March 31, 2025

Cloudera Tunjuk Leo Brunnick sebagai Chief Product Officer, Siap Mendorong AI dan Inovasi Data Fase Berikutnya

Penulis: Rizki R
Cloudera Tunjuk Leo Brunnick sebagai Chief Product Officer, Siap Mendorong AI dan Inovasi Data Fase Berikutnya 

MobiteknoCloudera, satu-satunya platform true hybrid untuk data, analitik, dan AI, mengumumkan langkah strategis dengan menunjuk Leo Brunnick sebagai Chief Product Officer (CPO). Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia teknologi, Leo Brunnick akan bekerja bersama CEO Charles Sansbury dan jajaran pemimpin Cloudera untuk mengarahkan strategi produk dan teknologi perusahaan.

Keahliannya dalam menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi solusi inovatif diharapkan semakin memperkuat posisi Cloudera sebagai pemimpin di bidang data hybrid. Dalam pernyataan resminya, Brunnick menekankan pentingnya fleksibilitas dalam penerapan solusi enterprise.

“Tidak banyak perusahaan yang benar-benar memahami bahwa enterprise membutuhkan fleksibilitas untuk berhasil mengadopsi solusi baru. Namun, Cloudera jelas memilikinya,” ujar Leo Brunnick dalam siaran pers yang diterima redaksi Mobitekno, Jumat (28/3).

Mercy Corps

Sebagai satu-satunya platform yang menawarkan layanan data dan AI secara menyeluruh, baik di on-premise maupun cloud-native, Cloudera memungkinkan pengalaman hybrid yang sesungguhnya. Kombinasi ini, didukung oleh talenta AI yang luar biasa dan ekosistem mitra yang berkembang pesat, menjadi alasan utama mengapa Brunnick tertarik untuk bergabung dengan perusahaan ini.

Rekam Jejak Leo Brunnick: Pemimpin Visioner di Dunia Teknologi

Leo Brunnick

Sebelum bergabung dengan Cloudera, Leo Brunnick menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) di Naviga, perusahaan penyedia perangkat lunak untuk pengembangan konten di industri media. Selama enam tahun di sana, ia memimpin lebih dari 600 profesional di bidang produk, pemasaran, rekayasa perangkat lunak, dan layanan pelanggan.

Karier Brunnick juga mencakup peran kepemimpinan di Vignette, di mana ia menjabat sebagai EVP of Engineering, Chief Product Officer, dan Chief Marketing Officer hingga perusahaan tersebut diakuisisi oleh OpenText pada 2008.

Lebih dari sekadar eksekutif teknologi, Brunnick juga memiliki latar belakang disiplin tinggi sebagai mantan perwira di Korps Marinir. Ia memperoleh gelar MBA dari Georgia State University setelah menyelesaikan studi di bidang General Engineering di Harvard University.

Penunjukan Brunnick disambut dengan optimisme oleh CEO Cloudera, Charles Sansbury, yang melihatnya sebagai aset strategis bagi perusahaan.

“Pengalaman Leo dalam memimpin tim berkinerja tinggi dan menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam keunggulan platform akan sangat berharga bagi Cloudera. Dengan kehadirannya, kami siap untuk terus mempercepat inovasi produk dan menghadirkan solusi hybrid yang paling kuat di pasar,” ujar Sansbury.

Cloud Computing

Langkah ini menegaskan komitmen Cloudera dalam memimpin industri data, analitik, dan AI dengan teknologi yang fleksibel, skalabel, dan inovatif. Seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan enterprise akan solusi hybrid yang aman dan efisien, Cloudera siap menjadi mitra utama dalam transformasi digital di era AI.

Tags: , ,


COMMENTS