June 26, 2022

Twitter Uji Coba Fitur Notes untuk Konten Lebih Dari 280 Karakter. Lebih Menarik dari Threads?

Penulis: Iwan RS
Twitter Uji Coba Fitur Notes untuk Konten Lebih Dari 280 Karakter. Lebih Menarik dari Threads?  

Mobitekno – Twitter yang belakangan ini menjadi sorotan karena ingin dibeli Elon Musk senilai US$44 miliar (sekitar Rp636,6 triliun) kembali menguji fitur baru yang cukup lama sudah diwacanakan. Fitur yang disebut Twitter Notes ini akan memungkinkan pengguna dapat membagikan tulisan atau esai yang berisi lebih dari 280 karakter.

Tulisan dengan karakter yang jauh lebih banyak tersebut akan dibagikan melalui sebuah tautan (link), baik di dalam maupun di luar platform Twitter. Fitur ini baru tersedia untuk pengguna tertentu yang ada di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Ghana. Belum diketahui alasan Twitter memilih Ghana sebagai salah satu negara yang pertama menjajal fitur Notes tersebut.

Fitur Twitter Notes mudah digunakan. Pengguna cukup mengklik tab Write untuk mulai membuat tulisan. Pengguna juga dapat menyematkan Notes ke dalam tweet-nya setelah selesai ditulis.

Rumor terkait fitur Twitter Notes sebenarnya sudah ada beberapa bulan lalu. Pemerhati aplikasi, Jane Manchun Wong bahkan pernah membagikan screenshot dari fitur Twitter Notes pada bulan Mei lalu.

Adanya fitur ini memungkinkan pengguna membuat tulisan layaknya suatu blog lengkap dengan menyertakan foto, video, GIF, tautan, dan tweet. Fitur Twitter Notes akan memberi ruang bagi para pengguna Twitter untuk menyalurkan opini, pemikiran, atau pendapatnya melalui platform Twitter.

Perlu diketahui, awalnya Twitter membatasi penggunaan karakter maksimum hanya 140 karakter. Baru pada tahun 2017, batas karakter maksimum ditambah menjadi 280 karakter.

Karakternya sebagai media sosial jenis microblogging perlahan mulai sedikit ‘kabur’ dengan berbagai inovasinya, seperti fitur tweet dalam bentuk thread, utas, atau kultwit untuk menjelaskan secara panjang lebar suatu topik. Hadirnya fitur Twitter Notes bisa menjadi opsi menarik bagi pengguna yang ingin melakukan hal tersebut di atas.

Pada bulan April, Twitter mengejutkan pengguna dengan mengatakan bahwa dalam beberapa bulan mendatang akan mulai menguji fitur edit baru, yang disebutnya “fitur yang paling banyak diminta selama bertahun-tahun”.

Lewat sejumlah pembaruan itu, Twitter yang dibeli oleh CEO Tesla Inc, Elon Musk, sebesar 44 miliar dolar AS (Rp636,6 triliun) diharapkan bisa menarik lebih banyak pengguna.

Tags: , , , , , ,


COMMENTS