May 5, 2017

Review Moto M: Balutan Metal, Aplikasi Microsoft Jadi Selling Point

Penulis: Eko Lannueardy
Review Moto M: Balutan Metal, Aplikasi Microsoft Jadi Selling Point  

MOBITEKNO –  Jelang akhir tahun 2016, Motorola yang kini berada di bawah payung Lenovo sangat percaya diri memboyong Moto E3 Power ke pasar Indonesia. Selanjutnya, pada bulan Januari 2017 Motorola kembali membuat gebrakan dengan merilis pemasaran Moto Z dan Z Play di Indonesia. Tak hanya itu, Motorola pun melengkapi pemasaran Moto Z dan Z Play dengan Moto Mods yang dikembangkannya.

Seakan-akan menikmati kesuksesannya, Motorola rupanya terus membanjiri pasar smartphone Indonesia dengan rangkaian Moto Series lainnya. Terakhir, Motorola merilis Moto M. Jika sebelumnya Moto E Power ditujukan untuk pengguna kelas pemula dan Moto Z serta Z Play untuk kelas premium, Moto M dirancang khusus untuk kelas menengah.

Beruntung, Mobitekno.com berkesempatan untuk mereview Moto M selama dua minggu. Selama membedah langsung smartphone yang memiliki bentang layar 5,5 inci ini, Mobitekno.com juga menggali lebih dalam terkait dengan desain, spesifikasi hardware, performa dan tentu saja dukungan kamera yang disematkan.

Seperti apa hasil reviewnya?

Kelengkapan

Motorola memasarkan Moto M di Indonesia dengan harga Rp 3,9 juta. Tak hanya dipasarkan secara online, Moto M kini sudah beredar luas dan mudah ditemukan di pasar ritel offline. Tak kalah menarik, Motorola memasarkan smartphone ini juga sepaket dengan penawaran data internet dari Indosat Ooredoo.

Berbicara soal kemasan penjualan, boks penjualan Moto M dikemas dengan warna dominan putih dan penamaan produk yang tertulis “moto m” sangat terlihat jelas pada bagian muka. Tak hanya itu, Motorola juga memperlihat gambar Moto M yang sangat jelas, berikut spesifikasi singkat yang dapat Anda temukan pada sisi boks lainnya.

Berikut paket penjualan Moto M selengkapnya:

Unit Moto M
Kabel Data USB Type-C
Charger
Earphone
Buku Manual
Kartu Garansi
Softcase
Screen Protector
SIM Ejector Tool

Desain

Hadir dengan tampilan desain yang menarik plus balutan material metal menjadi salah satu selling point Moto M. Motorola juga mengemas smartphone ini dalam bentuk unibody dan di setisp sisinya dibuat membulat. Meskipun memliki body yang cukup besar dengan layar berukuran 5,5 inci, Moto M masih memberikan kenyamanan ketika digenggam dalam satu tangan atau masuk ke dalam kantong celana.

Tak berbeda dengan smartphone sejenisnya, pada bagian depan Moto M telah dibekali sensor kamera yang memiliki resolusi 8 MP. Sayangnya, Motorola tidak melengkapi kamera depan tersebut dengan LED flashlight. Pada sisi kanan perangkat, Motorola menanamkan tombol Power (On/Off) di bagian bawah dan tombol Volume tepat di atasnya.

Sementara pada sisi kiri perangkat, Anda bisa menemukan slot SIM Card (Dual SIM Card) yang dikemas menjadi satu dengan slot microSD. Sekali lagi sangat disayangkan, jika pengguna ingin menempatkan SIM Card kedua yang dimiliki, harus berbagi wadah dengan microSD yang akan digunakan. Tentu saja, ini sebuah pilihan.

Bergeser ke sisi atas perangkat, Motorola telah menyematkan port Jack Audio 3.5mm, sedangkan port USB Type-C untuk pengisian daya atau transfer data dapat pengguna temukan pada sisi bawah perangkat. Tak berbeda dengan kebanyakan smartphone sejenis, Moto M juga dibekali speaker audio yang mengapit port USB Type-C.

 

Pada bagian belakang perangkat, Motorola membenamkan sensor kamera dengan resolusi 16 MP yang dipadukan tambahan LED flashlight tepat dibagian bawahnya. Motorola juga menempatkan sensor pemindai sidik jari (Fingerprint) yang posisinya berada di bawah LED flashlight. Menariknya, Motorola juga menyematkan Model dan Tipe smartphone serta lokasi produksi Moto M yang dibuat di Indonesia.

Lalu dimana tombol Home, Back dan Recent ditempatkan oleh Motorola ke dalam Moto M? Pengguna tak lagi menemukan tombol fisik untuk hal itu. Ketiganya dikemas dalam bentuk tombol kapasitif. Tombol kapasitif Home berada di tengah, sedangkan tombol Back dan Recent masing-masing berada di kiri dan kanan.

Tak hanya balutan metal yang menjadi nilai jualnya, daya tarik lain dari smartphone ini adalah dukungan Water-Repellent Nano-Coating. Berkat dukungan tersebut, pengguna tak perlu khawatir jika Moto M yang digunakan terkena percikan air. Namun, jangan sekali-kali smartphone ini direndam ke dalam air atau diguyur, karena Moto M tidak memiliki dukungan sertifikasi IP68.

Nyaman untuk digenggam dengan satu tangan, Motorola mengemas Moto M dengan panjang 151,4 mm, lebar x 75,4 mm dan ketebalan hanya 7,9 mm. Tak hanya itu, bobotnya pun terbilang ringan, yakni hanya 163 gram. Moto M sendiri hadir dalam tiga pilihan warna yang dapat Anda pilih, yakni Gold, Gray dan Silver.

Fitur& Performa

Seperti telah disebutkan, Motorola mengemas Moto M dengan bentang layar 5,5 inci. Layar yang ditanam ke dalam perangkat ini telah dibalut dengan resolusi Full HD a.k.a 1080 piksel. Tak hanya itu, Motorola juga menyematkan teknologi IPS serta lapisan kaca melengkung 2.5D yang menjadikan smartphone ini terlihat lebih menarik.

Tak berbeda dengan Moto Series lainnya yang sudah dipasarkan di Indonesia, Motorola juga mengemas user interface Moto M terlihat monoton alias tak ada user interface yang dikembangkan sendiri oleh Motorola. Padahal, kompetitor sudah berlomba-lomba untuk memanjakan konsumen dengan user interface yang terlihat menarik, seperti OPPO dengan ColorOS, Vivo dengan FuntouchOS dan Xiaomi dengan MIUI.

Moto M sendiri hadir dengan dukungan sistem operasi Android 6.0 alias Marshmallow. Berkat dukungan RAM yang cukup besar, yakni 4 GB yang dipadukan chipset MediaTek Helio P15 serta CPU Octa-Core 2.2 GHz Cortex-A53, sistem operasi yang dibenamkan dapat berjalan mulus pada saat pergantian transisi menu.

Berbicara mengenai internal storage atau ROM yang tertanam ke dalam perangkat ini, Motorola telah membekali Moto M dengan media penyimpanan data internal sebesar 32 GB. Jika kapasitas penyimpanan data internal tersebut dirasa kurang, pengguna bisa menempatkan microSD hingga 256 GB ke dalam Moto M.

  

Bagaimana dengan dukungan aplikasinya? Berbasis Android 6.0 Marshmallow, tentu saja pengguna akan menemukan sejumlah aplikasi bawaan dari Google, seperti Gmail, Maps, YouTube, Drive, Photos dan aplikasi-aplikasi lainnya. Tak kalah menarik, Motorola juga membenamkan aplikasi besutan Microsoft ke dalam Moto M, seperti Excel, PowerPoint, Word, Outlook, OneNote, Skype dan OneDrive.

Tentu saja, hadirnya aplikasi-aplikasi racikan Microsoft ke dalam perangkat tersebut juga menjadi selling point Moto M di mata para konsumen. Mengapa? Selain dapat digunakan secara gratis alias cuma-cuma, pengguna akan benar-benar dimanjakan dalam mengolah dokumen yang dimiliki lewat aplikasi-aplikasi tersebut.

Untuk urusan memotret, Moto M juga sudah dibekali dengan kamera utama 16 MP yang ditopang dengan diagfragma f/2.0. Dilengkapi juga dengan dukungan PDAF serta dual-LED flashlight yang dapat membantu pengguna untuk memotret gambar pada kondisi minim cahaya alias lowlight. Sementara untuk mendukung aktivitas selfie pengguna, Moto M menyematkan kamera depan 8 MP.

Masuk ke dalam aplikasi Camera yang tersedia, pengguna pun akan diberi kemudahan untuk melakukan banyak pengaturan. Jika pengguna memotret menggunakan kamera belakang, pengaturan yang disajikan lebih beragam, mulai dari pengaturan Aspect Ratio, Photo Resolution hingga ISO.

Masih dengan kamera belakang, Motorola juga menghadirkan pengaturan HDR serta pilihan empat mode pemotretan yang dapat dipilih oleh pengguna. Keempat mode pemotretan yang disajikan adalah Pro, Panorama, Art Nightscape dan Effects. Mode Pro sangat cocok bagi pengguna yang menyukai fotografi mobile dengan pengaturan manual. Sedangkan Art Nightscape cocok untuk memotret di malam hari.

Jika pengguna ingin menggunakan kamera depan untuk kebutuhan foto selfie, tak banyak opsi pengaturan yang disajikan. Hanya ada pengaturan Fill Light, Photo Quality, Snap Mode dan Photo Mirror. Ada juga opsi pengaturan untuk efek menjadikan wajah lebih mulus alaias beautify dengan skala 0 hingga 7.

Berikut hasil foto menggunakan kamera belakang dan kamera depan Moto M:

  

  

Tak sedikit orang memiliki smartphone sebagai alat hiburan di waktu senggang. Lalu, bagaimana jika Moto M digunakan untuk hal itu, seperti bermain game, menikmati musik atau memutar film. Tak perlu khawatir! Saat Mobitekno.com menguji Moto M bermain Asphalt 8: Airbone, game tersebut berjalan mulus. Begitu juga saat digunakan untuk memutar musik atau film.

Kemampuan multitasking smartphone ini juga terbilang cukup sempurna. Pasalnya, beberapa aplikasi yang cukup berat bisa dibuka secara bersamaan dengan lancar, seperti WhatsApp, Google Chrome, dan beberapa aplikasi media sosial lainnya seperti Facebook dan Twitter. Mendengarkan musik sambil mengolah dokumen lewat aplikasi-aplikasi besutan Microsoft juga tak mengalami kendala.

Penasaran dengan performanya, Mobitekno.com pun juga menguji Moto M dengan menggunakan aplikasi benchmark yang ada, seperti AnTuTu 6.0, Geekbench 4 dan PCMark 2.0. Saat diuji menggunakan AnTuTu 6, smartphone ini mampu mencapai skor 50858. Saat diuji menggunakan Geekbench 4 skornya adalah 764 (Single-Core) dan 2577 (Multi-Core) dan dengan PCMark (Work 2.0 Performance) hasilnya adalah 3285.

  

Spesifikasi

Ditujukan untuk kelas menengah yang dibanderol seharga Rp 4 juta, Moto M bisa dikatakan sebagai smartphone yang cukup menarik untuk dimiliki.

Berikut spesifikasi lengkap Moto M:

Layar  5,5 inci (1080 x 1920 piksel)
Sistem Operasi  Android 6.0.1 Marshmallow
Chipset  MediaTek Helio P15
Prosesor  Octa-core 2.2 GHz Cortex-A53
GPU  Mali-T860MP2
Kamera  16 MP, f/2.0, PDAF, LED Flash (belakang); 8 MP (depan)
RAM  4 GB
Storage  32 GB (internal), microSD up to 256 GB
Jaringan  GSM/HSPA/4G LTE
Kartu SIM  Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Komunikasi & Fitur  WiFi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth v4.1, Wi-Fi Direct, Radio FM, USB Type-C
Audio  MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, MIDI, WAV, AC3, FLAC
Video  DivX, H.264, MPEG4, H.263, Xvid, 3gp
Sensor  Fingerprint, Accelerometer, Gyro, Proximity, Compass
Baterai  3050 mAh Li-Po

Kesimpulan

Moto M yang diboyong oleh Lenovo ke pasar Indonesia memang ditujukan untuk pengguna smartphone kelas menengah. Spesifikasi yang dihadirkan pun tak kalah menarik jika dibandingkan dengan perangkat sekelasnya.

Dikemas dengan balutan metal unibody yang memiliki ukuran layar 5,5 inci Full HD juga menjadi daya tarik dari smartphone ini. Di Indonesia, Lenovo pun berani memasarkan Moto M dengan beragam warna pilihan.

Berkat dukungan RAM yang cukup besar, yakni 4 GB yang dipadukan chipset MediaTek Helio P15 serta CPU Octa-Core 2.2 GHz Cortex-A53, sistem operasi Android 6.0.1 yang dibenamkan dapat berjalan mulus pada saat pergantian transisi menu.

Menyimpan banyak file ke dalam smartphone ini pun juga tak masalah. Pasalnya, Moto M telah dibekali dengan internal storage berkapasitas 32 GB yang dapat ditingkatkan dengan microSD hingga 256 GB.

Tentu saja, hadirnya aplikasi-aplikasi racikan Microsoft ke dalam perangkat tersebut juga menambah selling point Moto M di mata para konsumennya di Indonesia.

Jika Anda tertarik untuk meminangnya, Lenovo memasarkan Moto M dengan harga terjangkau. Anda tak perlu merogoh kocek cukup dalam, karena smartphone ini ditawarkan seharga Rp 4 juta.

Tags: , , , , ,


COMMENTS