Masuki Dekade Kedua, Shell tetap Pimpin Pasar Pelumas Global

Tanggal : Jumat, 03 November 2017 - 16:00 WIB
Penulis : Desmal Andi


Masuki Dekade Kedua, Shell tetap Pimpin Pasar Pelumas Global

MOBITEKNO - Selama 11 tahun berturut-turut, pelumas Shell selalu menjadi yang teratas dalam pasar pelumas global. Hal ini berdasarkan dar laporan Kline & Company’s edisi 15 yang bertajuk “Global Lubricants Industry: market Analysis and Asssesment 2016-2026” yang baru diterbitkan. Dengan demikian, berkat pertumbuhan yang kuat ini, Shell berharap di dekade kedua tetap menjadi perusahaan teratas dalam pasar pelumas global.

Dari laporan tersebut, Shell menduduki peringkat puncak dengan pangsa pasar 11%, dan volume penjualan mencapai 4.400 kiloton. Volume seperti ini setara dengan hampir 5 miliar liter produk jadi.

“Pelumas Shell berada pada jalur pertumbuhan yang kuat di banyak pasar dimana kami beroperasi. Kami melakukan investasi yang signifikan untuk portofolio brand, produk, dan layanan, serta untuk mengembangkan kemampuan rantai pasokan berstandar dunia,” kata Huibert Vigeveno, Executive Vice President Shell Global Commercial. “Selanjutnya, kami terus berevolusi untuk merespon peluang dan tantangan di lingkungan bisnis yang bergerak dengan serba cepat, sekaligus menjaga fokus pada pengembangan genuine aliiance, mengembangkan solusi atas kebutuhan konsumen serta berinovasi melalui penelitian dan teknologi,” lanjut Huibert.

Huibert juga menambahkan, “Pengakuan dari Kline & Company mengisyaratkan bahwa kami berada di jalur yang tepat dan hal ini menjadi bukti atas dedikasi 9.000 karyawan kami yang bekerja memberikan solusi terbaik untuk beragam portofolio pelanggan di berbagai sektor industri.”

Dari laporan ini juga terungkap bahwa pelumas Shell merupakan pemimpin pasar di tiga dari 16 pasar yaitu malaysia, Inggris, dan Amerika Serikat. Selain itu, Shell masuk ke peringkat tiga teratas di sebelas pasar lainnya, meliputi Argentina, Kanada, China, DACH (Jerman, Austria dan Swiss), Indonesia, Meksiko, Filipina, Arab Saudi, Afrika Selatan dan Thailand.

Agar bisa memenuhi permintaan pelumas di sektor otomotif dan industri, Shell telah menginvestasikan ratusan juta dolar untuk rantai pasokannya dan terus meningkatkan serta meluaskan jaringan kelas dunia. Sampai saat ini, perusahaan telah memiliki 40 lube oil blending plants, 5 base oil plants, dan 10 grease plants. Shell juga telah mengoperasikan pabrik pelumas pertamanya di Indonesia, yaitu di Marunda Bekasi, seja tahun 2015.