Di Era Bisnis Digital Baru, Ternyata Hanya 5 Persen Perusahaan yang Siap Penuhi Kebutuhan TI

Tanggal : Rabu, 12 Juli 2017 - 22:16 WIB
Penulis : Desmal Andi


Di Era Bisnis Digital Baru, Ternyata Hanya 5 Persen Perusahaan yang Siap Penuhi Kebutuhan TI

MOBITEKNO - Transformasi digital bagi perusahaan tampaknya sudah menjadi sebuah keharusan di era digital yang sedang berjalan ini. Dari penelitian terbaru yang disponsori Dell EMC dalam ESG 2017 Transformation Maturity Curve, hasilnya menunjukkan bahwa 95 persen responden mengindikasikan bahwa perusahaan mereka berisiko tertinggal dari sekelompok kecil perusahaan serupa di industri yang mentransformasi infrastruktur, proses, dan metode penerapan TI. Sudah jelas, perusahaan yang melakukan transformasi dan penerapan TI bisa mempercepat pencapaian target.

Namun sayangnya, laporan juga menginformasikan baha perusahaan-perushaaan yang disurvei ternyata belum sepenuhnya menerapkan aspek-aspek transformasi TI yang dibutuhkan agar tetap kompetitif. Bahkan, hanya 5 persen perusahaan besar yang benar-benar siap memenuhi kebutuhan TI di era bisnis digital baru ini.

“Hasil penelitian ini sejalan dengan masukan dari sebagian besar pelanggan kami yang menyatakan mereka perlu mengoptimalisasi infrastruktur yang ada untuk bisa meraih berbagai peluang yang tersedia di era digital,” ujar David Goulden, Presiden Dell EMC. “Namun, studi ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden tertinggal dari sejumlah kecil pesaing elit yang telah berhasil melakukan Transformasi TI, dan keberhasilan tersebut membuat mereka mampu bersaing lebih ketat,” lanjut David.

Banyak perusahaan masih menerapkan pengukuran siklus aplikasi dalam hitungan bulan, atau tahun; memiliki infrastruktur TI yang tidak terintegrasi; dan masih terus bergulat dengan arsitektur TI yang ketinggalan jaman dan kaku - semuanya adalah penghambat kesuksesan pelaksanaan transformasi digital.

Studi ESG 2017 IT Transformation Curve dirancang untuk memahami peran Transformasi TI dalam mewujudkan suatu perusahaan menjadi perusahaan digital. ESG menerapkan model penelitian ‘kematangan’ berbasis data untuk mengidentifikasi tingkat kemajuan Transformasi TI yang berbeda-beda dan menetapkan sejauh mana perusahaan-perusahaan global telah mencapai tingkatan yang berbeda-beda tersebut, berdasarkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tentang infrastruktur dan proses TI di dalam perusahaan dan harmonisasi organisasi.

Hasil dari survei ini juga mencatgat bahwa:

  • 71% perusahaan setuju mereka tidak akan kompetitif tanpa Transformasi TI
  • 95% responden tertinggal jauh dari sejumlah kompetitor unggulan yang mempercepat pencapaian target bisnis digital mereka melalui Transformasi TI
  • Perusahaan-perusahaan yang lebih maju, 7 kali lebih mungkin menyatakan TI sebagai faktor pembeda kompetitif dan pusat laba 
  • Tahun lalu, 96% perusahaan yang lebih maju berhasil meraih target pendapatan lebih besar, 2 kali lebih mungkin mencapai target pendapatan