. Hal ini, sebagai bentuk komitmen Epson Indonesia untuk ikut terus mengembangkan pendidikan di tanah air.”  kata Ishii-san.

Sebagaimana diketahui, Epson Indonesia sebelumnya telah aktif berpartisipasi di 70 Webinar Pendidikan dan berbagai pelatihan guru, dan telah menghadirkan kurang lebih 28.000 Guru dan Tenaga pendidik. Di kesempatan ini juga secara istimewa sebagai cara membuktikan komitmen Epson yang terus menerus kepada dunia Pendidikan melalui dukungan 1 (satu) set Proyektor Epson EB-X500 dan dongle nirkabel kepada 15 Sekolah dan Institusi Pendidikan yang tersebar mulai dari Sumatera hingga Papua. Berikut adalah daftar sekolah-sekolah yang mendapat dukungan, yaitu:

  1. SD Negeri 11 Tamba Dolok, Kab Samosir
  2. SMP Negeri 1 Gunung Talang, Kab Solok
  3. MTs Negeri 42, Jakarta Timur
  4. SMP Muhammadiyah 8, Jakarta Selatan
  5. BPK Penabur Jatibarang, Indramayu
  6. SD Negeri Sumber 6, Solo
  7. SMP Pangudi Luhur Bonifasio, Semarang
  8. Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah, Malang
  9. SD Negeri Gandri, Ngawi
  10. SD Negeri 24 Inggis III, Sanggau
  11. SMA Negeri I, Long Pahangai Mahakam Ulu
  12. SD Negeri 7 Samarinda Ilir, Samarinda
  13. SMA Negeri 2, Kab Maros
  14. MPK Ende, Nusa Tenggara Timur
  15. SMA Negeri 1 Fak Fak, Papua Barat

Sementara itu, Zanipar S A Siadari, Head of Visual Instrument dan Printer Department, Epson Indonesia, “Adopsi terhadap penggunaan teknologi serta konsentrasi siswa yang kurang terpusat karena pembelajaran cenderung menjadi searah, hal ini telah membuat kami sebagai perusahaan teknologi harus berinovasi guna membantu dunia Pendidikan Indonesia dan khususnya Bapak dan Ibu Guru agar mampu menjalankan PJJ yang lebih Interaktif dan dua arah, baik pada kondisi daring maupun kondisi luring,”

“Hal ini juga yang memotivasi kami memberikan dukungan proyektor kepada beberapa sekolah yang telah direkomendasikan oleh berbagai Komunitas dan Asosiasi Guru yang selalu berkolaborasi dengan PT Epson Indonesia dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia.” kata Zanipar.

Dari sisi moderator acara, Indra Charismiadji – Pengamat dan Praktisi Pendidikan, memberikan kesimpulan di akhir acara dengan menyatakan, “Sekarang adalah dunia digital dimana akan ada dampak positif dan juga negatif. Namun, walaupun demikian sebagai tenaga pendidik kita perlu memanfaatkan teknologi secara maksimal dengan memberikan contoh dalam menyiapkan anak didik kita menghadapi tantangan masa depan yang berbasis digital.

“Oleh karena itu, bagi guru-guru perlu untuk selalu terus meningkatkan ilmu dengan mengikuti berbagai macam pelatihan yang telah disediakan oleh Kemendikbud, sehingga kita bisa menjadi lebih siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.” ujarnya.

Tags: , , , , , ,


COMMENTS