August 3, 2021

Dukung PPKM Level 4, Ini Sejumlah Inovasi Halodoc Guna Bantu Kebutuhan Masyarakat

Penulis: Desmal Andi
Dukung PPKM Level 4, Ini Sejumlah Inovasi Halodoc Guna Bantu Kebutuhan Masyarakat  

Mobitekno – PPKM Level 4 masih terus diberlakukan oleh pemerintah Indonesia, terutama untuk daerah yang angka kasus Covid-19 nya masih tinggi. Hal ini tentunya aktivitas masyarakat masih terbatas demi menurunkan kasus Covid-19. Inilah yang membuat Halodoc sebagai aplikasi layanan kesehatan menawarkan inovasinya untuk menunjang kebutuhan masyarakat Indonesia. Halodoc yang kini sudah memilki 20 juta pengguna aktif dan menempati posisi kedua aplikasi trending di App Store Indonesia, berupaya memanfaatkan teknologi dalam inovasi-inovasinya.

“Merupakan sebuah motivasi tersendiri bagi Halodoc bahwa inovasi yang kami hadirkan mampu untuk betul-betul menjadi solusi kesehatan yang digunakan oleh masyarakat Indonesia. Kami sangat berterima kasih atas respon positif dan kepercayaan pengguna terhadap layanan Halodoc. Pencapaian yang kami dapatkan saat ini tentunya tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Oleh karena itu kami hadirkan dua peningkatan baru yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah masyarakat dengan memberikan layanan imunisasi ke rumah dan integrasi seluruh layanan drive thru COVID-19 Halodoc ke database New All Record (NAR) dari Kemenkes RI. Dengan menghadirkan inovasi komprehensif dari hulu ke hilir, kami berharap dapat terus menjadi andalan masyarakat,” ujar Alfonsus Timboel, Chief Officer Halodoc dalam rilisnya, 03/08/2021.

Berikut ini beberapa inovasi dari Halodoc yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menjaga kesehatannya, di tengah pandemi Covid-19.

1. Layanan Imunisasi Anak ke Rumah

Pandemi membuat banyak orang terlalu fokus ke Covid-19. Tidak heran jiha WHO melaporkan ada 23 juta anak di seluruh dunia melewatkan umunisasi rutin di tahun 2020 kemarin. Angka ini naik sekitar 3,7 anak dibandingkan tahun 2019. Berlatar belakang inilah, halodoc bersama mitra kliniknya menghadirkan layanan homecare untuk vaksinasi anak. Dengan sistem ini, orang tua bisa tetap memberikan akses imunisasi rutin bagi anak-anaknya dengan lebih aman dan nyaman.

“Kadar kekebalan (antibodi) yang terbentuk pada bayi lebih baik daripada anak yang telah menginjak usia lebih tua, sehingga sebagian besar imunisasi diberikan saat bayi berumur 6 bulan, dengan beberapa jenis imunisasi yang perlu dilakukan pemberian ulang setelah anak berumur 1 tahun (booster) untuk mempertahankan kadar antibodi dalam jangka waktu lama. Imunisasi anak yang dilakukan sesuai dengan jadwal diharapkan mampu menjadi langkah preventif yang sangat efektif untuk melindungi anak dari setidaknya 26 penyakit infeksi. Tentunya kemudahan melakukan imunisasi anak di rumah masing-masing akan sangat membantu anak mendapatkan hak pada akses pelayanan kesehatan selama masa pandemi, khususnya pada PPKM Level 4 ini,” kata dr. Iwan Heriyanto, MARS, Chief of medical Halodoc.

Ada lima jenis imunisasi yang disediakan Halodoc dalam layanan ini. Pada tahap awal ini, layanan imunisasi anak di rumah baru tersedia di daerah DKI Jakarta, dan akan diperluas kedepannya. Pengguna juga dapat menikmati potongan harga sebesar Rp 100.000,00 dengan menggunakan kode IMUNISASI (hanya dapat digunakan 1x dan berlaku hingga 31 Agustus 2021).

2. Tes Covid-19 di Drive Thru Halodoc, Hasilnya Bisa Digunakan Sebagai Syarat Perjalanan

Sejak PPKM berlaku, ada sejumlah syarat untuk membatasi mobilitas masyarakat. Tidak hanya perjalanan darat, udara dan laut juga dibatasi ketat. Salah satu syarat yang harus dibawa masyarakat untuk bepergian adalah hasil test PCR (maksimal 2×24 jam) dan kartu vaksin. Namun, tentunya agak repot jika masyarakat membawa dokumen fisik tersebut. Jadi, ada baiknya gunakan dokumen digital, seperti yang ada di aplikasi PeduliLindungi.

Halodoc juga mendukung hal ini karena sudah terafiliasi dengan big data Kemenkes melalui New All Record atau NAR. Ini membuat dokumen dari Halodoc bisa dipercaya. Ini sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01/07/Menkes/4642/2021 tentang penyelenggaraan laboratorium pemeriksaan COVID-19, dimana pemerintah memberikan validasi hasil tes PCR dari 742 laboratorium untuk syarat perjalanan. Halodoc hadir dengan memberikan kemudahan dengan memastikan seluruh lokasi drive thru Tes COVID-19 yang kini telah ada di 120 lokasi di 34 kota telah terafiliasi dengan NAR.

“Masyarakat yang akan melakukan perjalanan kini tidak perlu mencetak hasil dan khawatir dengan keabsahan hasil tesnya karena hasil Tes COVID-19 di seluruh fasilitas drive thru dari Halodoc sudah langsung terhubung dengan NAR sehingga akan terbaca di aplikasi PeduliLindungi. Dengan demikian, masyarakat dapat menggunakan hasil tes ini sebagai salah satu prasyarat penerbangan atau perjalanan. Untuk dapat menikmati integrasi ini, kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa memperbarui aplikasi Halodoc,” terang Alfons.

Layanan Imunisasi Anak Homecare Halodoc

3. Halodoc Buka Pos pelayanan Vaksinasi Covid-19 di Sukoharjo

Halodoc cukup tanggap dalam melayani kebutuhan masyarakat untuk kasus Covid-19 ini. Dalam kurun waktu 4 bulan saja, halodoc telah membuka layanan vaksinasi secara drive thru maupun walk-in di 11 lokasi di 9 kota di Indonesia. Terbaru, halodoc juga membuka Pos pelayanan Vaksinasi bersama Pemerintah di kabupaten Sukoharjo. Pos ini menyasar masyarakt umum berusia minimal 18 tahun. Layanan ini juga menargetkan ke hampir 20 ribu peserta pada 26 Juli 2021.

”Selain membuka pos pelayanan vaksinasi, pihaknya juga tengah membantu mendigitalisasi proses pendaftaran vaksin demi meminimalisir kerumunan. Layanan Halodoc telah memfasilitasi akses vaksinasi di sekitar 50 lokasi vaksinasi yang dikelola oleh fasilitas layanan kesehatan, seperti rumah sakit dan klinik, serta sejumlah sentra vaksinasi yang dikelola pihak lain. Secara kumulatif, Halodoc telah memfasilitasi lebih dari 250.000 masyarakat Indonesia mendapatkan akses vaksinasi COVID-19 secara gratis lewat Halodoc,” tutup dr. Irwan.

 

Tags: , , ,


COMMENTS