June 17, 2022

Bentuk Perusahaan Patungan, Sony dan Honda Siap Produksi 2 Juta Mobil Listrik Setahun pada Tahun 2030

Penulis: Iwan RS
Bentuk Perusahaan Patungan, Sony dan Honda Siap Produksi 2 Juta Mobil Listrik Setahun pada Tahun 2030  

Mobitekno – Dua perusahaan Jepang, Sony (Sony Group Corporation) dan Honda Motor (Honda Motor Co., Ltd) pada secara resmi membentuk perusahaan patungan (joint venture) baru Sony Honda Mobility Inc. untuk membuat mobil listrik yang siap hadir pada tahun 2025.

Baik Sony dan Honda juga sepakat kerjasama patungan dengan modal total sekitar 10 miliar Yen (Rp 1,11 triliun) ini tidak mengikat keduanya. Dengan kata lain, Honda masih tetap dapat memproduksi mobil listriknya sendiri dengan merek Honda, sementara mobil produksi perusahaan patungan akan dirilis dengan model yang berbeda.

Yasuhide Mizuno, seorang eksekutif senior Honda, direncanakan akan menduduki jabatan sebagai Ketua dan CEO Sony Honda Mobility Inc, sedangkan Izumi Kawanishi, Wakil Presiden eksekutif di Sony, akan menjadi Presiden dan COO di perusahaan patungan tersebut.

Belum diketahui model apa yang pertama dibuat oleh Sony Honda Mobility Inc saat dirilis 2025 nanti. Sony diketahui sempat memperkenalkan mobil listrik konsepnya, yaitu Vision-S 01 dan 02 tahun lalu di Amerika Serikat dan Eropa.

Dua prototipe mobil listrik Sony, sedan Vision-S 01 (kanan) dan SUV Vision-S 02 (kiri)

 

Honda dan Sony akan berkolaborasi untuk urusan perencanaan, desain, pengembangan, dan penjualan mobil listrik baru tersebut ke depan. Keduanya akan memanfaatkan keunggulan dan pengalamannya di bidang masing-masing selama ini.

Honda yang sudah sangat berpengalaman di industri otomotif akan berkontribusi dalam aspek manufaktur hingga proses purna jual. Sementara Sony yang selama ini kuat di industri elektronik akan mengembangkan teknologi pencitraan, telekomunikasi, dan hiburan sebagai bagian dari platform mobility services.

Penerapan teknologi di dalam platform layanan mobilitas dapat ditemui pada, konektivitas 5G, perangkat lunak infotainment, kemampuan game PlayStation, pembaruan over-the-air, dan mengemudi semi-otonom Level 2+ melalui sensor gambar lidar dan CMOS.

“Meskipun Sony dan Honda adalah perusahaan yang memiliki banyak kesamaan sejarah dan budaya, bidang keahlian teknologi kami sangat berbeda. Oleh karena itu, saya percaya aliansi yang menyatukan kekuatan kedua perusahaan kami ini menawarkan kemungkinan besar untuk masa depan mobilitas,” ujar Toshihiro Mibe, CEO Honda.

Kenichiro Yoshida, CEO Sony Group Corp, menyatakan bahwa aliansi dengan Honda yang punya pengalaman di industri otomotif akan mendukung visi membuat ruang mobilitas menjadi sesuatu yang bersifat emosional dan berkontribusi pada evolusi mobilitas yang berpusat pada keamanan, hiburan, dan kemampuan beradaptasi.

Tags: , , , , , , ,


COMMENTS