November 16, 2022

Luncurkan CPU EPYC Gen 4, AMD Berkomitmen Hadirkan Lini CPU Server Terbaik untuk Data Center

Penulis: Iwan RS
Luncurkan CPU EPYC Gen 4, AMD Berkomitmen Hadirkan Lini CPU Server Terbaik untuk Data Center  

Mobitekno – Belum lama mengumumkan CPU desktop generasi ke-4 Ryzen 7000 series di Indonesia, AMD kembali pasang target di segmen data center dan enterprise dengan CPU server EPYC generasi terbarunya yang berbasis Zen 4.

Melalui CEO AMD, Dr. Lisa Su, AMD secara resmi mengumumkan kehadiran lini CPU untuk server data center dan HPC yang diperbarui dengan platform Epyc Genoa Generasi ke-4 (EPYC Gen. 4) yang diklaimnya sebagai “CPU data ceter terbaik dunia”.

Oleh karena sudah berbasiskan arsitektur core Zen 4 seperti juga CPU desktop Ryzen 7000 series, chip EPYC Gen 4 yang diantaranya hadir dalam 96 core dalam satu prosesor ini sudah mendukung teknologi terbaru memori ECC DDR5 (12 channel) dan PCIe 5.0 (160 lane), CXL V1.1+ (64 lane), PCIe 3.0 (12 lane).

Semuanya itu tentu sangat dibutuhkan dalam menjalankan berbagai workload yang membutuhkan komputasi tinggi di bidang riset sains, simulasi, medis, yang melibatkan Aetificial intelligence (AI), Machine Learning (ML), dan lain-lain.

EPYC Gen. 4 juga sudah mengadopsi proses manufaktur (process node) TSMC 5nm yang sanggup memuat hingga 90 miliar transistor. Kemajuan signifikan ini memungkinkan peningkatan densitas dua kali lipat dan performa setidaknya 1,25 kali dibandingkan chip EPYC Generasi ke-3 sebelumnya (7nm). Chip EPYC 9004 misalnya akan mengusung kumpulan core sebanyak 12 Core Complex Dies (CCD), masing-masing dengan L3 cache 32MB dan L2 cache 1 MB.

Tidak seperti CPU server dan desktop umumnya, desain AMD EPYC terbaru ini sudah dirancang dengan integrasi penuh atau disebut system-on-a-chip. Ini berarti EPYC Gen 4 sudah memadukan semua komponen utama, seperti memori dan pengontrol SATA yang terintegrasi ke dalam prosesor.

Dengan kata lain, EPYC Gen 4 tidak lagi membutuhkan chipset khusus yang bertenaga pada motherboard sehingga menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi dibandingkan chip sejenis dari kompetitor (Intel Xeon).

AMD mengatakan bahwa peningkatan jumlah core (inti) akan berdampak pada peningkatan efisiensi. Chip EPYC Gen 4 kelas atas (EPYC Genoa) misalnya sudah menawarkan 96 core Zen 4 (192 thread) dengan TDP 200 di kisarana 400W. Chip EPYC Genoa akan didukung oleh platform SP5 yang menggunakan soket LGA 6096.

Selain EPYC Genoa untuk CPU general purpose server, platform ini juga akan mendukung chip EPYC mendatang AMD, seperti EPYC Genoa-X (Cloud native server), EPYC Bergamo (technical server), dan EPYC Siena (Telco server).

Sebagai perbandingan sederhana, chip/CPU server Xeon Platinum dari Intel terbaru saat ini “baru” mengusung 40 core. AMD mengklaim bahwa dengan EPYC berbasis Zen 3 saja, chip mereka dapat lebih cepat 55 persen daripada core Intel Xeon. Bisa dibayangkan peningkatan efisiensi dan performa yang didapatkan bisnis jika mengadopsi CPU server EPYC Genoa nantinya.

Secara singkat, AMD mengklaim chip EPYC generasi ke-4 akan menwarkan performa 2,8 kali lebih baik dan efisiensi daya 54% lebih tinggi dari kompetitior.

Superkomputer HPE Frontier tercepat saat ini (1,1 exaflops) untuk Departemen Energi AS mengandalkan prosesor AMD EPYC Generasi ke-3 dan AMD Instinct MI250X accelerators.

 

Dari sisi keamanan, EPYC Gen 4 juga menawarkan fitur “AMD Infinity Guard” dengan encryption key 2x lipat dibandingkan generasi sebelumnya. Ini akan membawa peningkatan keamanan data pelanggan, baik penyimpanan secara lokal maupun cloud.

Saat ini AMD telah siap menawarkan EPYC Gen 4 untuk berbagai mitranya, mulai dari Dell Technologies, Google Cloud, HPE, Lenovo, Microsoft Azure, Oracle Cloud Infrastructure, Supermicro, VMWare dan masih banyak lainnya.

Setidaknya ada 18 varian chip EPYC Genoa yang akan diatawarkan AMD, mulai dari 9124 Watt dengan 16 core (200 Watt) hingga 9654 dengan 96 core (360 Watt). Chip ini akan mulai diluncurkan ke berbagai mitra dalam beberapa minggu mendatang.

Tags: , , , , , , ,


COMMENTS