February 3, 2022

Perhatikan, Ini Kunci Pemanfaatan Data dan Teknologi Pemasaran di Tahun 2022

Penulis: Karyo
Perhatikan, Ini Kunci Pemanfaatan Data dan Teknologi Pemasaran di Tahun 2022  

Mobitekno – Tahun 2022 merupakan tahun penting bagi para pelaku bisnis untuk bersaing di pasar yang semakin dinamis seiring meningkatnya potensi pasar digital. Berdasarkan fenomena tersebut, tahun ini diprediksi akan terjadi peningkatan anggaran pemasaran untuk mengoptimalisasi bisnis melalui adopsi transformasi digital dan mengeksekusi metode pemasaran digital.

Hal itu diungkapkan dalam acara ADA Indonesia in Focus: Digital Conference dengan tema “Unleash Your Digital Marketing Potential by Learning Data and Tech Strategies”, yang digelar oleh ADA, perusahaan data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) terkemuka di Indonesia, baru-baru ini.

“Pada tahun 2022, kami mengantisipasi bahwa investasi di bidang data dan teknologi akan menjadi elemen penting dari strategi pertumbuhan bisnis. Lebih banyak bisnis akan mengadopsi transformasi digital dan ingin membawanya ke level yang lebih tinggi, dengan mengembangkan strategi yang tepat untuk tetap menjadi yang terdepan di industri,” kata Suraj Sivaprasad, Managing Director, ADA in Indonesia pada sesi pembuka acara digital conference tersebut.

“Beberapa hal perlu diperhatikan oleh bisnis dalam menyusun strategi pemasaran, yaitu digital blueprint termasuk rencana transformasi digital, investasi pada kecerdasan buatan (AI), dan persiapan infrastruktur teknologi penunjang lainnya,” tambahnya.

Hal-hal penting yang diungkap dalam acara tersebut antara lain :

1.Pandemi mendorong konsumen menjadi lebih aktif dalam berkomunikasi dengan brand. Maka dari itu, layanan konsumen yang cepat tanggap sangat diperlukan.

ADA memaparkan beberapa panduan untuk proses yang lancar dalam melayani konsumen, yaitu dengan melakukan pemetaan CX, memanfaatkan chatbots yang didukung AI, dan tersedianya agen untuk melayani konsumen secara langsung. Melihat pentingnya peran chatbots, ADA terus mengembangkan teknologi chatbots yang andal dalam memberikan solusi dan pengalaman pengguna yang baik dan nyaman saat berinteraksi dengan konsumen.

ADA Digital Conference

2. Pemanfaatan potensi data demi mencapai hasil bisnis yang optimal.

Pakar digital ADA menekankan bahwa penting untuk memanfaatkan data dan juga memetakan perilaku konsumen sebelum menyusun strategi bisnis. Maka dari itu, ADA membangun segmentasi pasar berdasarkan perilaku konsumen ketika memberikan solusinya kepada para klien.

ADA mengidentifikasi perilaku konsumen dari jejak digital dan mengombinasikannya dengan data offline. Hasil kombinasi data tersebut menghasilkan sebuah pemahaman yang konkret, di mana bisnis dapat mengaplikasikan solusi tersebut ke dalam strategi bisnisnya.

Adapun contoh pemahaman yang diperoleh adalah seperti pola kebiasaan masyarakat dalam berbelanja, referensi produk, hingga menentukan konsumen yang tepat sasaran melalui identifikasi pola mobilitas mereka.

3. Pandemi mendorong berkembangnya e-commerce dan perkembangan tersebut akan terus terjadi dalam beberapa tahun ke depan.

Oleh karena itu, penting bagi brand untuk memastikan produk mereka tersedia di e-commerce. Selain itu, penting juga bagi bisnis untuk memiliki strategi yang tepat pada masing-masing kanal e-commerce mereka, seperti aktif melakukan interaksi dengan konsumen dan memberikan berbagai promosi menarik. Kombinasi strategi bisnis dan bersaingnya harga produk yang tepat akan membuat produk ataupun bisnis tersebut dicari oleh para konsumen.

4. Tren strategi omnichannel dan pentingnya menerapkan strategi ini untuk menjalani tahun 2022.

Saat ini, merupakan waktunya bagi bisnis untuk memaksimalkan pengayaan data yang mereka miliki. Melalui pengayaan tersebut dapat diekstrak untuk menyusun strategi pemasaran kedepannya.

Beberapa strategi yang bisa digunakan untuk memperkaya data yaitu dengan memaksimalkan platform digital, membuat sebuah campaign yang berpotensi menciptakan word-of-mouth dan mengembangkan user generated content pada masyarakat.

Dari data yang terkumpul, bisnis dapat memanfaatkan Marketing Technology (MarTech) atau teknologi pemasaran, untuk membantu memperkaya data tersebut dan memberikan berbagai wawasan yang dapat diimplementasikan pada strategi bisnis.

“Kami percaya bahwa untuk meningkatkan performa bisnis diperlukan tiga prinsip, yakni waktu, skalabilitas, dan kolaborasi. Di dunia yang serba terkoneksi ini, tidak ada lagi yang bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, penting agar kita dapat saling berkolaborasi,” tegas Suraj, dalam paparannya.

Tags: , , , ,


COMMENTS