January 12, 2024

Samsung Paparkan Visi AI for All di Acara CES 2024

Penulis: Desmal Andi
Samsung Paparkan Visi AI for All di Acara CES 2024 

Mobitekno – Visi AI For All baru saja diungkap Samsung dalam ajang CES 2024. Consumer Electronics Show (CES) memang selalu menjadi momen untuk memperkenalkan berbagai inovasi terbaru oleh banyak perusahaan teknologi. Ini juga selalu rajin dilakukan Samsung Electronics Co, Ltd. Baru-baru ini, perusahaan asal Korea Selatan ini memaparkan visi mereka mengenai integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman pengguna perangkat mereka. Dalam konferensi pers CES 2024, Samsung menekankan kerja sama dengan mitra utama dalam mengembangkan teknologi AI yang akan menciptakan perangkat yang lebih intuitif dan nyaman. Jong-Hee (JH) Han, Vice Chairman, CEO, dan Head of Device eXperience (DX) Division Samsung, mengungkapkan strategi perusahaan dalam menciptakan pengalaman terhubung yang sederhana dan bermanfaat melalui kecerdasan buatan.

Han menyatakan bahwa dengan munculnya kecerdasan buatan, pengalaman yang lebih cerdas dan lebih baik akan mengubah gaya hidup manusia. Sesuai visi AI For All, Samsung berkomitmen untuk membawa AI dan hiper-konektivitas ke semua orang melalui portofolio perangkat canggih mereka dan kolaborasi terbuka.

AI For All

Jonathan Gabrio, Head of Connected Experience Center, Samsung Electronics America, menjelaskan bagaimana teknologi AI merubah penggunaan produk Visual Display dan Digital Appliances. Contoh yang disajikan adalah Samsung Neo QLED 8K QN900D dengan Prosesor AI NQ8 Gen 3. Prosesor ini secara otomatis meningkatkan konten beresolusi rendah menjadi 8K, memberikan pengalaman menonton berkualitas tinggi. Fitur seperti AI Motion Enhancer Pro dan Active Voice Amplifier Pro juga meningkatkan kualitas gambar dan suara.

Samsung juga memperkenalkan The Premiere 8K, proyektor dengan layar 150 inci dan kemampuan transmisi 8K nirkabel. Fitur-fitur inovatif seperti Music Frame, speaker yang dapat disesuaikan, dan perbaikan signifikan pada rolling AI robot, Ballie, juga diungkapkan. Fitur aksesibilitas seperti bahasa isyarat dan Audio Subtitle pada Neo QLED menunjukkan komitmen Samsung untuk menyediakan pengalaman yang inklusif.

Inovasi Dalam Dunia Dapur dan Makanan

Samsung meluncurkan Bespoke 4-Door Flex Refrigerator with AI Family Hub12, yang memiliki layar 32 inci dan fitur AI Vision Inside3. Kulkas ini dapat mengenali berbagai bahan makanan dan memberikan resep berdasarkan stok yang ada. Fitur “use by dates” membantu mengurangi pemborosan makanan dengan memberi notifikasi saat makanan mendekati tanggal kadaluwarsa. Rangkaian Anyplace Induction pada kompor tanam memberikan konektivitas AI dengan berbagi resep melalui Samsung Food.

Samsung juga meluncurkan Bespoke AI Laundry Combo, mesin cuci dan pengering All-in-One, dengan AI Hub4 yang menyederhanakan proses mencuci dan mengering. Bespoke Jet Bot Combo, robot pembersih debu dan pel, menggunakan AI Object Recognition untuk pembersihan yang lebih efektif.

AI For All

Galaxy Book4: Seri Laptop Berbasis AI

Visi AI For All ini juga masuk ke produk Galaxy Book4 sebagai seri laptop perusahaan yang paling berbasis AI. Kolaborasi dengan Microsoft menghadirkan fitur konektivitas baru, Microsoft Copilot7, yang mengintegrasikan Galaxy Book4 dengan smartphone Samsung Galaxy. Microsoft Copilot memungkinkan perangkat bekerja bersama sehingga terasa seperti satu perangkat. Galaxy Book4 juga dapat mengubah kamera smartphone Galaxy menjadi webcam PC dan dapat diintegrasikan dengan perangkat Galaxy lainnya seperti Tab S9 Ultra dan Galaxy Buds2 Pro.

Menggunakan kemampuan AI yang cerdas dan intuitif, Microsoft Copilot menghubungkan seri Galaxy Book4 dengan smartphone Samsung Galaxy agar keduanya dapat bekerja sama dengan mulus, sehingga terasa seperti satu perangkat saja. Microsoft Copilot dapat menemukan, membaca, atau meringkas pesan teks dari smartphone Galaxy pengguna dan bahkan secara otomatis membuat dan mengirim pesan atas nama pengguna langsung dari PC. Tanpa harus menyalakan smartphone dan membuka masing-masing aplikasi, seri Galaxy Book4 dapat mengakses fungsi dan informasi smartphone dengan lebih cepat dan cerdas.

Seri Galaxy Book4 kini dapat mengubah kamera smartphone Samsung Galaxy yang canggih menjadi webcam PC, yang dapat digunakan untuk panggilan video pada aplikasi konferensi virtual. Pengguna dapat dengan bebas beralih antara kamera depan dan belakang hanya dengan sekali klik pada PC mereka, dan juga menawarkan berbagai fitur dari smartphone Galaxy – termasuk Background Blur dan Auto-framing – yang membantu fokus pada gambar pembicara di lingkungan apa pun.

Kecerdasan Spasial Melalui SmartThings

Jaeyeon Jung, Executive Vice President and Head of SmartThings, menyoroti peran Spatial AI dalam mengubah hubungan antara pengguna dan perangkat. SmartThings menggunakan LiDAR9 untuk menciptakan denah lantai digital, memudahkan pengguna untuk memonitor perangkat terhubung. Fitur 3D Map View dan QR Code memperkaya pengalaman pengguna dan memungkinkan penambahan anggota keluarga ke ekosistem SmartThings.

Bixby, voice assistant Samsung, juga dihadirkan dengan kemampuan AI yang ditingkatkan. Multi Device Wakeup dan protokol komunikasi bersama memungkinkan Bixby mendengarkan perintah dari semua perangkat di ruangan dengan tindakan yang relevan.

AI For All

Home-to-Car: Integrasi Antara Rumah dan Mobil

Samsung juga mengumumkan perkembangan di industri otomotif, dimulai dengan kemitraan dengan Hyundai Motor Group. Samsung dan Hyundai telah menandatangani memorandum of understanding (MOU), yang diumumkan menjelang CES 2024. Berdasarkan perjanjian tersebut, pengguna akan memiliki akses ke layanan Home-to-Car dan Car-to-Home, berkat konektivitas SmartThings. Haeyoung Kwon, Head of Infotainment Development Center and SDV13 Execution Sub-Division di Hyundai Motor Group, memberikan pernyataan mengenai kemitraan tersebut.

“Dengan menggunakan kendaraan yang software-defined dari Hyundai Motor Group, SmartThings sekarang akan bekerja dengan kendaraan Hyundai, Kia, dan Genesis melalui aplikasi,” kata Kwon. “Kami semua di Hyundai Motor Group menghargai kemitraan kami dengan Samsung, dan kami sangat senang dengan fitur-fitur baru yang kami hadirkan ke kendaraan Anda melalui konektivitas yang lebih cerdas.”

Melalui SmartThings, pengguna akan dapat menggunakan perintah suara untuk menjalankan fungsi-fungsi di mobil mereka dari jarak jauh, seperti memanaskan mobil terlebih dahulu atau membuka dan menutup jendela. Konektivitas SmartThings juga berlaku sebaliknya, di mana pengguna dapat mengontrol fungsi rumah dari kendaraan mereka. Pengguna dapat membuka dan menutup pintu garasi secara otomatis berdasarkan lokasi mobil, serta mengatur suhu rumah. Semua tindakan ini dapat dilakukan melalui perintah suara.

Selain itu, Samsung juga memperdalam kemitraan yang sudah terjalin lama dengan HARMAN untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam berkendara. Michelle Gattuso, Vice President of Product Management di HARMAN, membahas bagaimana kedua perusahaan ini menciptakan teknologi baru untuk meningkatkan pengalaman berkendara.

“Kepemimpinan Samsung dalam teknologi konsumen – bersama dengan keahlian otomotif HARMAN – telah membuka pintu bagi pengalaman yang mengubah permainan seperti HARMAN Ready Care, Ready Vision, dan Ready Display,” kata Gattuso. “Namun kini, pekerjaan yang kami lakukan dengan Samsung semakin terintegrasi. Samsung dan HARMAN bekerja sama untuk menghadirkan pengalaman yang lebih berdampak pada seluruh ekosistem di dalam kabin.”

Ready Care dari HARMAN, yang berfokus pada keselamatan pengemudi, mengimplementasikan teknik deep learning neural networking untuk memantau pergerakan dan kewaspadaan kognitif pengemudi, serta dapat memberikan pengingat dan peringatan yang dipersonalisasi. Selain itu, Ready Care kini dapat mengidentifikasi apakah penumpang adalah orang dewasa atau anak-anak, dan menyesuaikan pengaturan penggunaan kantung udara yang sesuai.

Selain itu, Ready Vision menghadirkan tampilan intuitif langsung ke kaca depan mobil – berkat augmented reality – di garis pandang pengemudi, tepat saat mereka membutuhkannya. Misalnya, pengemudi memiliki akses ke peta yang diperbarui sesuai dengan rute secara real time, serta rekomendasi rute tercepat atau tempat berhenti untuk minum kopi. Produk HARMAN lainnya, Ready Upgrade, memungkinkan produsen mobil untuk sering memperbarui hardware dan software kendaraan mereka. Hal ini membuat kendaraan tetap relevan, modern, dan efisien untuk waktu yang lebih lama.

Keamanan dan Privasi: Fondasi Era Terhubung

Di masa depan perangkat berkemampuan AI yang saling terhubung secara mendalam ini, Samsung menyadari bahwa keamanan dan privasi adalah hal yang terpenting. Shin Baik dari Mobile eXperience Security Team membahas solusi keamanan perusahaan sebagai fondasi untuk era yang sangat terhubung ini.

Salah satu solusi tersebut adalah Samsung Knox Matrix, yang kini menyediakan enkripsi end-to-end di banyak smartphone Samsung Galaxy dan smart TV. Teknologi ini akan memungkinkan perangkat untuk saling memonitor satu sama lain untuk mengidentifikasi dan mengisolasi ancaman keamanan. Knox Vault, yang membantu menjaga keamanan data pengguna di beberapa perangkat Samsung yang paling populer, telah diperluas untuk mencakup lebih banyak perangkat yang terhubung dengan SmartThings, seperti Samsung Neo QLED 8K TV. Selain itu, kemitraan Samsung dengan perusahaan teknologi besar memungkinkan pengguna untuk merasakan keamanan dan privasi dengan cara yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka.

Kemajuan Dalam Keberlanjutan dan Aksesibilitas

Inhee Chung, Vice President of the Samsung Corporate Sustainability Center, menyoroti upaya Samsung dalam mengembangkan ekonomi yang lebih sirkular. Penggunaan bahan daur ulang, program Certified ReNewed, dan Galaxy Upcycling menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. Teknologi AI juga digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan energi melalui fitur SmartThings AI Energy Mode.

Samsung menegaskan kolaborasi dengan Tesla dalam meningkatkan aksesibilitas SmartThings Energy di dalam dan di luar rumah. Perusahaan terus meningkatkan fitur aksesibilitas, seperti mode Relumino Together untuk tontonan bersama di TV bagi pengguna dengan berbagai kemampuan.

Dalam CES 2024, Samsung menegaskan visi mereka tentang masa depan yang lebih terhubung dan cerdas melalui integrasi kecerdasan buatan dalam produk-produk mereka. Dari produk rumah tangga hingga laptop, dari kendaraan hingga keberlanjutan, Samsung menunjukkan komitmen mereka untuk membawa teknologi AI ke setiap aspek kehidupan pengguna, sambil tetap memprioritaskan keamanan, privasi, dan keberlanjutan.



COMMENTS