December 1, 2022

Review Asus Zenfone 9, Desain Tetap Kompak, Performa Tambah Kencang

Penulis: Desmal Andi
Review Asus Zenfone 9, Desain Tetap Kompak, Performa Tambah Kencang  

Mobitekno – Asus Zenfone 9 hadir di Indonesia pada pertengahan November 2022. Mirip dengan seri sebelumnya, yaitu Zenfone 8, seri terbaru ini tetap membawa ukuran layar yang kompak. Namun begitu, performanya justru lebih gahar karena membawa prosesor Snapdragon 8+ Gen 1 Mobile Platform. Apalagi dibekali juga dengan baterai berkapasitas cukup besar, sehingga dapat menunjang aktivitas penggunanya dengan lebih lama lagi dibandingkan seri sebelumnya.

Berbagai fitur unggulan juga dibenamkan dalam Zenfone 9 ini. Dengan begitu, perangkat ini bisa menghadirkan dan memberikan pengalaman yang seru dan nyaman dalam genggaman. Tidak heran, dalam peluncurannya, Asus mengatakanbahwa Zenfone 9 menjadi smartphone paling powerful yang pernag diciptakan Asus.

Mobitekno pun mendapatkan kesempatan menggunakan produk smartphone terbaru dari Asus ini. Tentunya smartphone ini kami gunakan untuk menunjang aktivitas kami sehar-hari. Hasilnya tidak mengecewakan. Bahkan, perangkat ini terasa lebih nyaman dioperasika dalam berbagai skenario kondisi, baik di utdoor maupun indoor. Ingin tahu hasil pengujian kami? Berikut ini ulasannya.

Asus Zenfone 9

Kelengkapan

Hadir dalam desain yang ringkas dan kompak, kemasan penjualan produk ini pun juga tidak berukuran terlalu besar. Tetap dengan balutan warna hitam, Asus Zenfone 9 dan beberapa item pendukungnya dikemas rapi dalam kemasannya. Berikut ini detailnya:

  1. Asus Zenfone 9
  2. Kabel USB Type C
  3. Adapter Hypercharged 30W
  4. Earphone
  5. SIM Card Ejector
  6. Buku petunjuk singkat dan kartu garansi.
Kelengkapan

Desain

Saat pertama kali dikeluarkan dari dalam boks kemasannya, Asus Zenfone 9 sudah terlihat ringkas dan kompak, sehingga mudah digenggam oleh ukuran telapak tangan kami. Ukuran layar yang 5,9 inci terasa pas untuk ukuran tangan orang Indonesia. Ini agak berbeda dengan kebanyakan smartphone yang hadir belakangan ini, dimana mereka membawa ukuran layar cukup besar, di atas 6 inci. Ukuran layar Zenfone 9 tampaknya cocok untuk segmen pengguna yang ingin membawa-bawa smartphone-nya tanpa ribet dan tidak khawatir saat ingin diletakkan di saku celana, karena tidak akan mengganggu pergerakan atau aktivitas pemiliknya.

Kita mulai dari sisi layarnya dahulu. Layar 5,9 inci ini menggunakan jenis AMOLED dengan resolusi FHD+ 2400×1080. Layar pada Zenfone 9 juga sudah menggunakan format 20:9 untuk keseimbangan yang lebih baik antara aktivitas menikmati konten-konten video maupun melakukan browsing Internet dan gaming. Layar AMOLED 5,9 inci pada Zenfone 9 ini layak disebut layar flagship karena panelnya mampu menghasilkan akurasi warna yang tinggi. Untuk mempertahankan akurasi warna yang tinggi, bahkan di outdoor, panel layar ini memiliki tingkat brightness sampai 800 nits (100% APL) dan peak maximum brightness 1100 nits.

Layar AMOLED Asus Zenfone 9 dan kamera depan

Tak hanya itu. Benefit lain yang bisa dinikmati pengguna pada layar Zenfone 9 adalah kecepatan responnya yang tinggi untuk pengalaman menikmati berbagai konten dengan visual yang lancar dan mulus. Ponsel ini sudah diperkuat refresh rate 120Hz yang ultra-smooth, touch-sampling rate 240Hz, dan response time hanya 1ms. Di layar ini juga terdapat kamera selfie berkapasitas 12MP.

Kini beralih ke keempat sisi smartphone. Asus menempatkan tombol power dan volume di sisi kanan. Tombol powernya juga memiliki fungsi lain yaitu sebagai pemindai sidik jari. Ya, Asus membenamkan sensor sidik jari pada tombol power agar lebih mudah digunakan pada smartphone kompak ini. Dengan demikian, akses ini juga bisa digunakan dengan satu tangan. Sisi kiri tidak ada satu tombol pun. Di sisi bawah, terdapat slot untuk meletakkan SIM Card, port USB type C, dan lubang mikrofon. Lubang mikrofon ini juga terdapat di sisi atas. Jack audio 3,5mm juga masih disediakan di bagian atas.

Zenfone 9 memang tidak hanya punya dua speaker linier yang masif dan didukung oleh Qualcomm AqsticTM smart amps, tapi juga dilengkapi dengan jack audio 3.5mm yang menggunakan Qualcomm Aqstic DAC terbaru. Bersama dengan sound tuning dari Dirac, Zenfone 9 memberikan pengalaman audio yang impresif.

Dual speaker pada Zenfone 9 dilapisi Dbass foam ball untuk memberikan kedalaman suara ekstra. Tiap speaker sudah diperkuat Qualcomm Aqstic WSA8835 amp yang powerful. Dari pengujian, Zenfone 9 mampu memproduksi bass 50% lebih besar dibandingkan kompetitor.

Terakhir, kita beralih ke bagian belakang. Di sinilah terdapat kamera utama yang ukurannya cukup besar.  Zenfone 9 diperkuat formasi kamera depan dan belakang berkualitas pro dari Sony. Di belakang ada kamera utama 50MP ultra-wide angle dari SONY IMX766 yang diperkuat teknologi 6-axis Hybrid Gimbal Stabilizer dan Autofocus untuk pengambilan gambar yang lebih stabil dan bebas guncangan. Kamera ini mampu merekam video 8K/24fps dengan OIS/EIS. Kamera ini juga mampu merekam foto 16MP dengan light sensitivity yang lebih tinggi menggunakan filter warna Quad Bayer dan perekaman hingga 50MP pada kondisi terang.

Kamera utama Zenfone 9

Kamera kedua 12MP ultra-wide dengan sensor SONY IMX363 yang mendukung fotografi makro dan disertai fitur autofocus. Kamera ini mampu merekam video 4K/60fps dengan EIS dan koreksi distorsi yang real-time. Kamera ini mampu merekam foto makro dengan fokus sampai jarak 4cm.

Zenfone 9 menjadi ponsel pertama yang menggunakan sensor SONY IMX663 yang mampu melakukan autofocus dengan cepat berkat dual PDAF. Kamera depan ini mampu merekam foto hingga 12MP dan video 4K/30fps atau FHD/60fps dengan EIS. Tidak hanya mampu melakukan zoom, pengguna juga bisa melakukan selfie dengan tingkat kedalaman yang tinggi dan lebih tajam.

Untuk melindungi bodi Zenfone 9, Asus juga menyediakan hardcase dalam kemasannya. Case ini dapat mencengkeram Zenfone 9 dengan kencang, sehingga pengguna tidak perlu khawatir saat memgang smartphone ini dimanapun berada.

Fitur dan Performa

Seperti halnya ciri khas Asus Zenfone sebelumnya, Zenfone 9 juga menggunakan ZenUI. Namun, yang digunakan adalah yang terbaru, yaitu ZenUI 9. Antarmuka ini dapat memberikan performa yang lebih cepat dan smooth, sekaligus lebih pintar, yang sudah disesuaikan untuk penggunaan satu tangan yang lebih mudah. Dengan antarmuka ini, Zenfone 9 lebih mudah dinavigasi, dilengkapi dengan tool Edge untuk menemukan aplikasi favorit dengan lebih cepat. Bahkan di ZenUI 9 ini dilengkapi dengan Edge Tool yang bisa membuat Anda mengakses aplikasi denga lebih cepat lagi.

Menyinggung performanya, Zenfone 9 telah disematkan Snapdragon 8+ Gen 1 Mobile Platform menawarkan CPU clock speed yang tinggi sampai 3.2 GHz, menghasilkan performa CPU dan GPU 10% lebih tinggi, namun dengan efisiensi CPU 30% dibandingkan Snapdragon 8 Gen 1. Untuk meminimalisir potensi bottleneck, Zenfone 9 dilengkapi LPDDR5 RAM sampai 16GB dan UFS3.1 storage.

Untuk sisi kamera, ZenUI 9 memberikan fitur fotografi dan videografi yang lengkap. Pengguna bisa melakukan perekaman foto dan video dalam mode pro. Di mana pengguna akan memiliki lebih banyak pilihan kustomisasi dan setup untuk menghasilkan foto maupun video yang diinginkan. Pengguna bisa melakukan manual setting untuk focus, ISO, kecepatan shutter, EV, dan white balance, serta perekaman dalam RAW. ASUS juga menyediakan fitur baru Light-trail mode (BETA) yang memungkinkan pengguna menggunakan manual shutter atau melakukan preset shutter time untuk merekam objek bergerak dan menghasilkan efek cahaya yang menarik, seperti lalu lintas malam hari, light graffiti, memotret air terjun, dan sebagainya.

Kamera belakangnya juga mampu merekam video 8K/24fps dengan OIS/EIS. Selain itu, juga mampu merekam foto 16MP dengan light sensitivity yang lebih tinggi menggunakan filter warna Quad Bayer dan perekaman hingga 50MP pada kondisi terang.

Untuk urusan baterai, Zenfone 9 menggunakan teknologi STP (Specific Tab Process) yang memungkinkan baterai diisi dari middle and out sehingga menurunkan impedansi dan kenaikan suhu selama pengosongan dan pengisian daya, sehingga Zenfone 9 bisa menggunakan adaptor HyperCharger 30W. Ini memberikan daya baterai yang lebih lama dan pengisian ulang yang lebih cepat.

Smartphone baru dari Asus ini juga bisa jadi teman setia menikmati hiburan. Suara yang dihasilkan cukup menggelegar. Fitur Dirac HD Sound Technologies dapat melakukan koreksi pada impulse dan frequency response, peningkatan bass dan volume, sehingga menghasilkan sound yang lebih kuat, bass yang lebih terasa, dan bebas distorsi.

Mobitekno juga mengujinya dengan beberapa aplikasi benchmark. Ini hasilnya:

Dan ini hasil kamera Asus Zenfone 9:

Spesifikasi

Warna Midnight Black

Moonlight White

Sunset Red

Starry Blue

Layar 5.9″ 1080×2400 (20:9), 445 ppi

Samsung AMOLED 120 Hz display

112% DCI-P3, 151% sRGB, Delta E<1, HDR10+

CPU dan GPU Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform

CPU clock speed sampai 3.2 GHz dengan Qualcomm® Adreno 730 GPU

Memory &
storage
RAM: 6 / 8 / 16 GB – LPDDR5

ROM: 128 / 256 GB – UFS 3.1

Baterai 4300 mAh high-capacity battery dengan 30W HyperCharge adapter
Teknologi Wireless WiFi 6E[1] Qualcomm® WCN6856 (802.11a/b/g/n/ac/ax, 2×2 MIMO)

Bluetooth® 5.2 dengan dukungan untuk Snapdragon Sound™ dan Qualcomm® aptX Adaptive, aptX Lossless

Wi-Fi Direct

NFC

Kamera Kamera belakang

50 MP Sony® IMX766 sensor dengan Gimbal OIS, 2×2 OCL, PDAF

12 MP Sony® IMX363 sensor, Dual PDAF

Kamera depan

12 MP Sony® IMX663 Sensor, Dual PDAF

Fitur-fitur

6-Axis Hybrid Gimbal Stabilizer

Light Trail Mode (Beta)

Mendukung 8K/4K video recording

Audio HDR recording

Audio Dual stereo speaker dengan Qualcomm® amplifiers

3.5 mm headphone jack dengan Qualcomm Aqstic WCD9380

Audio optimization by Dirac

Video recording 8K UHD (7680 x 4320) video pada 24 fps + EIS

4K UHD (3840 x 2160) video pada 30 / 60 fps + EIS

1080p FHD video recording pada 30 / 60 fps + HyperSteady

Sensor Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient light sensor, fingerprint sensor, Gyro (support ARCore), Hall Sensor
SIM cards NANO SIM/NANO SIM 2 choose 2, support DSDV 5G+5G (sim1, sim2 support LTE exchangeable)
Navigation GNSS support GPS (L1/L5), Glonass (L1), Galileo (E1/E5a), BeiDou (B1/B2a), QZSS (L1/L5) and NavIC (L5)
Operating system Android 12 with ASUS ZenUI 9
Dimensi 146.5 x 68.1 x 9.1 mm
Bobot 169 g

Kesimpulan

Asus tetap mempertahankan keringkasan desain dari seri Zenfone ini. Dengan layar 5,9 inci, membuat smartphone ini jadi yang terkompak dan teringkas di segmennya. Namun begitu, bukan berarti kemampuannya juga ringkas. Justru Asus semakin gahar membekali Zenfone terbaru ini dengan prosesor Snapragon 8+ Gen 1 yang dipadukan dengan memori LPDDR5. Hal ini tentunya mampu membuat durabilitas smartphone bertambah baik karena tingkat efisiensi yang meningkat pula dari seri sebelumnya.

Di sisi kamera, Asus juga tidak main-main. Ada sensor SONY IMX766 yang diperkuat teknologi 6-axis Hybrid Gimbal Stabilizer dan Autofocus pada smartphone ini. Dengan begitu, sisi kamera termasuk menjadi fitur unggulan di Zenfone 9. Bahkan beberapa fitur dalam aplikasi kamera bawaannya membuat penggunanya tidak perlu repot-repot saat ingin membuat foto yang indah dan menarik. Hal ini karena beberapa diantaranya sudah dibuatkan dalam bentuk filter.

Untuk sisi hiburan juga tidak perlu dikhawatirkan lagi. Kualitas suara yang didukung Dolby Atmos bisa dirasakan saat ingin menikmati film menarik dari Netflix, Youtube, atau sumber lainnya. Performanya juga semakin maksimal berkat dukungan baterai besar 4300mAh dengan dukungan HyperCharge Adapter 30W.

 

 

Tags: , , , ,


COMMENTS