July 10, 2021

Tingkatkan Efisiensi Bisnis, Warung Pintar Resmi Bertransformasi Menjadi Warung Pintar Group

Penulis: Muhammad R
Tingkatkan Efisiensi Bisnis, Warung Pintar Resmi Bertransformasi Menjadi Warung Pintar Group  

Mobitekno – Warung Pintar baru-baru ini mengumumkan solusi untuk mengintegrasikan seluruh pemain dalam ekosistem bisnis warung melalui transformasinya menjadi Warung Pintar Group. Tidak hanya warung dan toko kelontong, ekosistem tersebut termasuk pengusaha grosir, distributor, hingga brand.

Pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan bagi bisnis warung. Transformasi yang dilakukan merupakan salah satu upaya dalam mempersiapkan akselerasi ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19. Survei internal Warung Pintar Group menyebutkan, di awal pandemi Covid-19, 93 persen pemilik warung mengalami penurunan penjualan hingga 28 persen.

CEO Warung Pintar Group Agung Bezharie Hadinegoro, mengungkapkan, “Untuk mendapatkan transparansi dan meningkatkan efisiensi bisnis warung, seluruh ekosistemnya pun perlu terintegrasi. Itulah yang membuat Warung Pintar Group mendigitalisasi seluruh ekosistem untuk memberikan dampak yang jauh lebih signifikan,”

“Penting untuk menyelesaikan masalah tidak hanya dari sisi pelaku bisnis warung tetapi ke ekosistem yang merupakan kontributor utama sektor ritel Indonesia. Pasalnya, sebesar 74 persen, atau sekitar USD267 miliar, bisnis ritel Indonesia terjadi di saluran tradisional dengan 60 persen merupakan warung,” tambah Agung Bezharie Hadinegoro.

Warung juga menjadi saluran distribusi utama dengan kontribusi terhadap PDB sebesar empat kali lipat jika dibandingkan dengan ecommerce. Sayangnya, masalah utama warung adalah sistem distribusi yang berlapis. Hal ini pun menurunkan efisiensinya hingga 20-25 persen.

“Itulah yang membuat Warung Pintar Group mendigitalisasi seluruh ekosistem untuk memberikan dampak yang jauh lebih signifikan. Solusi digital Warung Pintar Group dirancang sebagai kekuatan fundamental yang sangat dibutuhkan untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi yang lebih signifikan di dalam salah satu channel distribusi terbesar di Indonesia,” sambungnya.

Ekosistem yang dibangun Warung Pintar Group terdiri dari aplikasi Warung Pintar, aplikasi Grosir Pintar, Warung Pintar Distribusi, dan Bizzy Connect. Setiap elemen dalam ekosistem ini disebut ditujukan sebagai penguat jalur rantai pasokan barang untuk pengusaha warung dari hulu ke hilir.

Selain itu, informasi yang terfragmentasi menyebabkan pemilik warung sulit mendapat gambaran mengenai rantai pasokan yang kini dibutuhkan saat pandemi. Padahal menurut CEO Warung Pintar Group Agung Bezharie Hadinegoro, saat pandemi kebutuhan pembeli berubah.

Dari sisi aplikasi Warung Pintar, apps untuk ponsel pintar ini disebut digunakan secara aktif oleh ratusan ribu pemilik warung di berbagai wilayah di Indonesia untuk memenuhi stok barangnya. Dari mulai untuk pemesanan sampai pemantauan kinerja warung bisa dilihat dari apps in. Kemudian berbagai fitur yang ada di Warung Pintar memungkinkan untuk meningkatkan efisiensi di warung berkat proses digitalisasinya bahkan ikut dalam komunitas yang dibuat Warung Pintar Group unuk pengembangan kapasitas si pemilik warung.

Dari sisi Aplikasi Grosir Pintar, Warung Pintar Group menggandeng 600 mitra pengusaha grosir yang memungkinkan pemilik toko grosir terhubung dengan para pemilik warung yang tergabung dalam Warung Pintar dengan radius lima sampai 10 kilometer. Hal ini memudahkan toko grosir menjual berbagai barang dan pengusaha warung juga dapat mengisi stok barang di warungnya. Sedangkan untuk Warung Pintar Distribusi, lini bisnis ini bergerak sebagai solusi sistem pergudangan dan inventaris termasuk mendukung distribusi kebutuhan pemilik warung,

Elemen ekosistem digitalisai pengusaha retail mikro di Warung Pintar Group adalah Bizzy Connect. Khusus untuk produk terbaru di Warung Pintar ini, Bizzy Connect bergerak dengan langsung menghubungkan brand (contohnya Coca Cola Europacific Partners) dan distributor tanpa “middleman” dengan pemilik warung. Menurut pihak Warung Pintar Group keberadaan Bizzy Connect memberikan transparansi kepada pemilik warung saat memesan produk tertentu, bahkan bila dikalkulasikan harganya bisa lebih murah hingga 25 persen dibandingkan via sales konvensional.

Tags: , , ,


COMMENTS