March 29, 2021

Cara Printer Tekstil Epson Merevolusi Dunia Mode

Penulis: Muhammad R
Cara Printer Tekstil Epson Merevolusi Dunia Mode  

Mobitekno – Berdasarkan laporan McKinsey/Business of Fashion, satu dari sepuluh tuntutan teratas yang dihadapi industri fesyen saat ini adalah program berkelanjutan. Industri mode banyak mengonsumsi energi, pencemaran serta pemborosan, dan sangat sedikit sekali merek dan produsen fesyen yang menjalankan tanggung jawab terhadap lingkungan mereka secara serius.

Menata panggung untuk pencetakan tekstil digital, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1990 dengan munculnya kemampuan cetak ink-jet, pencetakan tekstil digital menawarkan sejumlah keuntungan langsung dan strategis. Hal ini terlihat pada proses sablon tradisional, baik untuk kain maupun bahan lain dimana nilai produksi sangat mahal jika beberapa desain yang akan dicetak menggunakan stensil terpisah yang diperlukan untuk setiap warna. Selain mahal, proses ini juga memakan waktu yang tidak cepat.

Keuntungan lain dari pencetakan digital adalah tidak adanya ukuran minimum produksi yang dijalankan dan pengguna dapat mencetak desain yang dipesan lebih dahulu dalam panjang satu meter dengan menggunakan banyak warna serta akurasi desain.

Selain itu, pencetakan digital mengonsumsi air yang lebih sedikit dengan penurunan penggunaan pewarna dan larutan, sehingga proses ini jauh lebih ramah lingkungan, serta menghemat biaya jauh lebih banyak untuk memenuhi permintaan konsumen. Produk Epson printer inkjet ini telah mengikuti standar label lingkungan yang telah ditetapkan oleh pasar utama di seluruh dunia.

Manfaat penting lainnya dari pencetakan digital langsung pada kain adalah memberikan printer kemampuan untuk menghasilkan banyak warna atau desain dalam satu gulungan kain. Ini berarti perputaran cepat dan kemampuan untuk menangani pencetakan dan pemesanan ulang dengan proses yang lebih cepat dalam pencetakan yang lebih besar.

Proses ini juga memungkinkan pencetakan pada material dengan lebar hingga 1.800mm. Pencetakan DTF sangat ideal untuk berbagai jenis kain, termasuk katun, viscose, polyester, nilon, dan sutra dengan menggunakan tinta berbeda tergantung pada jenis kainnya.

Untuk merek fesyen atau perancang busana, sejumlah kecil kain yang dicetak secara digital memungkinkan mereka untuk “bereksperimen” dengan kombinasi warna dan desain impian terliar sekaligus menguji produk baru sebelum diproduksi massal. Ini adalah solusi ideal untuk pasar merek fesyen mewah, dan sekali lagi mendukung program keberlanjutan yang lebih baik, karena lebih sedikit surplus atau produk “gagal” yang dapat berakhir kembali ke dalam rantai pasokan.

Selain pakaian, tekstil cetak digital ada di sekitar kita yang dapat digunakan pada latar belakang panggung, spanduk untuk pameran, pameran dagang, pasar dekorasi interior yang mencakup segala hal mulai dari draperi, tirai dan perlengkapan kamar tidur hingga wallpaper dan perabotan. Tidak mengherankan jika pasar percetakan tekstil digital global bernilai US$ 2,2 miliar pada tahun 2019, dan diproyeksikan mencapai US$ 8,8 miliar pada tahun 2027, tumbuh pada CAGR sebesar 19,1% dari tahun 2020 hingga 2027.

Terbatas pada imajinasi

Di dalam model industri tradisional, desain dicetak di atas kain menggunakan proses transfer, yang berarti perancang sangat dibatasi dalam penggunaan warna. Sebaliknya, tidak ada batasan jumlah warna yang bisa digunakan oleh perancang saat menggunakan pencetakan tekstil digital, memungkinkan mereka bebas menggunakan sumber gambar seperti foto dan karya seni.

Saat ini, kemajuan dalam kualitas telah menjadi kunci dari adopsi teknologi pencetakan tekstil digital secara luas di industri mode. Peningkatan pada printer memberikan hasil cetakan yang lebih tahan lama dan lebih tajam dengan tinta baru; seperti rangkaian Genesta Epson.

 

Tinta Genesta Epson memastikan bahwa produksi dapat mencakup berbagai jenis serat tekstil. Hal ini menjadi penting dalam situasi ekonomi saat ini, dimana pencetakan tekstil digital dianggap menghemat lebih banyak biaya. Hal ini juga memfasilitasi perputaran yang lebih cepat, sehingga pengguna mendapatkan produk eksklusif tanpa harus menunggu produksi massal, atau untuk memenuhi komisi satu kali – baik itu dari pengantin atau selebriti.

Sedangkan untuk pabrikan, percetakan tekstil digital menghadirkan peluang bisnis serta kelincahan yang lebih besar dalam memungkinkan produksi di seluruh segmen untuk memenuhi permintaan pasar – mulai dari pakaian mewah dan fast fashion apparel serta dekorasi rumah, hingga memberikan contoh pratinjau cetak ke suatu merek sebelum diproduksi massal.

Pabrikan sekarang dapat memproduksi pakaian sehari-hari untuk merek fesyen siap pakai seperti Zara dan H&M, dimana waktu penyelesaian mulai dari konsep hingga ke toko hanya memakan waktu kurang dari dua minggu. Di ujung lain, merek pakaian mewah ultra-high-end bersaing untuk memberikan pengalaman yang disesuaikan dan didukung dengan produksi kecil dan perputaran cepat untuk segala hal mulai dari keperluan interior seperti tirai, penutup sofa dan sprei, hingga aksesoris seperti tote bag dan sepatu.

Tags: , , , ,


COMMENTS