February 8, 2022

Samsung akan Daur Ulang Limbah Plastik Jaring Ikan di Laut untuk Material Produk Galaxy

Penulis: Iwan RS
Samsung akan Daur Ulang Limbah Plastik Jaring Ikan di Laut untuk Material Produk Galaxy  

Mobitekno – Samsung Electronics Co. melalui siaran persnya menyatakan insiatifnya untuk memanfaatkan kembali jaring ikan yang dibuang ke laut sebagai salah satu material untuk berbagai lini produk Galaxy. Aksi ini merupakan bagian dari upayanya memperluas penggunaan bahan yang ramah lingkungan sebagai kontribusinya menjaga kelestarian alam.

Produsen smartphone terbesar di dunia ini mengatakan penggunaan kembali material ‘baru’ ini menandai langkah perjalanan “Galaxy for the Planet” untuk meminimalkan jejak atau sampah lingkungan dan membantu mendorong gaya hidup berkelanjutan bagi komunitas Galaxy.

Abstract wire mesh sea surface wave and sunlight.

Sebagai bukti keseriusan Samsung, plastik yang diambil dari laut ini akan digunakan sebagai salah satu material/bahan untuk smartphone flagship-nya, Galaxy S22, yang bakal meluncur pada acara “Galaxy Unpacked” pada 9 Februari 2022 mendatang. Belum diketahui pasti material tersebut akan digunakan pada bagian mana dari Galaxy S22. Informasi lebih lanjut mungkin akan dijelaskan pada acara peluncucannya nanti.

Menurut Samsung, ada sekitar 640 ribu ton jaring ikan yang dibuang setiap tahun. Jaring ikan yang terbengkalai ini akan mengganggu keseimbangan lingkungan pada tingkat yang mengkhawatirkan dan membahayakan kehidupan laut dan ekosistemnya. Pada akhirnya, dampak kerusakan ini juga akan merugikan lingkungan beserta isinya termasuk manusia.

Menurut Samsung, mengumpulkan dan menggunakan kembali jaring ini adalah langkah pertama yang vital dalam menjaga kebersihan lautan dan melestarikan planet dan masa depan kita bersama. Samsung berharap akan memperluas langkah ini, termasuk meningkatakan inovasi inovasi dan kolaborasi untuk mencari solusi lingkungan baru lainnya.

Pada Agustus tahun lalu, Samsung mengumumkan visinya dalam menjalankan bisnis berkelanjutan yang dinamakan “Galaxy for the Planet” untuk yang mengambil langkah nyata dalam mengatasi perubahan iklim global di seluruh unit bisnisnya.

Salah satu langkah nyata tersebut adalah menggunakan bahan daur ulang di semua produk ponsel terbarunya, mengurangi atau menghilangkan material plastik dalam kemasan produk, dan meminimalkan limbah yang dihasilkan di lokasi produksi dan kerja Samsung pada tahun 2025.

Samsung juga mengatakan akan terus mengembangkan teknologi hemat energi untuk efisiensi energi yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang lebih sedikit, sehingga mencapai konsumsi daya siaga hampir nol dari pengisi daya smartphone, mengacu pada daya yang digunakan setelah smartphone terisi penuh, pada tahun yang sama.

Tags: , , , , ,


COMMENTS