April 29, 2020

Krisis Coronavirus, Keuntungan Penjualan Mobil VW Anjlok

Penulis: Rizki Romdoni
Krisis Coronavirus, Keuntungan Penjualan Mobil VW Anjlok  

Mobitekno – Industri otomotif memang bukan satu-satunya yang terdampak coronavirus. Namun efek yang ditimbulkan dari penyakit itu bisa disebut salah satu yang terburuk di banyak negara berkembang. Seperti produsen mobil Volkswagen yang melihat penjualan dan laba operasi mereka turun pada kuartal pertama. Akan tetapi, perusahaan mengatakan memiliki cadangan uang tunai yang kuat dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan selama setahun penuh.

Dilansir dari AP, penjualan global VW turun 23% menjadi 2 juta kendaraan dalam tiga bulan pertama tahun ini, dari 2,6 juta pada kuartal tahun sebelumnya. Pendapatan operasional tidak termasuk barang-barang keuangan seperti bunga dan pajak menyusut 81% menjadi 0,9 miliar euro dari 4,8 miliar euro (US$ 5,2 miliar) setahun sebelumnya.

Meski ada ancaman serius dari coronavirus, VW dikabarkan tetap kuat secara finansial. Mereka memiliki persediaan “tumpukan uang tunai” sebesar 17,8 miliar euro (US$ 19 miliar). Pendapatan penjualan turun 8,3% menjadi 55,1 miliar euro.

Seorang karyawan bermasker di pabrik VW di Wolfsburg, Jerman, Senin, 27 April 2020. Volkswagen secara bertahap meluncurkan produksi di pabrik-pabrik penting setelah penguncian korona. (Swen Pfoertner/dpa via AP)

Chief Financial Officer Frank Witter mengatakan, “Pandemi global COVID-19 secara substansial mempengaruhi bisnis kami pada kuartal pertama. Kami telah mengambil berbagai tindakan pencegahan untuk memangkas biaya dan memastikan likuiditas dan kami terus diposisikan kuat secara finansial. Grup Volkswagen mengendalikan krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya ini dengan fokus dan tekad kuat,”

Triwulan awal ditandai dengan penutupan pabrik karena wabah virus. Lalu, produksi telah dimulai kembali di Cina dan dibawa kembali online di Eropa. Kemudian dealer mobil telah dibuka kembali di pasar utama Cina dan Jerman.

Ada beberapa titik terang, seperti divisi Porsche high-end melihat peningkatan pendapatan penjualan, karena bagian yang lebih tinggi dari model yang lebih menguntungkan dalam bauran penjualan, meskipun pendapatan di divisi tersebut menurun menjadi 529 juta euro dari 829 juta euro.

Pada hari Senin (27/4), perusahaan memulai kembali produksi di pabriknya di Wolfsburg, Jerman dimana perusahaan tersebut berkantor pusat membuat model Golf. Proses produksi berjalan sekitar 10-15% dari normal. Kecepatan diharapkan meningkat menjadi 40% pada pekan depan.

Tags: , , , ,


COMMENTS