May 19, 2020

Program #MudikOnline, TikTok Obati Rasa Kangen Kampung Halaman

Penulis: Karyo | Editor: Rizki Romdoni
Program #MudikOnline, TikTok Obati Rasa Kangen Kampung Halaman  

Mobitekno – Tradisi mudik bagi masyarakat Indonesia menjadi suatu keniscayaan yang sulit dibendung. Meskipun pemerintah telah menetapkan larangan mudik melalui Permenhub 25/2020, mengenai pengendalian transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian untuk mudik di tengah pandemi virus corona, namun riset dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) memproyeksikan akan ada 1,3 juta masyarakat yang tetap melakukan mudik ke berbagai daerah.

Melihat kondisi tersebut, TikTok sebagai platform destinasi bagi video singkat, berkolaborasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 meluncurkan program #MudikOnline.

Donny Eryastha, Kepala Kebijakan Publik TikTok Indonesia, Malaysia dan Filipina, mengungkapkan bahwa kampanye #MudikOnline di TikTok meliputi berbagai kegiatan yang mengajak pengguna untuk tetap berbahagia dan bersemangat dalam menyambut hari raya Idul Fitri dan merasakan suasana mudik secara online.

“Di tengah pandemi COVID-19, kami melihat jika TikTok  tidak hanya memberikan inspirasi tetapi juga menjadi ajang bagi keluarga berkumpul dan berkreasi bersama. Kita bisa melihat banyak pengguna mengajak kakek dan nenek atau orang tua mereka untuk kolaborasi dalam video kreatif,” ujar  Donny dalam paparannya melalui media gathering yang dilakukan secara virtual, Senin (18/5).

Donny Eryastha mengatakan bahwa kampanye tersebut dimaksudkan untuk mengajak kreator dan pengguna TikTok untuk menampilkan tradisi mudik dan Lebaran mereka dari rumah masing-masing dengan cara yang sekreatif mungkin.

Lebih jauh, Dony menjelaskan bahwa untuk mengikuti kampanye #mudikonline, pengguna dapat membuat video singkat berdurasi 15-60 detik, memanfaatkan fitur duet untuk berkolaborasi dengan keluarga yang tinggal berjauhan dalam membuat video yang menunjukkan bagaimana Anda dan keluarga akan menghabiskan waktu #mudikonline.

“Kita ingin pengguna TikTok bikin video yang menampilkan aktivitas mereka di rumah saja, misalnya video call dengan orang tua atau persiapan menyambut Lebaran,” ungkapnya.

#MudikOnline merupakan salah satu komitmen TikTok dalam mendukung pemerintah menanggulangi COVID-19 melalui keberagaman konten. Sebelumnya, TikTok juga menghadirkan kampanye #SamaSamadiRumah dengan 7,8 miliar views untuk mengajak masyarakat melakukan berbagai kegiatan produktif di rumah.

“Kami berharap #MudikOnline dapat membantu mendekatkan orang-orang tercinta yang jauh dan dapat memberikan kita semangat dalam menghadapi pandemi ini,” tambah Donny berharap.

Menurutnya, saat ini tagar #mudikonline di TikTok telah ditonton sebanyak 56 juta kali. Menurut Donny, video-video tersebut diharapkan tidak hanya memberi hiburan dan mengobati rasa kangen, tapi juga membantu menyebarkan pesan agar masyarakat tidak mudik dulu dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Pada kesempatan yang sama, Head of Content and User Operations TikTok Indonesia Angga Anugrah Putra menjelaskan bahwa aplikasi hasil karya Bytedance telah telah memiliki banyak fitur yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk membuat video bertema mudik yang menarik.

Sementara itu pada kesempatan lain, Menurut Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.,  dalam menghadapi pandemi ini, berbagai pihak perlu bekerjasama untuk dapat menyebarkan pesan larangan mudik secara lebih luas, dan memberikan solusi alternatif kepada masyarakat.

“Program #MudikOnline dengan TikTok merupakan salah satu upaya dalam memberikan solusi yang kreatif, sehingga masyarakat tetap bisa terhubung dengan keluarganya di kampung halamannya dan merayakan hari raya Idul Fitri, meskipun tetap melakukan physical distancing,” ujar Doni.

Tags: , , ,


COMMENTS