September 13, 2022

Beberapa Inovasi Multi-Cloud Menarik di Ajang VMware Explore 2022

Penulis: Iwan RS
Beberapa Inovasi Multi-Cloud Menarik di Ajang VMware Explore 2022  

Mobitekno – VMware sudah menggelar konferensi tahunan VMware Explore 2022 di San Francisco yang sebelumnya dikenal sebagai konferensi VMworld. Acara yang diadakan secara offline sejak pandemi COVID dua tahun lalu tersebut dihadiri lebih dari 10 ribu klien dan mitranya.

Keynote yang disampaikan oleh CEO Vmware, Raghu Raghuram berfokus pada perkembangan multi-cloud dan bagaimana inovasi dan wawasan yang dicapai saat ini dapat mengakselerasi berbagai bisnis/perusahaan. Fokus juga diarahkan pada pentingnya layanan cross-cloud VMware dan ekosistem mitra dalam adopsi teknologi cloud, edge, dan modernisasi aplikasi organisasi saat ini.

Dalam perjalanan perusahaan dalam adopsi cloud, VMware membagi adopsi cloud ke dalam tiga fase atau tahapan, yakni cloud first, cloud chaos, dan cloud smart. Idealnya, VMWare mengharapkan perusahaan akan menuju cloud smart dimana deployment cloud-nya yang tidak lagi kacau (cloud chaos) dan dapat mengakselerasi bisnisnya untuk mencapai tujuan yang dinginkannya dalam melakukan perjalanan cloud mereka.

VMware yang kini menjadi bagian dari perusahaan Broadcom juga mengumumkan sejumlah inovasi di portofolio jaringan dan keamanan miliknya untuk mendukung para pelanggan yang berkutat dengan beragam model operasi cloud yang mereka gunakan. Inovasi tersebut meliputi Project Northstar, peningkat kapabilitas Endpoint Carbon Black Cloud, Project Trinidad, dan Project Watch.

“Perusahaan-perusahaan tengah menghadapi ancaman keamanan dan operasional yang begitu sarat dengan kompleksitas terlebih di era multi cloud sekarang ini, “ uja Tom Gillis, Senior SP and GM of VMware’s Networking and Advanced Security business group.

“VMware mengusung transformasi luar biasa pada penerapan jaringan dan keamanan, mendukung pelanggan meraih agilitas dan efisiensi dalam penerapan model operasi cloud melalui pendekatan cloud smart,’ tambah Tom.

Hadirnya Project Northstar pada platform VMWare NSX diharapkan akan mampu membawa transformasi dalam penerapan jaringan dan keamanan di era multi cloud saat ini.

Project Northstar akan menghadirkan sejumlah kapabilitas, seperti jaringan, keamanan, mobilitas workload, serta deteksi dan respons terhadap munculnya threat keamanan secara menyeluruh pada multi cloud melalui konsol cloud terpusat untuk menghadirkan model layanan software-as-a-service (SaaS) secara konsisten dan makin simpel bagi pelanggan.

Kehadiran Project Northstar penting bagi perusahaan dalam membentuk model konsumsi penerapan jaringan dan keamanan di lingkungan multi cloud. Setelah kehadiran VMware NSX 4.0 dan VMware vSphere 8, fungsi-fungsi jaringan dan keamanan pada NSX networking and security kini bisa diterapkan pada Data Processing Units (DPUs, atau yang juga biasa dikenal sebagai SmartNICs) yang terhubung dengan host pada hypervisor.

VMware juga mengumumkan peningkatan kapabilitas keamanan lateral dengan menyematkan kemampuan untuk mendeteksi dan visibilitas pada platform perlindungan keamanan Endpoint Carbon Black.

Kini, pelanggan dapat mencoba kapabilitas di tahap awalnya. Telemeteri extended detection and response (XDR) kini dilengkapi pula dengan kapabilitas pendeteksian dan visibilitas jaringan pada endpoint, tanpa perlu melakukan pengubahan pada infrastruktur maupun endpoint itu sendiri.

Visibilitas ke lingkungan di seluruh endpoint dan jaringan kian menguat, sehingga serangan-serangan siber tak bisa mengelak lagi. Visibilitas yang terbatas untuk kondisi lalu lintas jaringan east-west antar microservices membawa ancaman tersendiri bagi aplikasi-aplikasi modern.

Berlanjut ke Project Trinidad yang masih dalam bentuk tech preview, menawarkan platform komprehensif dalam keamanan dan analitik VMware API. Menurut VMWare, serangan siber yang menyasar aplikasi modern kian meninghkat, seperti ransomware dan lain-lain. Solusi tradisional berbasis perimeter dianggap tidak memadai dalam melindungi dari ancaman yang memanfaatkan kompleksitas sistem terdistribusi, seperti arsitektur microservices.

VMware Ransomware Recovery for VMware Cloud DR yang diluncurkan pada VMware Explore dapat menjadi solusi pemulihan dari serangan siber karena mengusung kemampuan prediksi, termasuk mengetahui level kerentanan terhadap adanya kegagalan.

Project Watch merupakan pendekatan baru VMware dalam implementasi penerapan jaringan dan keamanan di multi cloud yang mengsung kontrol canggih dari aplikasi-ke-aplikasi untuk mendukung assessment terhadap setiap risiko dan kelaikan secara kontinu. Meskipun masih berupa pratinjau (preview) teknologi, kehadiran Project Watch ini diharapkan mampu mendukung tim TI dalam mengobservasi, menerapkan assessment, mitigasi risiko dan kelaikan keamanan secara kontinu pada seluruh aplikasi multi cloud.

Selain beberapa project di atas, VMware juga menghadirkan solusi terbarunya yang di antaranya adalah VMware Tanzu Application Platform 1.3, VMware Aria (multi-cloud management), Project Keswick, Project Newcastle, Project Narrows,  Federated Machine Learning, VMware vSphere 8 (cloud computing virtualization platform), dan VMware Horizon next generation hybrid DaaS.

Tags: , , , , , , , , , ,


COMMENTS