March 26, 2021

Review BenQ MX560: Solusi Cepat untuk Presentasi Cepat

Penulis: Desmal Andi
Review BenQ MX560: Solusi Cepat untuk Presentasi Cepat  

Mobitekno – Sebuah proyektor tidak hanya dituntut untuk dapat melakukan proyeksi konten dengan tampilan yang detail, cerah, dan jelas. Namun, sebaiknya sebuah proyektor juga harus dapat diaktifkan dengan waktu lebih cepat. Seringkali ditemukan pada suasana rapat bisnis penting, konten yang ingin dipresentasikan sudah siap, tetapi proyektor harus menunggu beberapa saat untuk bisa digunakan. Biasanya, keadaan ini ditemukan pada proyektor-proyektor yang masih menggunakan teknologi lama. Tentunya hal ini dapat menghambat presentasi bisnis yang penting.

BenQ sebagai perusahaan yang telah berpengalaman dalam dunia proyektor berteknologi DLP, turut menyadari hal ini. BenQ pun mengeluarkan sebuah proyektor bisnis yang berukuran kompak, mudah dibawa, dan memiliki respon yang cepat saat ingin dioperasikan, yaitu BenQ MX560. Proyektor ini ditujukan untuk segmen bisnis sehingga dapat digunakan di ruang-ruang rapat di berbagai kantor. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk digunakan oleh para pekerja aktif yang mobile.

Dengan keberadaan proyektor BenQ MX560, urusan presentasi yang penting menjadi lebih mudah dan nyaman. Selain dapat menampilkan konten yang begitu jelas berkat teknologi proyeksi DLP dengan lensa XGA, proyektor ini juga dibekali oleh sistem operasi yang matang. Dengan begitu, semua fitur yang dihadirkan menjadi lebih mudah digunakan oleh para penggunanya, sekalipun tidak berpengalaman dalam menggunakan proyektor sebelumnya. Mobitekno pun sempat merasakan kemudahan dan kenyamanan yang diberikan Proyektor BenQ MX560 ini selama lebih dari 2 minggu. Dan hasilnya bisa disimak dalam ulasan berikut ini.

Kelengkapan

Sama seperti proyektor-proyektor keluaran BenQ lainnya yang ditujukan untuk kebutuhan bisnis dan hiburan, BenQ MX560 dikemas dalam sebuah kotak kardus berwarna coklat yang tidak terlalu berat. Bahkan mudah dibawa karena memiliki handle plastik dalam kemasannya.

Selain unit proyektor BenQ MX560, didalamnya terdapat berbagai kelengkapan pendukung lainnya yang sudah disiapkan BenQ. Dengan begitu, proyektor ini dapat langsung digunakan dengan lebih mudah dan nyaman.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini item-item yang ada dalam paket penjualannya:

  1. Satu unit proyektor BenQ MX560 berwarna putih yang dikemas rapi dan dilindungi oleh styrofoam tebal
  2. Berbagai jenis kabel power untuk daya listrik AC, mulai dari colokan dengan 2 kaki hingga 3 kaki.
  3. Kabel VGA untuk koneksi ke port VGA pada bagian belakang proyektor.
  4. Buku petunjuk singkat dan kartu garansi
  5. Remote Control untuk memudahkan pengoperasian.

 

Desain

Proyektor BenQ MX560 yang berwarna putih ini tampil dengan desain yang elegan dimana setiap sisi proyektor tampil dengan lekuk yang tidak kaku. Dengan melihat sekilas saja, orang sudah bisa menduga proyektor ini memiliki kemampuan yang baik, terutama saat melihat bagian bodi belakang yang memperlihatkan banyak port. Ukurannya pun begitu kompak sehingga mudah dipegang dan dibawa-bawa. Secara keseluruhan, dimensi proyektor ini adalah 296 x 120 x 221 mm. Dan beratnya sekitar 2,3 kg saja. Cukup ringan untuk sebuah produk proyektor.

Untuk melihat desainnya dengan lebih detail, kita mulai dari bagian atasnya terlebih dahulu. Pada bagian atas proyektor BenQ ini terlihat sama dengan kebanyakan produk-produk proyektor BenQ lainnya. Ini tampaknya menjadi ciri khas proyektor keluaran BenQ. Tombol-tombol fisik untuk fungsi utama proyektor hadir di permukaan cover atas proyektor dengan desain yang intuitif. Anda bisa menemukan tombol-tombol seperti On/Off, navigasi empat arah, Source untuk sumber konten yang akan diproyeksikan, Eco Blank, Back, Menu, dan Auto. Selain itu, tiga lampu indikator juga tampil cantik di sisi tombol tersebut. Lampu tersebut mengindikasikan status Power, temperatur, dan cahaya lampu. Tentu saja logo BenQ terpampang jelas karena ukurannya yang cukup besar.

Cover atas

Masih di bagian atas, menoleh ke dekat lampu proyektor, terdapat dua tombol putar untuk mengatur lensa proyektor. Kedua tombol putar ini dapat mengatur Fokus dan Zoom untuk kejelasan hasil proyeksi. Sebelum menampilkan konten ke layar proyeksi, sebaiknya atur terlebih dahulu kedua tombol putar ini untuk mendapatkan ukuran proyeksi yang diinginkan.

Jika diperhatikan dengan lebih detail, permukaan bodi proyektor ini didesain agak kasar. benQ menyebutnya dengan nama “Exquisite Texture”. Tekstur ini membuat bodi proyektor tetap bersih. Sangat jauh jika dibandingkan menggunakan jenis permukaan glossy yang sering meninggalkan jejak sidik jari yang kotor.

Permukaan bukan glossy, justru nyaman untuk dipegang dan tidak meninggalkan jejak sidik jari

Selanjutnya beralih ke bagian depan. Disini letak keunggulan proyektor BenQ MX560 berada dimana lensa proyektor yang cukup besar. Lensa ini didesain agak masuk ke dalam sehingga menjadi terlihat lebih estetik. Di sekeliling lensa ini dilindungi oleh cover yang didesain dengan guratan melingkar.

Jika dilihat dari bagian depan, cover pada bagian ini juga dibuat menyatu dengan bagian sisi kiri dan kanan. Lubang-lubang ventilasi untuk membuang panas yang ada di sisi kiri menambah keindahan proyektor ini. Sementara di sisi kanan juga dibuat menyatu dengan desain melengkung.

Sekarang kita beralih ke bagian belakang. Di sinilah terdapat banyak port yang menggambarkan keunggulan dan kemampuan proyektor ini. Total ada 12 port yang berjejer dari sisi kiri ke kanan di bagian belakang BenQ MX560 ini. Ke-12 port tersebut adalah 2 buah port HDMI, satu buah port USB Type A, satu port audio out 3,5mm, satu port audio In 3,5mm, tiga port VGA untuk PC dan monitor, satu Mini USB, S-Video, RCA Video, dan tentunya konektor untuk power.

Penampang belakang yang penuh dengan port untuk berbagai koneksi

Adanya dua port audio ini juga menambah daya tarik proyektor karena bisa dihubungkan dengan sistem tata suara yang lebih baik dari produk speaker eksternal lainnya. Namun begitu, proyektor juga sudah dibekali speaker untuk menghadirkan suara dari konten yang sedang diproyeksikan.

Untuk sisi kiri dan kanan proyektor, dipenuhi dengan lubang-lubang ventilasi pembuang panas. Dengan begitu, Anda pun tidak perlu khawatir proyektor akan menjadi panas saat sedang beroperasi karena sistem pendingin di dalamnya bekerja dengan sangat baik.

Kisi-kisi ventilasi yang didesain menyatu sehingga menambah kesan stylish

Terakhir, kita lihat bagian bawah. Di sini justru tidak ada lubang ventilasi. Jadi, benQ mengarahkan aliran udara panas ke sisi kiri dan kanan. Namun, di bagian bawah ini terdapat tiga kaki penopang proyektor dimana dua diantaranya bisa diatur ketinggiannya dengan cara diputar. Di sini juga terdapat konektor untuk menempatkan proyektor ke sebuah bracket gantung. Ini digunakan jika proyektor ingin diletakkan di langit-langit dengan kondisi menggantung.

Proyektor ini juga dilengkapi dengan remote control untuk kemudahan pengoperasiannya. Semua tombol akses untuk fungsi utama proyektor bisa diakses dari remote control ini. Memang, tidak ada backlight di remote ini seperti yang bisa kita lihat pada produk BenQ lainnya untuk seperti BenQ W2700 untuk kebutuhan hiburan atau BenQ EW600 yang menggunakan sistem operasi Android. Namun, dengan pewarnaan tombol yang cerah, membuat Anda tidak akan salah dalam menekan tombol akses yang diinginkan.

Fitur dan Performa

Jika tadi sudah dijelaskan mengenai desain yang elegan dari BenQ MX560 untuk kebutuhan bisnis, kini kita ulas mengenai kemampuan proyektor ini saat bekerja. Setelah kabel daya tersambung, proyektor bisa dinyalakan baik dengan menekan tombol power di sisi atas proyektor maupun dari remote control. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menampilkan proyeksi pada layar. Dikarenakan BenQ MX560 ditujukan untuk kebutuhan bisnis, maka proyeksi yang tampil menggunakan format rasio 4:3. Namun, jangan khawatir jika sumber konten menggunakan rasio yang berbeda seperti 16:9, proyektor bisa menyesuaikannya. Ada beberapa mode yang bisa Anda pilih untuk menampilkan aspect ratio pada proyektor ini.

Di benQ MX560 juga disediakan fitur Automatic Vertical Keystone untuk mengatur kelurusan proyeksi secara horizontal. Secara otomatis fitur ini akan merapikan kelurusan sisi kiri dan kanan proyeksi. Namun, jika ingin melakukannya secara manual, Anda bisa menggunakan tombol Keystone.

Mendukung banyak input untuk konten

Satu hal menarik untuk respon yang cepat dari proyektor ini adalah deteksi input dari HDMI. Begitu konektor HDMI dari laptop atau sumber lainnya tersambung di proyektor, proyektor secara otomatis akan menyala. Ini sangat menghemat waktu untuk menyiapkan proyektor untuk sebuah presentasi. Keadaan serupa juga bisa ditemukan saat proyektor dimatikan, tetapi tiba-tiba Anda ingin menampilkan lagi sebuah file karena tertinggal dalam presentasi sebelumnya. Tenang saja. Jika pada proyektor berteknologi lama akan membutuhkan waktu yang lama “membangunkan” proyektor kembali, tidak berlaku pada BenQ MS560. Fitur “Get Instant ON” membuat proyektor bisa kembali aktif hanya dalam waktu 90 detik saja.

Dari tombol menu di remote control, Anda juga bisa melihat berbagai pengaturan yang bisa dilakukan. Pengaturan yang ada disediakan cukup sederhana sehingga tidak membingungkan bagi yang menggunakan proyektor. Mulai dari pemilihan mode gambar (Picture mode), Aspect ratio pada display, mode tampilan hingga keamanan pada Settings, hingga pengaturan bahasa pada System bisa dilakukan dengan mudah. Anda tinggal menyesuaikan saja dengan kebutuhan dan keinginan.

Menu Settings

Namun, dikarenakan salah satu keunggulan proyektor ini ada di bagian presentasi, tampilan infographic mode, Presentation Mode, dan Data Review Mode tidak bisa dianggap remeh. Ketiga fitur ini bisa menampilkan bagian grafik pada dokumen atau tabel-tabel  dengan lebih jelas dan detail. Hal ini karena BenQ menggunakan lensa berkualitas tinggi yang dapat meminimalkan penyimpangan warna, sehingga bisa memastikan kualitas gambar yang ditampilkan tetap cemerlang.

Penggunaan lensa berkualitas dan dipadukan dengan mode presentasi membuat setiap detail pada grafik menjadi terlihat jelas

Keunggulan dalam menampilkan presentasi ini juga berkat lampu proyektor yang juga berkualitas. Lampu ini diklaim BenQ bisa bertahan hingga 15 ribu jam. Bahkan usianya bisa lebih panjang lagi karena di sistem pengoperasiannya terdapat mode Smart Eco. Selain Smart Eco, ada tiga mode lainnya yang bisa Anda gunakan, yaitu mode Normal, Eco, dan LampSave.

Kekuatan lampunya juga memiliki 4000 ANSI Lumen. Jangan khawatir juga dengan debu yang sering masuk ke proyektor karena BenQ MX560 sudah menggunakan sensor Anti-Dust. Sensor ini dapat mendeteksi keberadaan debi dan kemudian menyingkirkannya. Ini dapat menghemat ongkos pemeliharaan proyektor.

Tingkat kecerahan sebesar 4000 ANSI Lumens membuat tampilan yang ada di layar menjadi begitu terang dan jelas.

Namun, kami tidak hanya mengujinya untuk kebutuhan presentasi saja. Walaupun ditujukan untuk kepentingan bisnis, proyektor ini juga nyaman saat memuat konten hiburan seperti video atau film box office.

Spesifikasi

Tidak ada sebuah produk yang dapat bekerja cemerlang tanpa didukung dengan spesifikasi hardware di belakangnya. BenQ yang tidak lelah untuk berinovasi terus menjaga kualitas setiap produk yang dikeluarkan, terutama jenis proyektor ini.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini spesifikasi dari BenQ MX560

Sistem Proyeksi DLP Single 0,55” XGA
Resolusi 1024 x 768 Piksel
Kecerahan 4000 ANSI Lumens
Contrast Ratio 20000:1
Ketahanan lampu Normal 6000 hr

Economic 10000 hr

SmartEco 10000 hr

LampSave 15000hr

Audio 10W x 1
Fitur 1D Auto Keystone, High Brightness, Spreadsheet mode, Bright Mode, Presentation Mode, Infographic Mode, Video Mode, Srgb Mode
Power Max 280W, Normal 260W, Eco 215W

 

Kesimpulan

BenQ MX560 bisa dikatakan sebagai solusi untuk berbagai kebutuhan dalam bekerja. Proyektor ini bisa dimanfaatkan dalam tiga situasi yang berbeda, yaitu sebagai produk untuk menemani pekerja yang mobile karena memiliki dimensi yang kompak dan bobot tidak berat, sebagai produk yang selalu ditempatkan di meja rapat sehingga selalu siap saat ingin digunakan, dan digantung di langit-langit dengan bracket khusus untuk solusi yang hemat ruang.

Kemampuan yang dihadirkan BenQ MX560 juga cukup cemerlang. Resolusinya mendukung 1024 x 768 piksel dengan tingkat kecerahan lampu 4000 ANSI Lumens, serta memiliki contrast ratio 20000:1. Ini membuatnya mampu menampilkan proyeksi gambar dan video yang sangat cerah.

Fitur yang disediakan juga sudah mewakili lebih dari kebutuhan pekerja yang membutuhkan perangkat presentasi. Fitur ini juga mudah digunakan, baik melalui remote control maupun tombol fisik pada proyektor. Audionya cukup kencang sehingga dapat menjangkau peserta rapat yang duduk di bagian belakang. Untuk keamanan produk, BenQ juga sudah melengkapinya dengan fitur keamanan Kensington Lock.

Proyektor juga tidak memakan daya listrik yang besar, sehingga bisa mendukung penghematan pengeluaran biaya operasional kantor. Terakhir, BenQ MX560 mendukung banyak bahasa pengantar dalam berbagai menu dan fitur yang tampil di layar. Dukungan 30 bahasa ini membuat produk bisa lebih fleksibel digunakan di negara manapun.

Untuk pasar Indonesia, proyektor BenQ MX560 ini dibanderol dengan harga Rp 7.200.000. Pemesanan dan pembelian produk bisa dilakukan melalui https://bit.ly/3sseBpS. Sementara untuk info lebih lanjut mengenai produk ini bisa diakses di https://bit.ly/3csiFkJ

 

Tags: , , , , ,


COMMENTS