January 24, 2020

Red Hat Gandeng DXC Technology Percepat Proses Pengembangan Aplikasi di Lingkungan Enterprise

Penulis: Rizki Romdoni
Red Hat Gandeng DXC Technology Percepat Proses Pengembangan Aplikasi di Lingkungan Enterprise  

Mobitekno – Red Hat dan DXC Technology melanjutkan kolaborasinya dalam rangka membantu para pengembang membangun, menjalankan, dan mengelola aplikasi dalam container, dalam skala yang diperlukan pada suatu platform tunggal, entah dalam jaringan bare-metal atau virtual, serta lintas cloud pribadi dan publik.

Containerization end-to-end dan Layanan Platform, yang dikelola oleh DXC Managed Container PaaS, dan didukung oleh Red Hat OpenShift, memungkinkan pengembang untuk mempercepat proses pengembangan dan menjalankan aplikasi di era cloud dan digital ini.

“Sebagai mitra strategis selama lebih dari 15 tahun, Red Hat dan DXC bersama-sama mengembangkan platform Managed Container PaaS. Platform ini didukung oleh paket layanan penuh DXC untuk mendukung perjalanan Anda, termasuk konsultasi, adaptasi budaya, dan lokakarya,” kata Anwar Belayachi, Senior Partner Global Solutions Architect untuk DXC Technology Alliance di Red Hat.

Untuk membangun aplikasi enterprise generasi mendatang, yang kemungkinan akan bersifat cloud-native, memerlukan seperangkat tool, praktik, dan platform baru yang merupakan komponen vital dalam keberhasilan inisiatif transformasi ini. Keragaman, ruang lingkup dan skala dari tuntutan-tuntutan baru ini bisa tampak luar biasa. Oleh sebab itu Red Hat OpenShift berjalan pada lingkungan DXC yang dikelola sepenuhnya dan dapat dikombinasikan dengan pengembangan aplikasi cloud-native DXC dan solusi keamanan terkelola untuk pengalaman enterprise DevSecOps yang ditingkatkan.

Platform ini mengerahkan klaster OpenShift menggunakan otomatisasi, dan mengelola, menambal dan memutakhirkan klaster OpenShift ini sambil mengabstraksikan kompleksitas tugas-tugas tersebut dari tim TI enterprise. Platform yang didukung oleh teknologi Red Hat lainnya termasuk Red Hat Enterprise Linux, Red Hat Virtualization, dan Red Hat Ansible Automation ini menampilkan kemampuan manajemen operasional bawaan yang secara mandiri menjalankan pengembangan, pengujian, pengerahan, dan peningkatan skala aplikasi.

Dengan backplane manajemen layanan TI yang sepenuhnya terintegrasi, perusahaan dapat mengelola node, penyimpanan, pemulihan dari bencana, layanan ticketing dan pemantauan aplikasi baru dengan lebih baik. Model operasi terpadu DXC mengintegrasikan kemampuan cloud baru dan mengelola beban kerja ini di berbagai jenis infrastruktur sehingga memungkinkan perusahaan untuk lebih cepat meningkatkan skala melalui portal layanan mandiri untuk mendukung perubahan kebutuhan bisnis. 

Pelanggan Red Hat yang menggunakan DXC Managed Container PaaS memiliki peluang untuk mewujudkan beberapa hal berikut:

  • Pengembangan dan Pengerahan Aplikasi yang Dipercepat: Mencapai proses time-to-market yang lebih cepat dengan continuous integration/continuous deployment (CI/CD) dan siklus rilis yang lebih pendek. Pendekatan ini dapat mempersingkat waktu pengembangan hingga dua kali lipat.
  • Ketersediaan dan Skalabilitas yang Tinggi: Manajemen dan pemantauan aplikasi full-stack membantu menghadirkan 99,9% ketersediaan layanan dan dapat lebih cepat dan mudah dalam meningkatkan skala dengan fungsionalitas satu klik.
  • Transformasi Aplikasi: Tim TI dapat memodernisasi aplikasi dengan lebih cepat dengan layanan containerization dan pengembangan aplikasi cloud-native yang dijalankan pada platform Kubernetes enterprise yang paling komprehensif di Red Hat OpenShift.
  • Peningkatan Keamanan Aplikasi: Keamanan end-to-end yang ditingkatkan dan visibilitas terhadap kepatuhan ketika OpenShift dikombinasikan dengan infrastruktur cloud DXC yang lebih aman.
  • Konsistensi dan Kemandirian Platform: Solusi ini menawarkan platform tunggal yang dapat mengerahkan aplikasi di lingkungan publik, pribadi, dan hybrid dengan kemampuan dan kontrol yang konsisten sehingga memudahkan untuk memperluas tim TI tanpa memerlukan pelatihan silang atau keterampilan baru.
Tags: , , ,


COMMENTS