January 6, 2021

Xiaomi Kembali Patenkan 4 Desain Smartphone Lipat

Penulis: Muhammad R
Xiaomi Kembali Patenkan 4 Desain Smartphone Lipat  

Mobitekno – Mengawali tahun 2021, Xiaomi telah mematenkan empat desain, dan perusahaan memperlihatkan tujuh desain smartphone lipat yang berbeda. Keempat paten Xiaomi ini ditemukan oleh LetsGoDigital.

Paten itu diterbitkan pada 1 Januari 2021, dan berisi total 7 desain smartphone yang dapat dilipat. Dari total jumlah tersebut, 3 model menampilkan bentuk clamshell, sedangkan 4 model lainnya berbentuk tablet sport.

Sebelumnya pada Desember 2020, Ross Young, pendiri sekaligus analis utama di Display Supply Chain Consultants (DSCC) mengungkapkan bahwa akan ada empat smartphone lipat dari Xiaomi, Oppo, dan Vivo yang hadir pada 2021. Kemudian, pada malam Natal, ia mengunggah di akun Twitter-nya bahwa Xiaomi sendiri mungkin merilis tiga jenis ponsel lipat tahun ini.

Mengutip Gizmochina, Senin, (4/1), dua dari tiga paten memiliki tampilan layar penuh tanpa notch atau bulatan punch hole untuk kamera depan, dengan tampilan penutup horizontal yang sempit di bagian belakang atas ponsel.

Padahal, bagian bawah belakang sudah termasuk pengaturan kamera. Model pertama memiliki satu kamera besar yang dipasangkan dengan flash LED. Di sisi lain, desain kedua mencakup pengaturan quad-camera yang disejajarkan secara vertikal disertai lampu LED, sensor yang tidak diketahui (bisa jadi laser untuk fokus otomatis), dan apa yang tampak seperti lubang mikrofon sekunder.

Terakhir, tombol daya, serta tombol volume, berada di sisi kanan dan port USB Type-C berada di bagian bawah.

Berbicara tentang desain clamshell ketiga dan terakhir, yang satu ini terlihat seperti Motorola razr 5G yang terbalik. Model ini memiliki dahi yang tebal dengan pengaturan dua kamera untuk selfie dan panggilan video. Oleh karena itu, bagian bawahnya tidak memiliki bezel dan bisa mengganggu saat mengoperasikan telepon.

Sisi positifnya, yang satu ini memiliki tampilan sampul yang jauh lebih besar, bahkan lebih besar dari yang ditemukan pada Motorola razr 5G. Selanjutnya, ada pengaturan tiga kamera di bagian belakang, dan tombol daya, volume, serta slot kartu SIM ada di sisi kanan.

Sedangkan empat paten lainnya seperti Samsung Galaxy Z Fold2 yang sudah dijual di pasaran dengan beberapa perbedaan kecil di antara keduanya. Dua di antaranya menampilkan elemen desain khas Mi MIX Alpha (tampilan surround).

Layar lipat mereka membentang di sepanjang sisi ke luar untuk menjadi tampilan sampul. Sederhananya, kedua desain ini menampilkan panel OLED fleksibel tunggal yang berfungsi sebagai layar dalam utama dan layar penutup luar tanpa notch atau bulatan punch hole untuk kamera depan.

Satu-satunya perbedaan di antara keduanya adalah pengaturan kamera. Salah satunya menampilkan pengaturan quad-camera yang disejajarkan secara vertikal, lainnya memiliki AI Super Camera besar. Lebih lanjut, ada satu tombol di sisi kanan, yang bisa untuk menyalakan layar atau untuk membuka kunci perangkat (seperti HUAWEI Mate Xs).

Dua desain terakhir tidak menampilkan tampilan surround yang mewah. Sebaliknya, tampilan utama bagian dalam dan luar layar penutup ditempatkan secara vertikal adalah dua panel yang berbeda. Sama seperti lima desain yang tercantum di atas, juga tidak memiliki notch atau bulatan punch hole untuk kamera depan.

Meski sama-sama memiliki pengaturan quad-camera, desain dan ukuran sensor kameranya berbeda. Namun tombol power dan volume terletak di sisi kanan keduanya.

Namun, masih belum bisa dipastikan apakah desain smartphone lipat ini akan diimplementasikan oleh Xiaomi. Sampai sekarang, hanya satu hal yang pasti, raksasa teknologi Cina itu sedang mengerjakan smartphone lipat dengan nama kode ‘cetus’ dengan chipset Qualcomm Snapdragon, kamera 108 MP, dan MIUI berbasis Android 11.

Tags: , , , ,


COMMENTS