October 5, 2020

Startup Lulusan Grab Ventures Velocity Angkatan 3 Siap Dorong Ekonomi Digital Indonesia

Penulis: Rizki Romdoni
Startup Lulusan Grab Ventures Velocity Angkatan 3 Siap Dorong Ekonomi Digital Indonesia  

Mobitekno – Grab Indonesia secara resmi telah mengumumkan kelulusan lima finalis Grab Ventures Velocity (GVV) Angkatan 3 untuk mempertegas komitmen dalam mendorong perkembangan ekosistem startup di Indonesia. Lewat tema besar Memberdayakan Pengusaha Mikro dan jalur fokus Dukungan Usaha Kuliner, GVV Angkatan 3 meluluskan LunaPOS, Printerous, KliknClean, GetCraft, dan Workmate yang telah memperkuat strategi bisnisnya serta menunjukkan ketahanan bisnis di tengah pandemi.

Kelima startup telah mendapat kesempatan untuk meningkatkan kapabilitasnya melalui workshops, bimbingan 1:1, dan menumbuhkan bisnisnya berkat akses kepada basis merchant Grab. Acara kelulusan ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki, yang diwakili oleh Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Victoria br. Simanungkalit, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Semuel Abrijani Pangerapan, dan CEO BRI Ventures, Nicko Widjaja sebagai mitra Grab Ventures.  

Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto menyampaikan, “Untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, kami yakin bahwa digitalisasi dapat membantu UMKM untuk tumbuh dalam era new normal. UMKM memahami pentingnya digitalisasi dan kami membutuhkan lebih banyak mitra bagi UMKM untuk menyadari potensi teknologi dalam mengembangkan bisnisnya,”

“Selamat kepada lulusan GVV Angkatan 3 dan semoga Anda semua dapat terus memberikan dampak positif bagi UMKM untuk terus bertahan di tengah pandemi COVID-19 ini serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital,” ujar Airlangga. 

Lulusan GVV Angkatan 3 juga telah melakukan uji coba layanan mereka selama delapan (8) pekan untuk mempercepat pertumbuhan pasar mereka dengan cara menawarkan layanan dan solusi mereka ke beberapa merchant GrabFood. Program uji coba layanan ini juga sejalan dengan program #TerusUsaha yang bertujuan untuk mendukung digitalisasi usaha tradisional dan UMKM.  

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan bahwa untuk memaksimalkan target pemerintah dalam memiliki 10 juta UMKM yang terdigitalisasi, pemerintah mengajak para startup untuk turut mendukung pelaku UMKM melalui inovasi teknologi mereka.

Kementerian Kominfo secara tegas mendorong penguatan literasi digital dan juga pembangunan infrastruktur telekomunikasi Indonesia, salah satunya dengan Program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang dirintis sejak 2016. 

Kelima startup akan dibimbing melalui beberapa rangkaian program yang berfokus untuk memperkuat model bisnis dan layanan mereka untuk UMKM. Workshop peningkatan kapabilitas dilakukan bersama pemimpin Grab dan para ahli di komunitas startup. Workshop ini mencakup berbagai topik termasuk pendanaan, perencanaan dan pengelolaan keuangan, serta manajemen perubahan dan sumber daya manusia.

Startup juga mendapat sesi bimbingan tentang strategi pengembangan bisnis dari eksekutif Grab. Anthony Tan, Group CEO & Co-Founder Grab hadir dalam sesi fireside chat bersama para pendiri GVV dan berbagi pengalaman dalam menembangkan Grab di Asia Tenggara. Lebih lanjut, Grab Ventures juga telah menandatangani MOU kemitraan strategis dengan BRI Ventures untuk menciptakan inisiatif baru dalam rangka mendukung komunitas startup. 

Country Managing Director, Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyampaikan, “Program ini dirancang untuk membangun ekosistem startup yang lebih kuat di Asia Tenggara khususnya Indonesia. Grab memahami kebutuhan utama dari para startup ini dan melalui pendampingan, kami membantu memperkuat bisnis mereka serta memaksimalkan potensi solusi digital mereka untuk lebih memberikan dampak positif bagi UMKM,”

Setelah lulus dari program GVV, LunaPOS, Printerous, dan KliknClean akan terus memberdayakan UMKM dengan bergabung dalam ekosistem Grab sebagai mitra bisnis resmi.

Sebelumnya, salah satu startup finalis telah mengalami peningkatan pendapatan hampir 40% saat melakukan uji coba di platform Grab. Mereka akan berkontribusi dalam digitalisasi UMKM di “Solusi Mitra GrabMerchant”, marketplace terbaru GrabMerchant bagi mitra resmi Grab yang menyediakan berbagai layanan tambahan untuk merchant GrabFood mulai dari sistem POS, jasa kebersihan, dan solusi percetakan digital dan terjangkau.

Grab juga terus mengembangkan marketplace ini, dengan menggandeng lebih banyak mitra bisnis yang dapat memberikan kemudahan bagi operasional dan bisnis UMKM. Mitra merchant Grab dapat mengakses marketplace “Solusi Mitra GrabMerchant” melalui widget di aplikasi GrabMerchant dan juga Merchant Blog.  

Selama masa pandemi, Grab telah menyambut lebih dari 350.000 UMKM dan lebih dari 32.000 pedagang tradisional yang terus berjuang untuk bertahan dan terus mengembangkan bisnisnya. Pertumbuhan signifikan ini menginspirasi Grab untuk meluncurkan program #TerusUsaha yang didedikasikan khusus untuk membantu UMKM di Indonesia agar dapat terus beradaptasi dalam menghadapi kondisi normal baru ini. Grab juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (KemenkopUKM), dan berharap dapat menjangkau lebih dari 400.000 UMKM pada akhir 2020. 

Tags: , , , , , , ,


COMMENTS