November 21, 2017

Review Vivo V7+: Layar 5,99 inci yang Kekinian dan Kamera Narsis 24 MP Jadi Senjata Jualan

Penulis: Eko Lannueardy

Fitur dan Performa

 

Berbicara soal fitur yang turut disematkan oleh Vivo ke dalam Vivo V7+, tentu saja produsen smartphone asal Cina ini tak main-main dalam mengemas smartphone tersebut. Pertama, Vivo telah membenamkan fitur Face Access yang berfungsi untuk membuka kunci smartphone lewat pemindai wajah.

Bagi Mobitekno.com, fitur ini ini sebuah trobosan yang dilakukan oleh Vivo untuk memberi rasa aman yang optimal bagi pengguna V7+. Jadi, tak hanya menyediakan keamanan via PIN, Pattern dan Password, dan Fingerprint, Vivo juga melengkapinya dengan pemindai wajah yang mereka namakan Face Access.

Apakah rumit untuk menggunakan fitur tersebut? Tidak! Pengguna untuk pertama kali memang diminta untuk memindai wajah lewat menu Setting. Selanjutnya, pengguna diminta untuk mengikuti beberapa intruksi yang ada hingga hingga proses pemindaian wajah selesai dilakukan.

Ketika mencoba fitur keamanan biometrik ini, Mobitekno.com merasakan bahwa membuka kunci Vivo V7+ tak perlu ribet dan sangat cepat. Namun, jangan berharap ketika menggunakannya dalam ruangan minim cahaya. Perangkat sangat sulit untuk melakukan proses pemindaian dan pada akhirnya V7+ baru bisa dibuka via Pattern yang telah ditentukan.

Fitur lainnya yang turut dibenamkan oleh Vivo ke dalam smartphone ini adalah Game Mode. Fitur ini sengaja dihadirkan untuk memberi memberi rasa nyaman bagi pengguna V7+ saat bermain game. Menariknya, pengguna juga bisa memblokir panggilan atau pesan yang masuk sehingga ia bisa benar-benar fokus pada game yang dimainkan.

Vivo juga melengkapi V7+ dengan Rise to Wake. Ini adalah sebuah fitur baru yang berkaitan erat dengan sensor accelerometer dan gesture pengguna. Kini, pengguna bisa dengan mudah menyalakan V7+ hanya dengan mengangkat perangkat yang ada ditangan. Untuk mengaktifkannya, pengguna bisa masuk ke menu Settings – Smart motion – Smart turn on/off screen.

Ada juga fitur Smart Split 3.0 yang bisa menjalankan dan menampilkan dua aplikasi sekaligus dalam satu layar. Menarik, Mobitekno.com pun tertantang untuk mencoba fitur ini. Menjalankan aplikasi Facebook dan WhatsApp dalam satu layar sangat dimungkinkan. Begitu juga ketika menikmati video di YouTube sambil cek status di Facebook, hal itu bisa dilakukan.

Tak ketinggalan, Vivo juga menyisipkan fitur Apps Clone ke dalam V7+. Lewat fitur ini, pengguna dapat memasang dua aplikasi berkirim pesan sekaligus, seperti WhatsApp, Line, BBM, WeChat, Zalo, dan Viber dengan dua akun berbeda dalam satu perangkat.

Vivo juga membekali V7+ dengan fitur Smart Click. Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna bisa mendayagunakan lebih fungsi tombol Volume (-) yang ada di sisi kanan perangkat. Ada lima opsi yang dapat dipilih jika pengguna mengaktifkan fitur Smart Click, mulai dari menyalakan LED flashlight belakang sebagai senter hingga menjalankan aplikasi yang ditentukan.

Lantas, bagaimana untuk urusan fotografi? Seperti sudah disebutkan, Vivo V7+ telah dibekali dengan selfie camera 24 MP yang memiliki aperture f/2.0. Tak ketinggalan, kamera depan yang disematkan juga sudah ditemani dengan sebuah LED flashlight alias Softlight.

Vivo juga melengkapi selfie camera 24 MP dengan fitur Face Beauty 7.0. Ada tiga opsi pengaturan yang disajikan terkait dengan fitur kecantikan ini, yaitu Buffing, Skin Tone dan Whitening. Hal menarik lainnya, meskipun hanya memiliki kamera depan tunggal, pengguna juga bisa melakukan foto selfie dengan efek bokeh.

Namun, Mobitekno.com bisa menilai bahwa efek bokeh yang dihasilkan oleh kamera depan 24 MP milik V7+ ini belumlah bekerja optimal. Masih terlihat jelas beberapa subjek foto yang jadi latarbelakang belum bisa ditampilkan lebih blur secara menyeluruh.

Satu lagi, untuk urusan foto selfie berjamaah alias group selfie, Vivo V7+ masih mengadopsi cara lawas. Pengguna perlu menggerakkan perangkat ke kiri dan ke kanan mengikuti navigasi yang ada di layar. Oleh karena itu, Mobitekno.com menilai ini juga salah satu kekurangan dari V7+.

Sedangkan untuk kamera utamanya, Vivo membenamkan sensor yang memiliki resolusi 16 MP yang juga memiliki aperture sama dengan kamera depannya, yakni f/2.0. Vivo juga melengkapi kamera utamanya ini dengan dukungan PDAF serta sebuah LED flashlight.

Berbicara soal fitur kamera utama yang disematkan, Mobitekno.com melihat bahwa Vivo V7+ dikemas mirip-mirip dengan Vivo V5s. Selain fungsi pengaturan HDR, Vivo juga menyematkan pilihan Panorama, Face Beauty, Take Photo, dan Video. Lebih dalam lagi, Vivo juga menyertakan opsi pemotretan Ultra HD, PPT, Professional, Slow Motion dan Time Laps.

Satu hal yang tak kalah menarik, Vivo juga menyertakan fitur Live Picture. Dengan Live Picture, pengguna dapat mengambil beberapa gambar sekaligus selama tiga detik untuk menghasilkan gambar bergerak. Foto ini tersimpan layaknya file GIF yang nantinya juga dapat disebarluaskan via sosial media.

Masih terkait dengan dukungan kamera utama yang disematkan, V7+ juga masih dilengkapi dengan lima mode pemotretan tambahan, yakni Ultra HD, PPT, Professional, Slow Motion dan Time Laps. Berbeda dengan V5s, entah mengapa Vivo menyingkirkan satu mode pemotretan, yakni Night yang sebenarnya bisa lebih membantu untuk memotret di malam hari.

Berikut hasil foto menggunakan kamera depan dan kamera belakang Vivo V7+:

Bagaimana jika Vivo V7+ dijadikan sebagai perangkat hiburan dikala senggang, seperti mendengarkan musik, nonton film atau bermain game? Tak perlu khawatir! Mobitekno.com juga menjajal langsung smartphone ini untuk memutar musik. Suara yang dihasilkan pun terdengar jelas, baik lewat speaker internal, speaker portable, maupun earphone.

Nonton film atau bermain game lewat smartphone ini, juga tak ada kendala alias bebas lag. Mobitekno.com pun menjajal smartphone ini untuk bermain game online Mobile Legends: Bang Bang dan juga PES 2018 Pro Evolution Soccer. Begitu juga ketika menjalankan banyak aplikasi, seperti chatting, browsing, cek e-mail, olah dokumen dan sebagainya.

Tak ketinggalan, Mobitekno.com juga melakukan pengujian terhadap Vivo V7+ menggunakan tiga aplikasi benchmarking yang populer di industri smartphone, yakni AnTuTu Benchmark 6.2.7, Geekbench 4, dan 3DMark. Penasaran dengan hasilnya? Semuanya bisa Anda lihat melalui screenshot dibawah ini.

Tags: , , , , , , ,


COMMENTS